Terbit: 4 Januari 2020
Ditulis oleh: Rhandy Verizarie | Ditinjau oleh: dr. Jati Satriyo

Bromelain obat apa? Bromelain obat yang fungsinya adalah untuk meminimalisir pembengkakan pada sinus dan hidung yang disebabkan oleh cedera atau operasi. Selain itu, obat ini juga memiliki peran lainnya seperti membantu penyerapan antibiotik, membantu kontraksi otot, dan meredakan nyeri arthritis.

Bromelain: Manfaat, Dosis, Efek Samping, dll

Rangkuman Informasi Obat Bromelain

Nama  obat Bromelain
Golongan obat Suplemen
Kategori obat Obat keras
Manfaat obat
  • Meminimalisir pembengkakan sinus dan hidung
  • Membantu penyerapan antibiotik
  • Membantu kontraksi otot
  • Meredakan gejala nyeri pada arthritis
Sediaan obat Tablet

Cara Kerja Obat Bromelain

Obat ini merupakan enzim proteolitik. Sebagai enzim jenis proteolitik, cara kerja obat ini adalah memecah protein menjadi asam amino. Selain itu, obat juga bekerja sebagai modulator dan regulator manakala tubuh mengalami peradangan (inflamasi) maupun stres.

Manfaat Obat Bromelain

Berikut ini adalah indikasi atau manfaat obat Bromelain yang perlu Anda ketahui:

  • Meminimalisir pembengkakan sinus dan hidung
  • Membantu penyerapan antibiotik
  • Membantu kontraksi otot
  • Meredakan gejala nyeri pada arthritis

Obat ini juga diklaim dapat mengatasi sejumlah permasalahan kesehatan lainnya seperti yang disebutkan di bawah ini:

  • Membuang sel kulit mati
  • Mengatasi pembengkakan usus pada kasus kolitis ulseratif
  • Meminimalisir risiko kanker sistem pencernaan
  • Mencegah penumpukan cairan pada paru-paru

Akan tetapi, efektivitas obat dalam mengatasi masalah-masalah kesehatan di atas masih harus diteliti lebih lanjut.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku PTH - Advertisement

Kontraindikasi Obat Bromelain

Penggunaan obat guna mengatasi pembengkakan pada hidung dan sebagainya akan tetapi tidak disarankan—atau mungkin tidak diperkenankan sama sekali—bagi orang-orang dengan sejumlah kondisi kesehatan.

Berikut ini adalah beberapa kondisi kesehatan yang kontraindikatif dengan obat bromelain:

  • Hipersensitivitas terhadap bromelain
  • Baru saja menjalani tindakan operasi bedah
  • Ibu hamil dan menyusui

Dosis Obat Bromelain

Bromelain masuk ke dalam kategori obat keras. Artinya, penggunaan obat ini tidak boleh sembarangan dan harus mengikuti aturan dari dokter.

Dosis obat bisa berbeda-beda, tergantung dari jenis penyakit yang hendak diobati dengan obat ini, pun kondisi dari pasien itu sendiri. Sebagai contoh, berikut adalah contoh dosis obat yang perlu Anda ketahui:

  • Dosis untuk mengatasi osteoarthritis: 90 mg atau 2 tablet, dibagi ke dalam 3 dosis per hari

Pastikan Anda mengonsumsi obat sesuai dengan dosis yang telah diberikan oleh dokter. Jangan mengonsumsi obat ini melebihi dosis hariannya agar tidak terjadi overdosis yang berujung pada sejumlah gejala yang bisa membahayakan tubuh.

Petunjuk Penggunaan Obat Bromelain

Berikut adalah petunjuk penggunaan obat yang harus Anda perhatikan sebelum menggunakan obat ini:

  • Gunakan obat sesuai dengan dosis yang telah diresepkan oleh dokter
  • Minumlah obat secara teratur, yakni di rentang waktu yang sama setiap harinya. Contoh, setiap 8 jam sekali (untuk dosis 3 kali sehari). Tentukan jadwal minum obat dan lakukan setiap hari secara konsisten.
  • Apabila lupa minum obat pada jadwal yang sudah ditentukan, segera minum ketika ingat (berlaku jika jarak dengan jadwal minum obat selanjutnya masih jauh, misalnya 4 jam lagi). Hindari minum obat melampaui dosis sebagai pengganti jadwal yang terlewat
  • Imbangi konsumsi obat dengan minum air putih yang banyak, istirahat yang cukup, dan aktivitas sehat lainnya sesuai arahan dokter

Petunjuk Penyimpanan Obat Bromelain

Obat ini harus disimpan di tempat yang benar untuk agar kualitas obat tetap terjaga. Berikut adalah petunjuk penyimpanan obat yang benar:

  • Simpan obat di tempat bersuhu 15 – 30 derajat celcius
  • Hindari menyimpan obat di tempat lembap
  • Hindari menyimpan obat di tempat yang terpapar sinar matahari langsung
  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak
  • Segera buang obat apabila sudah memasuki masa kedaluwarsa

Efek Samping Obat Bromelain

Penggunaan obat mungkin akan menimbulkan sejumlah gejala efek samping. Berikut ini adalah beberapa gejala efek samping  obat yang perlu Anda perhatikan:

  • Gangguan pencernaan (diare)
  • Sakit perut
  • Reaksi alergi (ruam, gatal, dsb.)

Segera hentikan pemakaian obat untuk sementara waktu dan berkonsultasilah pada dokter apabila mengalami beberapa gejala efek samping di atas pasca mengonsumsinya.

Interaksi Obat Bromelain

Obat ini akan berinteraksi dengan sejumlah jenis obat-obatan. Berikut adalah beberapa obat yang dimaksud:

  • Amoxil
  • Trimox
  • Declomycin
  • Minocin
  • Achromycin
  • Ibuprofen
  • Warfarin
  • Dalteparin
  • Enoxaparin
  • Naproxen
  • Diclofenac
  • Aspirin
  • Clopidogrel

Beritahukan pada dokter Anda terlebih dahulu sebelum diberikan obat ini apabila di saat yang bersamaan sedang mengonsumsi salah satu dari obat-obatan di atas. Dokter akan memberikan obat alternatif pengganti yang lebih sesuai.

Peringatan dan Perhatian Obat Bromelain

Peringatan! Sebelum menggunakan obat, perhatikan juga hal-hal berikut ini:

  • Jangan mengonsumsi obat apabila Anda juga sedang mengonsumsi obat-obatan yang berinteraksi dengan obat ini
  • Obat ini masuk ke dalam kategori C untuk ibu hamil dan menyusui. Penggunaannya diperkenankan apabila manfaat yang diberikan lebih besar ketimbang risiko yang ditimbulkan
  • Hentikan penggunaan obat jika dirasa mengalami sejumlah efek samping seperti gangguan pencernaan (diare), sakit perut, dan gejala efek samping lainnya sebagaimana telah disebutkan di atas
  • Beritahu dokter apabila Anda sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, memiliki alergi obat, atau memiliki riwayat suatu penyakit

 

  1. Bromelain: Uses, Side Effects, Interactions, Dosage. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-895/bromelain (Diakses pada 4 januari 2020)
  2. Bromelain. https://www.healthline.com/health/bromelain (Diakses pada 4 Januari 2020)


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi