Terbit: 12 September 2018 | Diperbarui: 24 Maret 2021
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Bioplacenton obat apa? Bioplacenton adalah obat berbentuk gel yang biasa dipakai untuk mengobati luka bakar. Obat bioplacenton termasuk ke dalam kelas terapi antibakteri dengan penggunaan topikal. Kandungan neomycin sulfat merupakan monografi dari obat bioplacenton yang dikombinasikan dengan ekstrak plasenta. Lantas, apa saja manfaat bioplacenton bagi tubuh?

Bioplacenton – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

Apa itu Obat Bioplacenton?

Sebelum mengenali manfaat bioplacenton, hal penting lain yang harus diketahui adalah tentang indikasi bioplacenton, kontraindikasi bioplacenton, bentuk sediaan bioplacenton, manfaat bioplacenton, dosis bioplacenton, dan efek samping bioplacenton melalui penjelasan di bawah ini.

  • Nama: Bioplacenton
  • Kelas Terapi: Antibakteri yang hanya digunakan topikal
  • Monografi Obat: Neomycin sulfat + ekstrak Plasenta
  • Nama Dagang Lain: Alletrol compositum, Nebacetin, Apolar N, Nelicort, Benoson-N, Nelydex, Neocenta, Bevalex, Neocitrin, Neocortic, Bioplan, Neodex, Neofen, Neosinol, Centabio, Nisagon, Conjuncto, Nufacort, Denomix, Otilon, Otopain, Otopraf, Enbatic.

Perlu diketahui, ekstrak plasenta dalam obat bioplacenton ini berguna untuk mempercepat penyembuhan luka. Selain itu, ekstrak plasenta mengandung stimulator biogenik yang mempunyai aksi stimulasi pada proses metabolik di dalam sel.

Efek stimulasi ini telah ditunjukkan dalam studi in vitro dan in vivo seperti peningkatan regenerasi sel, peningkatan konsumsi oksigen di dalam sel hati, dan penyembuhan luka. Sementara itu, kandungan neomycin sulfate merupakan antibiotik topikal dengan potensi yang tinggi terhadap banyak strain bakteri Gram positif dan Gram negatif.

Neomycin sulfat adalah antibiotik golongan aminoglikosida. Mekanisem kerja aminoglikosida yaitu mengikat 30S subunit ribosom bakteri, menyebabkan salah baca pada t-RNA, sehingga dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangbiakan bakteri.

Aminoglikosida berguna pada infeksi yang melibatkan bakteri Gram-negatif aerob, seperti Enterobacter, Acinetobacter, dan Pseudomonas. Selain itu, beberapa mycobacteria, termasuk bakteri yang menyebabkan tuberkulosis, rentan terhadap aminoglikosida.

Indikasi Bioplacenton

Obat bioplacenton digunakan pada pengobatan luka bakar. Luka bakar yang dimaksud tidak hanya terbakar api tetapi juga karena tersiram air panas (melepuh) atau bersentuhan dengan benda panas atau yang biasa disebut juga scald.

Pada luka yang terinfeksi oleh bakteri, obat bioplacenton juga bisa digunakan karena memang obat bioplacenton berada di kelas terapi antibakteri. Selain itu, orang yang memiliki ulkus kulit juga bisa menggunakan obat bioplacenton.

Tipe ulkus kulit yang biasa mengindikasikan penggunaan obat bioplacenton adalah ulkus debukistus. Ulkus kulit jenis debuskistus hampir terlihat seperti borok. Akan tetapi ulkus jenis ini terjadi karena pembuluh darah di kaki tidak kembali ke jantung dan terjadi luka pada kaki.

Para penderita eksim basah atau bisa juga dikatakan ulkus kulit yang lama terjadi bisa menggunakan obat bioplacenton. Penyakit kulit berupa impetigo yang cepat menyebar ke area kulit juga bisa menggunakan obat bioplacenton.

Selain itu, pada kulit yang bernanah akibat infeksi kuman, bisa menggunakan obat bioplacenton. Jenis penyakit ini adalah furunkulosis dan pioderma yang merupakan penyakit kulit akibat infeksi kuman dan memiliki benjolan yang berisi nanah.

Kontraindikasi Bioplacenton

Obat bioplacenton memiliki kontraindikasi pada orang yang alergi atau hipersensitivitas pada kandungan bioplacenton. Para pasien atau konsumen yang ternyata memiliki alergi atau hipersensitivitas terhadap ekstrak plasenta dan neomisin sulfat sebaiknya tidak menggunakan obat bioplacenton tanpa persetujuan dokter.

Pasien atau konsumen dengan kondisi medis berupa irigasi kandung kemih juga memiliki kontraindikasi terhadap obat bioplacenton. Penderita irigasi kandung kemih akan mengalami reaksi toksik apabila melakukan kontak dengan obat bioplacenton atau obat topikal lain yang berasal dari kelompok aminoglikosida.

Bentuk Sediaan Bioplacenton

Bioplacenton yang beredar di pasaran dikemas di dalam sebuah tube dan berbentuk gel yang agak dingin. Satu tube obat bioplacenton yang berbentuk gel berisikan ekstrak plasenta sebanyak 10% dan neomycin sulfat sebanyak 0.5%.

Manfaat Bioplacenton

Bioplacenton yang mengandung neomycin sulfat dan ekstrak plasenta memiliki beberapa manfaat. Manfaat bioplacenton melalui kandungan neomisin sulfat bisa untuk mencegah atau mengatasi infeksi yang diakibatkan oleh bakter gram negatif yang biasanya menginfeksi area luka.

Kandungan ekstrak plasenta bisa memicu pembentukkan jaringan yang baru sehingga luka akibat luka bakar, scald, impetigo, pioderma, funurokulosis, dan berbagai jenis ulkus bisa segera tertutup. Manfaat bioplacenton yang sudah diketahui dan yang utama adalah untuk mengobati luka akibat melepuh dan luka bakar.

Dosis Bioplacenton

Meskipun bukan obat oral yakni obat yang diminum melalui mulut, obat bioplacenton merupakan jenis obat topikal. Jenis obat topikal seperti obat tetes atau salep, yang hanya boleh untuk penggunaan luar.

Dosis salep bioplacenton untuk dewasa adalah 4-6 kali sehari dengan cara dioleskan secara tipis pada kulit yang sedang memiliki luka. Sedangkan dosis bioplacenton untuk anak usia 2 tahun atau lebih adalah sebanyak 1-3 kali sehari.

Selain itu, dosis pemakaian bioplacenton gel 15 GR harus berdasarkan resep dokter. bioplacenton gel GR digunakan dengan dioleskan tipis-tipis pada bagian yang membutuhkan.

Cara penggunaan obat bioplacenton yang harus Anda tahu:

  • Sebelum menggunakan obat ini, Anda harus membersihkan luka terlebih dahulu. Obat ini hanya digunakan untuk menutupi area yang terluka. Jangan lupa cuci tangan setelah menggunakan obat ini.
  • Jangan digunakan daerah popok bayi, kecuali disarankan oleh dokter. Jika dianjurkan hindari menggunakan popok yang terlalu ketat. Langkah ini dilakukan guna menghindari meningkatnya penyerapan obat yang mana bisa menimbulkan efek negatif
  • Hati-hati terhadap kandungan neomycin yang ada di dalam obat ini karena dapat diserap ke dalam tubuh melalui kulit. Apabila Anda menggunakannya secara berlebihan, dampaknya adalah menyebabkan gangguan pada telinga dan ginjal.

Efek Samping Bioplacenton

Efek samping obat bioplacenton tentunya ada bagi pasien atau konsumen yang memiliki hipersensitivitas atau alergi terhadap kandungan obat bioplacenton. Para konsumen atau calon pasien yang alergi atau hipersentif terhadap ekstrak plasenta dan atau neomisin sulfat akan memiliki efek samping berupa tanda-tanda alergi.

Selain itu, efek samping bioplacenton juga bisa terjadi ototoksisitas. Efek samping bioplacenton berupa ototoksisitas akan terjadi jika penggunaan obat bioplacenton dilakukan secara bersamaan dengan obat ototoksik jenis lainnya.

Efek samping lain yang mungkin terjadi pada saat pemakain bioplacenton gel 15 GR antara lain gatal, rasa terbakar atau menyengat. Bila efek samping terjadi dan memburuk segera hentikan pemakaian bioplacenton gel 15 GR dan segera konsultasikan dengan dokter.

Meski begitu, obat bioplacenton dapat ditoleransi baik oleh tubuh. Namun, reaksi yang bisa terjadi adalah gatal, bengkak, atau kulit kemerahan. Hal lain yang harus diperhatikan adalah karena obat bioplacenton mengandung antibiotik, maka penggunaan jangka panjang berpotensi menyebabkan infeksi sekunder.

 

  1. BPOM: Pusat Informasi Obat Nasional: http://pionas.pom.go.id
  2. Drugs.com


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi