Terbit: 29 September 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Ascardia obat apa? Ascardia adalah obat yang mengandung asetosal yang berguna untuk mengatasi beberapa masalah kardiovaskular. Obat ascardia termasuk ke dalam kelas terapi antiplatelet. Minumlah obat ascardia dengan dosis yang dianjurkan oleh dokter. Pengonsumsian ascardia yang tidak sesuai aturan bisa menimbulkan efek samping.

Ascardia – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut tentang obat ascardia termasuk informasi tentang indikasi ascardia, kontraindikasi ascardia, bentuk sediaan ascardia, manfaat ascardia, dosis ascardia, dan efek samping ascardia.

  • Nama: Ascardia
  • Kelas Terapi: Antiplatelet
  • Monografi Obat: Asetosal

Indikasi Ascardia

Pemberian obat ascardia tidak bisa secara sembarangan. Obat ascardia hanya bisa diberikan kepada pasien atau konsumen yang memiliki indikasi yang sesuai. Pasien atau konsumen yang memiliki gangguan pembekuan darah bisa diberikan obat ascardia. Ascardia bisa juga untuk pasien yang memiliki trombosit yang saling melekat.

Obat ascardia juga bisa diberikan kepada pasien yang memiliki infark miokard. Penggunaan obat ascardia bisa untuk beberapa penyakit kardiovaskular dan pasien yang memiliki risiko penyakit tersebut. Selain itu, pasien yang telah menjalani operasi bypass jantung bisa minum obat ascardia.

Para pasien yang memiliki serangan iskemik dan stroke bisa dikurangi dengan minum obat ascardia sesuai dosis yang dianjurkan oleh dokter. Beberapa indikasi pemberian obat ascardia harus dipastikan setelah didiagnosis oleh dokter.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Family Fest - Advertisement

Kontraindikasi Ascardia

Tidak semua pasien yang memiliki indikasi untuk menggunakan obat ascardia bisa minum obat tersebut. Orang yang memiliki kontraindikasi terhadap kandungan asetosal di dalam obat ascardia tidak bisa minum obat ascardia.

Anak yang berusia di bawah 16 tahun tidak bisa memakai obat ascardia. Hal ini dikarenakan obat ascardia memiliki kontraindikasi dengan metabolisme tubuh anak yang kurang dari 16 tahun. Obat ascardia ini juga memiliki kontraindikasi pada ibu menyusui.

Kontraindikasi juga dimiliki oleh pasien atau konsumen yang memiliki tukak peptik yang aktif. Selain itu, obat ascardia juga tidak bisa digunakan oleh orang yang memiliki masalah darah, contohnya seperti penderita hemofilia. Pasien yang alergi dengan kandungan asetosal juga tidak bisa minum obat ascardia.

Peringatan

Penggunaan obat ascardia pada orang yang memiliki gangguan hati dan ginjal harus dilakukan secara hati-hati dan berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Selain itu, pasien penderita tukak peptik, asma, dan hipertensi juga sebaiknya tidak mengonsumsi obat ascardia sebelum berkonsultasi dengan dokter.

Bentuk Sediaan Ascardia

Obat ascardia yang beredar di pasaran memiliki satu bentuk sediaan. Bentuk sediaan obat arcadia adalah dalam bentuk tablet salut enterik. Tablet ascardia terdiri dari dua jenis kandungan asetosal. Ada ascardia yang mengandung 80 mg asetosal dan ada jenis obat ascardia yang mengandung 160 mg asetosal.

Manfaat Ascardia

Ada beberapa manfaat ascardia yang akan Anda dapatkan bila meminumnya sesuai dengan aturan pakai. Manfaat ascardia sebagai obat jenis antiplatelet yang mengandung asetosal bisa untuk mengobati beberapa masalah kardiovaskular.

Manfaat ascardia juga bisa untuk mengurangi agregasi platelet. Penurunan agregasi platelet bisa menghambat pembentukkan trombus pada sirkulasi arteri. Pemberian obat ascardia juga memiliki manfaat untuk mencegah serangan penyakit jantung.

Obat ascardia juga memiliki manfaat untuk mengatasi gangguan pembekuan darah dan penyumbatan pada pembuluh darah. Manfaat ascardia lainnya bisa untuk mengurangi risiko terjadinya stroke dan iskemia otak.

Dosis Ascardia

Manfaat ascardia bisa Anda dapatkan dengan menggunakan obat ascardia sesuai dengan dosis yang tepat baik berdasarkan anjuran dokter maupun dosis yang tertera pada label. Dosis ascardia untuk orang dewasa dan anak di atas usia 12 tahun adalah 80-160 mg per hari.

Adapun dosis ascardia untuk anak di bawah 12 tahun sebaiknya diberikan berdasarkan anjuran dokter agar anak mendapatkan dosis yang lebih tepat. Pengonsumsian obat ascardia sebaiknya diberikan setelah makan. Hal ini bertujuan untuk menghindari terjadinya iritasi pada lambung.

Efek Samping Ascardia

Penggunaan obat ascardia pada orang yang memiliki alergi terhadap kandungan asetosal bisa menimbulkan efek samping reaksi alergi. Efek samping ascardia akibat alergi bisa berupa gatal-gatal, ruam kulit, sesak napas, mual, muntah, pusing, dan bengkak pada bagian wajah.

Efek samping ascardia juga bisa menyebabkan bronkospasme dan pendarahan pada saluran cerna. Selain itu, obat ascardia juga bisa menimbulkan efek samping seperti nyeri lambung, hipoprotrombinemia, dan trombositopenia.

 

 

Sumber:

  1. BPOM: Pusat Informasi Obat Nasional: http://pionas.pom.go.id


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi