Terbit: 30 November 2020
Ditulis oleh: Gerardus Septian Kalis | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Obat batu ginjal pada dasarnya disesuaikan dengan jenis batunya. Namun pada sebagian besar kasus, batu pada ginjal dapat diobati dengan obat pereda nyeri, terapi cairan, atau jenis intervensi medis lainnya. Simak penjelasan lengkap mengenai obat apa yang bisa digunakan untuk menghancurkan batu ginjal.

12 Obat Batu Ginjal yang Bisa Anda Gunakan (Medis dan Herbal)

Obat Batu Ginjal Medis

Pada dasarnya obat yang diberikan oleh dokter tergantung pada jenis batu ginjal. Anda mungkin harus minum obat selama beberapa minggu, beberapa bulan, atau lebih lama. Berikut adalah berbagai obat batu ginjal yang bisa Anda pilih, di antaranya:

1. Analgesik

Obat pereda nyeri ini dapat digunakan untuk mengatasi nyeri saat batu ginjal melewati saluran kemih. Obat antiinflamasi nonsteroid seperti ibuprofen, naproxen, asetaminofen biasanya cukup untuk mengatasi rasa sakit. Kadang-kadang morfin atau ketorolac juga dapat digunakan.

2. Alpha-blockers dan Calcium Channel Blockers

Kedua obat ini biasanya diresepkan untuk mengendurkan pembuluh darah, menurunkan tekanan darah, atau mencegah penyakit jantung. Terkait dengan batu ginjal, obat ini biasanya digunakan untuk mengendurkan dan membuat ureter lebih lebar. Obat ini membuat batu keluar lebih cepat dengan gejala yang lebih sedikit.

3. Urinary Alkalizers

Batu yang terbentuk dari asam urat bisa ‘dilarutkan’ dengan obat-obatan. Alkalizer bersama dengan volume air yang tinggi dapat berhasil melarutkan 70 hingga 80% batu asam urat. Alkalisasi urin menggunakan sitrat atau natrium bikarbonat (soda kue) adalah pengobatan utama untuk mengelola dan mencegah batu asam urat.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Tempo Scan Baby Fair - Advertisement

4. Allopurinol

Baik asam urat maupun batu kalsium oksalat terbentuk dalam urine dengan konsentrasi asam urat yang tinggi. Allopurinol mengurangi produksi asam urat tubuh untuk mencegah pembentukan batu.

5. Thiazide Diuretics

Obat diuretik ini meningkatkan jumlah air dan garam yang dikeluarkan oleh ginjal. Bersamaan dengan konsumsi air dalam jumlah besar, thiazide diuretics adalah pengobatan utama untuk mencegah batu kalsium.

6. Antibiotik

Batu struvite adalah jenis batu ginjal yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Antibiotik untuk membunuh bakteri adalah pengobatan lini pertama bersama dengan asam asetohidroksamat untuk mengurangi amonia dalam urine. Obat batu ginjal di apotek ini mungkin diresepkan dosis kecil untuk jangka panjang.

Baca Juga: 10 Gejala Infeksi Ginjal yang Sering Tidak Disadari

Obat Batu Ginjal Alami

Sebelum mencoba pengobatan herbal atau perawatan rumahan apa pun untuk mengatasi batu ginjal, penting untuk berkonsultasi dengan dokter, terutama bila Anda memiliki kondisi medis yang mendasari atau mengonsumsi obat secara teratur.

Berikut ini adalah beberapa pengobatan yang bisa Anda gunakan untuk meredakan gejala batu ginjal, antara lain:

1. Konsumsi Jus Lemon

Lemon mengandung sitrat, senyawa yang membantu memecah simpanan kalsium dan memperlambat pertumbuhannya. Sebuah penelitian menemukan bahwa jus lemon bebas gula adalah obat penghancur batu ginjal. Faktanya, hanya mengonsumsi 113 gram lemon dapat meningkatkan kadar sitrat secara efektif.

Membeli lemon segar dan memerasnya di rumah adalah cara termudah untuk mendapatkan jus lemon murni. Selain lemon, buah lain yang mengandung asam sitrat yang tinggi adalah melon dan jeruk.

2. Konsumsi Cuka Sari Apel

Cuka sari apel juga memiliki kandungan asam sitrat yang dapat membantu melarutkan timbunan kalsium. Sebuah penelitian menemukan bahwa seseorang yang mengonsumsi cuka sari apel memiliki risiko batu ginjal yang jauh lebih rendah.

Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memastikan manfaat cuka sari apel, khususnya sebagai obat herbal batu ginjal.

3. Memenuhi Kebutuhan Kalsium Harian

Seseorang yang memiliki batu kalsium oksalat—yang merupakan jenis paling umum—dan mendapatkan sumber kalsium yang cukup dapat membantu mengelola risiko batu ginjal.

Penting untuk diketahui bahwa mengonsumsi suplemen kalsium dapat meningkatkan risiko batu ginjal karena suplemen tersebut mungkin memberikan lebih dari asupan harian yang direkomendasikan. Namun, memperoleh kalsium dari sumber makanan dapat membantu mengurangi risiko tersebut.

Sumber kalsium itu bisa Anda dapatkan dari:

  • Produk susu.
  • Kubis.
  • Brokoli.
  • Biji-bijian.
  • Sawi putih.
  • Ikan dengan tulang lunak yang bisa dimakan.
  • Sereal dan jus yang diperkaya kalsium.

Baca Juga: 12 Makanan Penyebab Sakit Ginjal yang Patut Dihindari!

4. Konsumsi Jus Kemangi

Kemangi mengandung asam asetat yang membantu memecah batu ginjal dan mengurangi rasa sakit. Obat penghancur batu ginjal alami ini juga sering digunakan untuk mengatasi gangguan pencernaan dan peradangan.

Kandungan antioksidan dan agen antiinflamasi dalam jus kemangi dapat membantu menjaga kesehatan ginjal. Selain dijus, daun kemangi segar atau kering juga bisa digunakan untuk membuat teh. Meski bermanfaat, konsumsi jus kemangi tidak lebih dari 6 minggu karena dapat menyebabkan gula darah rendah, tekanan darah rendah, dan peningkatan perdarahan.

5. Konsumsi Jus Seledri

Jus seledri dipercaya dapat membersihkan racun yang berkontribusi pada pembentukan batu ginjal. Selain itu, minuman ini juga dapat membantu tubuh untuk mengeluarkan batu ginjal.

Anda tidak boleh meminum jus seledri jika memiliki:

  • Gangguan perdarahan apa pun.
  • Tekanan darah rendah.
  • Jadwal operasi.

Anda juga tidak boleh konsumsi minuman ini jika Anda sedang mengonsumsi:

  • Levothyroxine.
  • Lithium.
  • Obat-obatan yang meningkatkan sensitivitas pada cahaya matahari, seperti isotretinoin.
  • Obat penenang seperti alprazolam.

6. Konsumsi Jus Akar Dandelion

Akar dandelion adalah tonik ginjal yang merangsang produksi empedu. Obat batu ginjal alami ini dianggap membantu menghilangkan kotoran, meningkatkan keluaran urine, dan memperbaiki pencernaan. Dandelion memiliki vitamin (A, B, C, D) dan mineral seperti kalium, zat besi, dan zinc.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa dandelion efektif mencegah pembentukan batu ginjal. Jika Anda ingin membuat jus dandelion segar, tambahkan kulit jeruk, jahe, dan apel secukupnya. Anda tidak boleh mengonsumsi minuman ini jika sedang mengonsumsi:

  • Obat pengencer darah.
  • Antasida.
  • Antibiotik.
  • Lithium.
  • Diuretik seperti spironolactone.

Ramuan herbal ini dapat berinteraksi dengan banyak obat dan menimbulkan mulas, sebaiknya konsultasi dengan dokter diperlukan sebelum Anda mengonsumsi ekstrak akar dandelion. 

 

  1. Anonim. Kidney Stone Treatments and Medications. https://www.singlecare.com/conditions/kidney-stone-treatment-and-medications. (Diakses pada 30 November 2020).
  2. Cronkleton, Emily. 2020. Home Remedies for Kidney Stones: What Works?. https://www.healthline.com/health/kidney-health/home-remedies-for-kidney-stones#basil-juice. (Diakses pada 30 November 2020).
  3. Huizen, Jennifer. 2019. 6 natural home remedies for kidney stones. https://www.medicalnewstoday.com/articles/319418#risk-factors. (Diakses pada 30 November 2020).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi