Terbit: 10 April 2021
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Ariski adalah obat antipsikotik untuk mengatasi gangguan kesehatan mental seperti bipolar I dan skizofrenia. Ketahui Ariski tablet obat apa, komposisi, indikasi, efek samping, dan aturan pakai.

Ariski Tablet: Indikasi, Komposisi, Aturan Pakai, dll

Rangkuman Informasi Obat Ariski Tablet

 Nama Obat  Ariski
 Kandungan Obat  Aripiprazole
 Kelas Obat  Antipsikotik
 Kategori Obat  Obat resep
 Manfaat Obat  Mengatasi gejala beberapa gangguan kesehatan mental.
 Kontraindikasi Obat
  • Hipersensitif terhadap bahan aktif.
  • Psikosis terkait demensia.
 Sediaan Obat  Tablet
 Harga Obat  Rp165.000/strip

*Harga obat mungkin berbeda di setiap apotek.

Ariski Obat Apa?

Ariski adalah obat antipsikotik untuk meredakan gejala gangguan kesehatan mental termasuk episode manik akut dari gangguan bipolar, episode campuran akut dari bipolar, gangguan depresi mayor, dan gejala skizofrenia. Obat ini mengandung bahan aktif Aripiprazole.

Bahan aktif Aripiprazole juga sering digunakan untuk mengatasi gejala sindrom Tourette dan iritabilitas terkait dengan gangguan autistik. Ini adalah obat bebas yang hanya bisa didapatkan dengan resep dokter. Pasien juga harus berada di bawah pengawasan dokter selama perawatan dengan obat ini.

Merek Dagang Obat Ariski

Tersedia dalam bentuk obat generik bernama Aripiprazole 10 mg. Obat dengan kandungan Aripiprazole yang sama tersedia dalam merek dagang lain, termasuk:

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku RT Mandiri - Advertisement

  • Abilify
  • Arinia
  • Aripi
  • Abilify Discmelt

Obat antipsikotik dengan kandungan bahan aktif yang sama mungkin dipasarkan dalam merek dagang lain yang belum tercantum pada pembahasan ini.

Fungsi Obat Ariski

Berikut ini indikasi obat Ariski tablet:

  • Mengontrol gejala skizofrenia.
  • Gangguan depresi mayor.
  • Episode manik akut dari gangguan bipolar.
  • Mengatasi episode campuran akut dari gangguan bipolar.
  • Episode manik akut dari gangguan bipolar.
  • Gangguan bipolar I (depresi manik).
  • Sindrom Tourette.
  • Iritabilitas terkait dengan gangguan autistik dengan gejala umum lekas marah, agresi, perubahan suasana hati, amarah, dan sering melukai diri sendiri.

Baca Juga: 10 Mitos Skizofrenia – Sama dengan Penyakit Jiwa?

Peringatan Obat Ariski Tablet

Harap perhatikan beberapa peringatan penting ini sebelum menggunakan obat antipsikotik, termasuk:

  • Jangan gunakan obat ini bila memiliki riwayat alergi Aripiprazole dan konsultasi ke dokter bila pernah memiliki alergi atau gejala efek samping setelah mengonsumsi obat antipsikotik lainnya.
  • Tidak diketahui apakah obat ini aman untuk anak-anak.
  • Obat ini tidak boleh untuk psikosis terkait demensia pada orang dewasa atau lansia.
  • Mungkin menyebabkan efek samping seperti kolesterol tinggi, berat badan naik, jumlah sel darah putih rendah, dan gula darah tinggi.
  • Memicu efek samping seperti perubahan suasana hati atau pikiran ingin bunuh diri.
  • Jangan konsumsi obat antipsikotik saat sedang hamil muda.
  • Jangan konsumsi obat antipsikotik tanpa resep dokter.

Sebelum mengonsumsi obat ini, sebaiknya konsultasi ke dokter bila Anda memiliki riwayat:

  • Penyakit liver dan ginjal.
  • Tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi.
  • Penyakit jantung.
  • Diabetes atau riwayat keluarga diabetes.
  • Jumlah sel darah putih rendah.
  • Gangguan obsesif-kompulsif.
  • Gangguan kontrol impuls atau perilaku adiktif.
  • Sedang merencanakan kehamilan atau sedang menyusui.

Jangan abaikan peringatan tersebut demi keamanan dan efektivitas obat antipsikotik. Anda juga harus rajin konsultasi ke dokter selama menggunakan obat ini.

Interaksi Obat Ariski

Interaksi obat adalah reaksi antara dua obat atau lebih saat dikonsumsi bersamaan tanpa resep dokter, memicu efek samping. Berikut ini interaksi obat dengan kandungan Aripiprazole:

  • Meningkatkan efek agen antihipertensi tertentu.
  • Dapat meningkatkan efek sedasi dengan obat Lorazepam.
  • Meningkatkan risiko sindrom serotonin bila dikonsumsi bersama dengan obat serotonergik lain misalnya penghambat reuptake serotonin-norepinefrin (SSRI).
  • Menurunkan konsentrasi plasma bila dikonsumsi bersama obat Karbamazepin, Rifampisin, Rifabutin, Fenitoin, Fenobarbital, Primidon, Efavirenz, dan Nevirapine.
  • Meningkatkan konsentrasi plasma dengan obat Quinidine, Fluoxetine, dan Paroxetine.

Obat lain dapat memicu interaksi obat antipsikotik, termasuk obat resep, obat bebas, vitamin, suplemen, suplemen makanan, dan produk herbal. Beri tahu dokter semua obat yang sedang Anda konsumsi.

Efek Samping Obat Ariski

Efek samping yang mungkin terjadi, sebagai berikut:

  • Gelisah.
  • Agitasi parah.
  • Anggota tubuh berkedut tidak terkendali.
  • Kejang.
  • Otot kaku.
  • Demam tinggi.
  • Tremor.
  • Lemah dan lemas.
  • Peningkatan gairah seksual.
  • Penglihatan kabur.
  • Penambahan berat badan.
  • Insomnia.
  • Gejala pilek.
  • Gula darah naik.
  • Kebingungan.
  • Tidak seimbang.
  • Perasaan tidak terkontrol.
  • Detak jantung cepat.
  • Perasaan ingin bunuh diri.

Segera hubungi dokter bila mengalami reaksi efek samping berat dan kondisi emosional yang tidak menentu.

Dosis Obat Ariski Tablet

Dosis obat antipsikotik untuk setiap pasien berbeda berdasarkan:

  • Usia
  • Jenis kelamin
  • Tingkat keparahan gejala
  • Riwayat atau kondisi medis saat ini
  • Respon terhadap dosis pertama

Berikut ini dosis Ariski tablet secara umum:

Skizofrenia

  • Dewasa: Dosis awal 10 atau 15 mg sekali sehari. Dosis pemeliharaan 15 mg sehari sekali. Dosis maksimal 30 mg setiap hari.
  • Anak 13-17 Tahun: Dosis awal 2 mg/hari. Dosis maksimal 30 mg setiap.

Gangguan Depresi Mayor

  • Dewasa: 2-5 mg sehari sekali. Dosis disesuaikan bertahap hingga 5 mg.
  • Dosis Maksimal: 15 mg setiap hari.

Episode Manik Akut pada Gangguan Bipolar

  • Dewasa: Dosis awal 15 mg. Dosis dapat ditingkatkan jadi 30 mg per hari sesuai dengan respon.
  • Anak Usia >13 Tahun: Dosis awal 2 mg selama 2 hari. Dosis ditingkatkan sampai 5 mg selama 2 hari. Dosis maksimal 30 mg per hari.

Ini adalah dosis umum, tidak menggantikan resep dari dokter. Dokter akan memberi Anda dosis tepat sesuai dengan kondisi Anda.

Baca Juga: Depresi: Penyebab, Gejala, Diagnosis dan Pengobatan

Cara Pakai Ariski

Berikut ini cara pakai obat antipsikotik secara umum:

  • Konsumsi obat sesuai dengan resep dokter.
  • Jangan berhenti minum obat secara tiba-tiba atau Anda akan merasakan efek sakau obat.
  • Pantau gejala selama perawatan dan waspadai bila mengalami perubahan emosional.
  • Selalu konsultasi ke dokter bila mengalami gejala yang mengkhawatirkan.
  • Usahakan tidak berkendara atau mengoperasikan mesin berat setelah konsumsi obat ini.
  • Jangan berbagi obat dengan orang lain walaupun mungkin memiliki gejala yang sama.

Petunjuk Penyimpanan Obat Ariski

Berikut ini petunjuk penyimpanan obat-obatan secara umum:

  • Simpan obat di tempat yang sejuk.
  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
  • Jangan membuat obat sembarangan.

Itulah pembahasan tentang Ariski tablet obat apa. Ariski adalah obat antipsikotik untuk mengatasi gejala gangguan mental tertentu. Semoga informasi ini bermanfaat!

 

  1. Drugs. 2021. Aripiprazole. https://www.drugs.com/aripiprazole.html#side-effects. (Diakses pada 9 April 2021).
  2. MIMS. 2020. Ariski. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/ariski. (Diakses pada 9 April 2021).
  3. MIMS. 2020. Aripiprazole. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/aripiprazole?mtype=generic. (Diakses pada 9 April 2021).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi