Terbit: 4 Januari 2020
Ditulis oleh: Mutia Isni Rahayu | Ditinjau oleh: dr. Jati Satriyo

Bimacyl adalah obat dengan kandungan bahan aktif Ibuprofen dan Paracetamol. Keduanya termasuk ke dalam golongan obat analgesik non-opioid. Obat ini digunakan untuk mengatasi rasa nyeri. Ketahui selengkapnya tentang obat ini mulai dari manfaat, dosis, efek samping, dan lainnya melalui artikel ini!

Bimacyl: Manfaat, Dosis, Efek Samping, Dll

Rangkuman Informasi Obat Bimacyl

Nama Obat Bimacyl
Kandungan Obat Ibuprofen dan Paracetamol
Kelas Terapi Obat Analgesik non-opioid
Kategori Obat bebas terbatas
Manfaat Obat Mengatasi nyeri dan demam
Kontraindikasi Hipersensitivitas
Sediaan Obat Tablet

Bimacyl Obat Apa?

Setelah mengetahui apa itu obat Bimacyl, kali ini saatnya mengetahui cara kerja obat ini. Bimacyl adalah obat dengan kandungan Ibuprofen dan Paracetamol yang merupakan obat analgesik non-opioid.

Meskipun keduanya termasuk ke dalam obat analgesik, namun terdapat perbedaan di antara kedua obat ini. Ibuprofen masuk dalam kategori obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), sedangkan Paracetamol tidak, karena Paracetamol tidak memiliki sifat antiperadangan.

Selain sebagai analgesik, Paracetamol juga termasuk antipiretik atau pereda demam. Obat ini bekerja dengan cara menghalangi pembawa pesan kimia di otak yang memberi tahu kita untuk merasakan sakit dan juga pembawa pesan yang mengatur suhu tubuh.

Ibuprofen bekerja menghalangi produksi prostaglandin, senyawa yang dikeluarkan tubuh sebagai respons dari peradangan. Senyawa ini menimbulkan rasa sakit, bengkak, dan peradangan.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Cetaphil Promo - Advertisement

Manfaat Bimacyl

Secara umum manfaat obat Bimacyl adalah untuk meredakan gejala nyeri ringan hingga sedang. Berikut adalah beberapa kondisi di mana obat ini biasanya digunakan:

  • Migrain
  • Sakit kepala
  • Nyeri haid
  • Sakit gigi
  • Sakit punggung
  • Nyeri otot dan rematik
  • Nyeri sendi yang tidak serius
  • Gejala pilek dan flu
  • Sakit tenggorokan
  • Demam

Dosis Bimacyl

Obat ini hadir dalam sediaan tablet. Setiap tablet Bimacyl mengandung 200 mg Ibuprofen dan 350 mg Paracetamol. Berikut adalah dosis yang disarankan:

  • Dewasa: 1 tablet, diberikan 2-4 kali per hari.

Dosis di atas adalah dosis yang disarankan. Dosis dapat berubah menyesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi pasien. Jangan pernah mengganti dosis tanpa berdiskusi dengan dokter maupun apoteker sebelumnya.

Petunjuk Penggunaan Bimacyl

Penggunaan obat ini sebaiknya digunakan sesuai dengan aturannya. Berikut adalah petunjuk penggunaan yang harus diperhatikan:

  • Obat ini disarankan untuk dikonsumsi bersama dengan makanan.
  • Konsumsi obat ini sesuai dengan sediaan dan dosis yang disarankan.
  • Obat ini sebaiknya dikonsumsi di waktu yang sama setiap harinya agar dosis tidak terlewat.
  • Obat langsung ditelan bersamaan dengan air. Jangan membelah, menghancurkan, atau mengunyah obat.
  • Jika tidak sengaja menggunakan obat ini melebihi dosis yang disarankan, segera konsultasikan dengan dokter.

Petunjuk Penyimpanan Bimacyl

Simpan obat Bimacyl tablet sesuai dengan petunjuk penyimpanannya untuk mencegah obat rusak dan efektivitasnya menurun. Berikut adalah petunjuk penyimpanannya yang harus diperhatikan:

  • Simpan obat ini pada suhu antara 15°C-25°C.
  • Simpan obat ini di tempat kering dan tidak lembap, jangan simpan di kamar mandi.
  • Hindari obat dari cahaya atau sinar matahari langsung.
  • Hindari obat dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.
  • Jika obat sudah memasuki masa expired, jangan buang obat sembarangan, diskusikan dengan apoteker tentang petunjuk pembuangan obat ini.

Efek Samping Bimacyl

Setiap obat berpotensi menimbulkan efek samping, begitu juga dengan obat ini. Berikut adalah beberapa efek samping Bimacyl tablet yang mungkin muncul:

  • Gangguan pencernaan
  • Peningkatan enzim hati
  • Sakit kepala
  • Pusing
  • Sembelit
  • Kadar sel darah merah menurun dan trombosit meningkat
  • Reaksi alergi

Efek samping yang terjadi pada setiap orang mungkin berbeda-beda. Efek samping dapat terjadi akibat penggunaan obat berlebihan, interaksi obat, penggunaan jangka panjang, atau karena kondisi tertentu dari pasien.

Jika Anda merasakan gejala efek samping serius atau reaksi alergi, segera hentikan penggunaan obat Bimacyl dan konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut dan hentikan penggunaan obat.

Interaksi Obat Bimacyl

Interaksi obat dapat terjadi ketika obat ini digunakan bersama dengan jenis obat-obatan lain tertentu. Interaksi obat menyebabkan efektivitas obat menurun dan dapat meningkatkan potensi terjadinya efek samping.

Berikut adalah beberapa jenis obat yang sebaiknya tidak digunakan bersamaan dengan Bimacyl:

  • Kortikosteroid
  • Antibiotik
  • Metoclopramide
  • Domperidone
  • Glikosida
  • Cholestyramine
  • Diuretik
  • Methotrexate
  • Ciclosporine
  • Tacrolimus
  • Lithium
  • Antidepresan SSRI
  • Mifepristone
  • Obat HIV
  • Antikoagulan
  • ACE Inhibitor

Daftar di atas kemungkinan bukan merupakan daftar lengkap. Beri tahu dokter apabila Anda sedang mengonsumsi atau belakangan mengonsumsi obat-obatan tertentu termasuk obat resep, non-resep, hingga obat herbal.

Penggunaan obat-obatan di atas bersamaan dengan Bimacyl masih mungkin dilakukan jika memang dibutuhkan. Dokter akan menyesuaikan penggunaan dan dosis untuk menurunkan risiko dari interaksi obat.

Konsumsi alkohol juga dapat menyebabkan interaksi obat, Anda tidak boleh mengonsumsi alkohol di malam yang sama ketika mengonsumsi obat ini.

Diskusikan juga dengan dokter tentang jenis makanan atau minuman yang sebaiknya dihindari selama penggunaan obat ini untuk menghindari interaksi obat.

Peringatan dan Perhatian Bimacyl

Bimacyl tablet termasuk ke dalam golongan obat bebas terbatas, artinya obat ini termasuk ke dalam obat keras, namun masih bisa didapatkan tanpa resep dokter.

Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan Bimacyl:

  • Jangan gunakan obat ini pada pasien yang hipersensitif terhadap Ibuprofen, Paracetamol, dan komponen lain yang terkandung dalam obat ini.
  • Obat ini hanya untuk penggunaan jangka pendek. Apabila gejala tidak membaik dalam waktu 3 hari, segera konsultasikan diri Anda ke dokter.
  • Obat ini tidak untuk digunakan pada individu di bawah usia 18 tahun.
  • Obat ini tidak direkomendasikan untuk ibu hamil, terutama pada trimester akhir. Diskusikan dengan dokter tentang penggunaan obat ini apabila Anda sedang hamil atau merencanakan kehamilan.
  • Obat ini dapat terserap ke dalam ASI. Konsultasikan dengan dokter tentang penggunaan obat ini jika Anda sedang menyusui.

 

  1. Anonim. IBUPROFEN AND PARACETAMOL 200MG/500MG TABLETS. https://www.drugs.com/uk/ibuprofen-and-paracetamol-200mg-500mg-tablets-leaflet.html. (Diakses 4 Desember 2019).
  2. PIONAS BPOM. Bimacyl. http://pionas.pom.go.id/obat/bimacyl. (Diakses 4 Desember 2019).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi