Terbit: 30 September 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Bisoprolol obat apa? Bisoprolol adalah obat yang mengandung Bisoprolol Fumarat yang biasa digunakan untuk mengobati hipertensi dan masalah pada jantung. Obat bisoprolol termasuk ke dalam kelas terapi antihipertensi yang ada di golongan beta bloker.

Bisoprolol – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut tentang obat bisoprolol termasuk informasi tentang indikasi bisoprolol, kontraindikasi bisoprolol, bentuk sediaan bisoprolol, manfaat bisoprolol, dosis bisoprolol, dan efek samping bisoprolol.

  • Nama: Bisoprolol
  • Kelas Terapi: Antihipertensi » Beta Bloker
  • Monografi Obat: Bisoprolol Fumarat

Indikasi Bisoprolol

Pemberian obat bisoprolol tidak boleh dilakukan sebelum memastikan adanya indikasi yang telah didiagnosis oleh dokter. Obat bisoprolol bisa diberikan kepada pasien atau konsumen yang memiliki masalah tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Pasien atau konsumen yang menderita angina dan gagal jantung kronik juga bisa mendapatkan obat bisoprolol yang merupakan kelompok obat beta bloker. Pengonsumsian obat bisoprolol haruslah sesuai dengan dosis yang dianjurkan.

Kontraindikasi Bisoprolol

Ada beberapa kontraindikasi pada pasien yang membuatnya tidak bisa minum obat bisoprolol meskipun mereka memiliki indikasi bisoprolol. Para penderita asma atau bronkopasme tidak bisa menggunakan obat bisoprolol kecuali dalam situasi tertentu dan pemberian diawasi oleh dokter spesialis dengan penuh kehati-hatian.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Kids Baby - Advertisement

Kontraindikasi terhadap obat bisoprolol juga dimiliki oleh orang yang memiliki kondisi hipotensi atau tekanan darah rendah, sindrom sinusitis, gagal jantung berat, bradikardi, syok kardiogentik, blok AV, dan feokromositoma.

Peringatan

Obat bisoprolol memerlukan perhatian khusus apabila ingin diberikan kepada pasien dengan beberapa jenis kondisi medis tertentu. Pemberian obat bisoprolol harus dilakukan dengan hati-hati kepada penderita psoriasis, gagal jantung yang tidak berbahaya, dan yang memiliki gangguan hati.

Bentuk Sediaan Bisoprolol

Obat bisoprolol yang tersedia di pasaran hanya memiliki satu bentuk sediaan. Bentuk sediaan obat bisoprolol adalah berupa tablet. Tablet bisoprolol yang berwarna kekuningan ini mengandung 5 mg bisoprolol fumarat pada setiap tabletnya.

Manfaat Bisoprolol

Ada beberapa manfaat bisoprolol yang bisa didapatkan apabila mengonsumsinya sesuai dengan aturan pakai. Manfaat bisoprolol yang utama adalah untuk mengobati tekanan darah tinggi (hipertensi) dengan menurunkan tekanan darah.

Sebagai obat golongan beta bloker, obat bisoprolol bisa merilekskan pembuluh darah dan memperlambat denyut jantung sehingga bisa menurunkan tekanan darah. Selain itu, manfaat bisoprolol juga bisa untuk menurunkan frekuensi denyut nadi yang terjadi pada pasien dengan feokromositoma.

Obat bisoprolol juga bisa untuk mengurangi beberapa gejala angina. Pasien yang memiliki gagal jantung dengan minum obat bisoprolol. Kandungan bisoprolol fumarat bisa memblokade aktivitas simpatik.

Dosis Bisoprolol

Manfaat bisoprolol bisa didapatkan bila mengonsumsinya sesuai dengan dosis berdasarkan kondisi medis. Dosis bisoprolol pada penderita hipertensi dan angina adalah 1 tablet (5 mg) sebanyak 1 kali dalam sehari. Akan tetapi, dosis ini biasanya menjadi lebih apabila pasien menderita hipertensi dan angina dengan level yang lebih berat.

Dosis bisoprolol untuk penderita gagal jantung kronik adalah 1.25 mg sebanyak 1 kali dalam seminggu. Pada kondisi medis yang lain, dosis bisoprolol adalah 2-4 tablet dalam sehari. Sebaiknya, berkonsultasilah dengan dokter spesialis untuk mendapatkan dosis bisoprolol yang lebih tepat sesuai keluhan.

Efek Samping Bisoprolol

Obat bisoprolol bisa menimbulkan beberapa efek samping yang penting untuk Anda ketahui. Efek samping bisoprolol yang biasa terjadi seperti sakit kepala, rasa lelah, nyeri sendi, susah tidur, batuk, pilek, sakit tenggorokan, dan hidung tersumbat.

Pada kasus yang jarang terjadi, efek samping bisoprolol bisa mengakibatkan beberapa kondisi serius dan memerlukan penanganan medis secepatnya. Obat bisoprolol memiliki efek samping serius di antaranya sesak napas, denyut jantung melambat, jantung berdebar, pembengkakan, dan gangguan penglihatan.

Selain itu, obat bisoprolol juga bisa berefek untuk menimbulkan tekanan darah rendah, bradikardi, gagal jantung, fatigue, eksaserbasi psoriasis, bronkopasme, mata kering, ruam kulit, dan gangguan saluran cerna.

Apabila pasien memiliki alergi dengan kandungan bisoprolol fumarat, efek samping yang akan ditimbulkan berupa reaksi alergi. Segeralah mencari bantuan medis apabila Anda memiliki efek samping berupa alergi yang ditandai dengan ruam kulit, gatal-gatal, sesak napas, pusing, mual, dan bengkak pada bagian wajah, lidah, bibir, atau tenggorokan.

 

Sumber:

  1. BPOM: Pusat Informasi Obat Nasional: http://pionas.pom.go.id
  2. Us National Library of Medicine: http://medlineplus.gov
  3. Drugs.com


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi