Terbit: 20 Agustus 2020 | Diperbarui: 27 Agustus 2020
Ditulis oleh: Mutia Isni Rahayu | Ditinjau oleh: dr. Eko Budidharmaja

Arthrotec adalah merek dagang obat dengan kandungan bahan aktif diclofenac dan misoprostol. Obat ini digunakan untuk mengatasi peradangan pada pasien yang rentan terhadap tukak lambung atau usus. Kenali lebih jauh tentang obat ini mulai dari manfaat, dosis, efek samping, dan lainnya berikut ini.

Arthrotec: Fungsi, Dosis, Efek Samping, dll

Rangkuman Informasi Obat Arthrotec

Nama Obat Arthrotec
Kandungan Obat Diclofenac dan Misoprostol
Kelas Terapi Obat Obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS)
Kategori Obat keras (harus menggunakan resep dokter)
Manfaat Obat Mengatasi peradangan seperti osteoarthritis dan rheumatoid arthritis pada pasien yang rentan terhadap tukak lambung atau usus.
Dikonsumsi oleh Dewasa
Sediaan Obat Tablet

 

Arthrotec Obat Apa?

Arthrotec adalah obat dengan kandungan bahan aktif diclofenac dan misoprostol.

Diclofenac termasuk ke dalam golongan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS). Obat ini bekerja mengatasi nyeri dan peradangan dengan cara mengurangi zat dalam tubuh yang menyebabkan peradangan tersebut. Penggunaan OAINS berpotensi menyebabkan berkurangnya perlindungan pada lambung sehingga perut dapat terluka oleh asam lambung.

Misoprostol adalah obat yang bekerja mengurangi asam lambung dan menggantikan zat pelindung di perut yang berkurang akibat dari penggunaan OAINS. Maka dari itu, obat ini dapat digunakan untuk mengatasi peradangan pada pasien yang memiliki risiko tinggi terhadap masalah pencernaan seperti tukak lambung atau usus.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Sensodyne - Advertisement

Obat ini juga mungkin saja digunakan untuk kondisi lain yang tidak tercantum pada petunjuk penggunaan obat.

Merek Dagang

Kombinasi diclofenac dan misoprostol hanya dijual dengan merek dagang Arthrotec. Kedua obat ini juga dijual terpisah dengan merek dagang yang berbeda-beda. Dokter juga bisa meresepkan kedua obat tersebut secara terpisah untuk mengobati kondisi yang serupa.

Fungsi Arthrotec

Seperti yang disebutkan sebelumnya, fungsi obat ini adalah untuk mengatasi peradangan, terutama pada pasien yang memiliki risiko tinggi tukak usus dan juga lambung.

Peradangan yang dapat diatasi dengan menggunakan obat ini adalah seperti:

Peringatan dan Perhatian Arthrotec

Arthrotec termasuk ke dalam jenis obat keras yang hanya bisa didapatkan dengan resep dokter. Hati-hati ketika menggunakan obat ini dan ikuti petunjuk dokter dengan baik.

Kontraindikasi Obat

Berikut adalah beberapa kondisi di mana pasien sebaiknya tidak menggunakan obat ini:

  • Pasien hipersensitif pada diclofenac, misoprostol, dan komponen lain yang terkandung dalam obat ini.
  • Pasien memiliki ulkus peptikum aktif, perdarahan, atau perforasi.
  • Memiliki riwayat pendarahan saluran pencernaan pada terapi OAINS sebelumnya.
  • Mengalami penyakit hati berat atau gagal ginjal.
  • Memiliki penyakit jantung iskemik, penyakit serebrovaskular, arteri perifer, dan gagal ginjal kongestif.
  • Jangan gunakan untuk perawatan nyeri sebelum operasi CABG (Coronary Artery Bypass Graft) atau disebut juga operasi baypass jantung.
  • Ibu hamil, wanita yang sedang merencanakan kehamilan, dan ibu menyusui.

Perhatian Obat

Berikut adalah beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penggunaan obat ini:

  • Hati-hati penggunaan pada pasien dengan gangguan ginjal, jantung dan hati.
  • Hati-hati penggunaan pada pasien yang memiliki riwayat penyakit gastrointestinal.
  • Hati-hati penggunaan pada pasien yang memiliki risiko terhadap penyakit pembuluh darah meliputi serebrovaskular, koroner atau perifer, dan kardiovaskular.
  • Hati-hati penggunaan pada pasien yang memiliki gangguan hematopoietik, gangguan pembekuan darah, atau riwayat perdarahan serebrovaskular.
  • Hati-hati penggunaan pada pasien yang mengalami dehidrasi berat.
  • Tekanan darah harus dipantau secara berkala jika obat ini digunakan pada pasien dengan hipertensi.
  • Jumlah darah, fungsi hati, dan fungsi ginjal harus dipantau secara berkala pada pasien yang menjalani terapi obat ini untuk jangka panjang.
  • Gunakan obat ini dengan dosis efektif terendah dan durasi waktu sependek mungkin (tidak disarankan penggunaan jangka panjang).

Interaksi Obat Arthrotec

Interaksi obat dapat terjadi ketika obat ini digunakan bersama dengan jenis obat-obatan lain tertentu. Interaksi obat menyebabkan efektivitas obat menurun dan dapat meningkatkan potensi terjadinya efek samping.

Berikut adalah beberapa jenis obat yang sebaiknya tidak digunakan bersamaan dengan obat ini:

  • Hipoglikemik oral
  • Diuretik
  • Lithium
  • Kortikosteroid
  • Digoxin
  • Ciclosporin
  • Tacrolimus
  • Antijamur jenis azole
  • Antikoagulan
  • Antiplatelet agents
  • Antidepresan SSRI
  • Antihipertensi
  • Kuinolon
  • Mifepristone
  • Antasida
  • Penghambat CYP2C9 (seperti sulfinpyrazone, amiodarone, dst.)
  • OAINS lain

Daftar obat di atas kemungkinan bukan merupakan daftar lengkap. Beri tahu dokter apabila Anda sedang mengonsumsi atau belakangan mengonsumsi obat-obatan tertentu baik obat resep, nonresep, hingga herbal.

Konsumsi alkohol juga dapat menyebabkan interaksi obat, maka sebaiknya dihindari. Diskusikan juga dengan dokter tentang jenis makanan atau minuman yang sebaiknya dihindari selama penggunaan obat ini untuk menghindari interaksi obat.

Efek Samping Arthrotec

Obat-obatan jenis apapun berpotensi menimbulkan efek samping, begitu juga dengan obat ini.

Segera hubungi dokter dan hentikan penggunaan obat apabila efek samping berikut ini muncul:

  • Ruam kulit
  • Kesulitan bernapas
  • Pembengkakan atau penambahan berat badan cepat
  • Pendarahan perut yang ditandai tinja berdarah atau hitam, batuk atau muntah seperti kopi
  • Gangguan hati yang ditandai mual, sakit perut bagian atas, gatal, kelelahan, gejala seperti flu, kehilangan nafsu makan, urin gelap, tinja berwarna tanah liat, penyakit kuning
  • Gangguan ginjal yang ditandai dengan urine sedikit atau tidak ada, nyeri dan sulit buang air kecil, bengkak di kaki atau pergelangan kaki, kelelahan dan sesak napas
  • Anemia
  • Reaksi kulit parah

Selain efek samping di atas, beberapa efek samping yang lebih umum dari penggunaan obat ini adalah seperti:

  • Gangguan pencernaan seperti sakit perut, heartburn, dan gas
  • Mual dan muntah
  • Diare
  • Sembelit
  • Pusing
  • Pendarahan vagina abnormal

Efek samping di atas tidak selalu terjadi. Efek samping ringan biasanya akan hilang dengan sendirinya saat penggunaan obat dihentikan.

Efek samping juga mungkin terjadi akibat penggunaan obat berlebihan, interaksi obat, penggunaan jangka panjang, atau karena kondisi tertentu dari setiap pasien yang tentunya berbeda-beda.

Jika Anda merasakan gejala efek samping berat atau reaksi alergi dari penggunaan obat ini, segera hentikan penggunaan obat dan konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Dosis Arthrotec

Obat ini hadir dalam bentuk tablet 50 mg atau 75 mg. Berikut adalah dosis obat ini yang disarankan:

  • Dewasa: 50 mg diminum sebanyak 2-3 kali sehari atau 75 mg diminum sebanyak 2 kali sehari.

Dosis di atas adalah aturan dosis yang lazim diberikan. Dosis dapat berubah sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pasien. Jangan pernah mengganti dosis tanpa berdiskusi dengan dokter atau apoteker sebelumnya.

Petunjuk Penggunaan Arthrotec

Obat ini harus digunakan sesuai dengan petunjuk penggunaannya. Berikut adalah aturan minum dan penggunaannya yang benar:

  • Obat ini sebaiknya dikonsumsi dengan makanan.
  • Gunakan obat sesuai dengan dosis yang sesuai dengan petunjuk penggunaan dari dokter.
  • Gunakan obat ini pada waktu yang sama setiap harinya agar dosis tidak terlewat.
  • Jika dosis terlewat, segera konsumsi obat saat ingat. Namun jika lebih dekat dengan dosis selanjutnya, maka cukup konsumsi dosis selanjutnya saja dan jangan pernah menggandakan dosis.
  • Jika tidak sengaja mengonsumsi obat ini melebihi dosis yang disarankan, segera konsultasikan ke dokter.

Petunjuk Penyimpanan Arthrotec

Berikut adalah petunjuk penyimpanan obat ini yang harus diperhatikan:

  • Simpan obat ini pada suhu di bawah 25°C.
  • Simpan obat ini di tempat kering dan hindari tempat lembap. Jangan simpan obat ini di kamar mandi.
  • Hindari obat dari cahaya atau sinar matahari langsung.
  • Hindari obat dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

 

  1. Anonim. 2019. Arthrotec. https://www.drugs.com/arthrotec.html. (Diakses 20 Agustus 2020).
  2. Anonim. Arthrotec. https://www.mims.co.uk/drugs/musculoskeletal-disorders/musculoskeletal-paininflammation/arthrotec-50. (Diakses 20 Agustus 2020).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi