Terbit: 26 Mei 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Aricept obat apa? Aricept adalah obat yang digunakan untuk mengatasi masalah demensia mulai tingkat ringan hingga sedang. Masalah demensia yang bisa diatasi dengan obat Aricept Evess adalah yang terkait dengan penyakit Alzheimer.

Aricept – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

Namun, Aricept bukanlah obat untuk penyakit Alzheimer. Pemakaian Aricept harus hati-hati karena merupakan obat keras. Oleh karena itu, yuk simak artikel ini untuk menemukan beberapa informasi penting terkait Aricept!

Rangkuman Informasi Obat Aricept

Nama Aricept
Golongan  Obat Obat Demensia
Bentuk Sediaan Tablet
Kandungan Donepezil Hidroklorida
Manfaat Mengobati demensia karena penyakit Alzheimer
Indikasi Penggunaan Penderita Alzheimer
Kontraindikasi Hipersensitivitas, ibu hamil, ibu menyusui
Cara pakai Diminum menjelang tidur malam
Dosis 5-10 mg/hari
Efek samping Reaksi alergi, anoreksia, gangguan berpikir, kram otot, pruritus, dan lainnya
Harga Rp850.000-1.100.000/dos (28 tablet)

Bentuk Sediaan Aricept

Obat Aricept yang beredar hanya memiliki satu jenis bentuk sediaan. Bentuk sediaan Aricept adalah tablet salut selaput berukuran kecil dengan warna putih. Ada dua jenis kekuatan dosis Aricept, yaitu Aricept 5 mg dan Aricept 10 mg tablet.

Keduanya dijual dengan satuan strip atau dos. Setiap satu dos berisi 2 strip dengan masing-masing strip berjumlah 14 tablet Aricept. Jadi, total satu dos berjumlah 28 tablet. Sebagaimana obat keras, penyimpanan Aricept Evess harus baik.

Simpanlah Aricept di tempat yang tidak bisa dijangkau oleh anak-anak dan terhindar dari paparan sinar matahari. Hal ini dikarenakan paparan sinar matahari bisa mengubah struktur kimia kandungannya sehingga memengaruhi cara kerjanya.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku RT Mandiri - Advertisement

Kandungan Aricept

Kandungan yang ada di dalam Aricept adalah Donepezil Hidroklorida. Bahan aktif ini termasuk ke dalam kelas terapi Demensia. Cara kerja dari Donepezil HCL adalah dengan mencegah kerusakan bahan kimia yang penting di dalam otak, yaitu asetilkolin.

Asetilkolin penting bagi kemampuan otak. Kerusakan asetilkolin akan membuat kadar asetilkolin rendah. Kadar asetilkolin yang rendah akan berdampak pada kemampuan otak untuk berpikir, mengingat, dan lainnya sehingga terjadi demensia.

Manfaat Aricept

Manfaat Aricept adalah untuk mengatasi masalah demensia yang terjadi pada penderita penyakit Alzheimer. Penggunaan Aricept yang sesuai dengan aturan pakai dan dosisnya, akan menjaga kadar asetilkolin di otak tetap tinggi sehingga kemampuan otak tetap optimal.

Sekali lagi, obat Aricept tidak bermanfaat untuk menyembuhkan penyakit Alzheimer tetapi merupakan obat simptomatik untuk mengatasi gejala penyakit Alzheimer yaitu berupa masalah demensia.

Indikasi Aricept

Orang yang bisa menggunakan obat Aricept adalah penderita penyakit Alzheimer yang mengalami demensia ringan hingga sedang. Jika Anda mengalami masalah demensia tetapi bukan karena penyakit Alzheimer, maka dokter akan menyarankan obat demensia yang sesuai dengan indikasi medis Anda.

Pemakaian Aricept untuk mengatasi masalah demensia yang tidak terkait dengan penyakit Alzheimer tidaklah tepat bahkan bisa berakibat buruk. Hal inilah yang membuat obat Aricept tergolong obat keras dan membutuhkan resep dokter untuk bisa membelinya di apotek.

Kontraindikasi Aricept

Meskipun Anda memiliki masalah demensia karena penyakit Alzheimer, Anda tidak bisa menggunakan Aricept Evess jika memiliki kontraindikasinya. Orang-orang yang memiliki masalah hipersensitivitas terhadap Donepezil Hidroklorida tidak bisa menggunakan Aricept.

Penderita alergi Donepezil Hidroklorida yang memaksakan diri untuk menggunakan Aricept bisa mengalami reaksi alergi yang dapat merugikan kesehatan bahkan membahayakan keselamatan jiwa.

Di samping itu, penggunaan Aricept 5 mg atau Aricept 10 mg tablet juga dikontraindikasikan terhadap ibu hamil karena bisa membahayakan janin dan kehamilan. Ibu menyusui juga tidak bisa memakai Aricept karena bisa memengaruhi laktasi.

Apabila Anda memiliki kontraindikasi yang telah disebutkan, maka lakukan konsultasi dengan dokter. Dokter akan merekomendasikan obat demensia terkait penyakit Alzheimer yang lebih aman bagi kondisi medis Anda.

Peringatan Penggunaan Obat Aricept

Ada beberapa kondisi kesehatan yang perlu diwaspadai sebelum menggunakan Aricept walaupun itu tidak bisa dikatakan sebagai kontraindikasi. Pada beberapa kasus, pasien dengan kondisi tertentu bisa mengalami efek negatif.

Sebaiknya Anda memberi tahu dokter jika Anda memiliki:

  • ick sinus syndrome
  • Berpotensi mengalami tukak peptik, asma, penyakit paru obstruksi kronik, eksaserbasi gejala ekstrapiramidal, gangguan fungsi hati atau ginjal
  • Kelenjar prostat yang membesar
  • Masalah buang air kecil
  • Gangguan kejang seperti epilepsi
  • Riwayat sakit maag
  • Kesulitan menelan
  • Sedang menjalani terapi obat atau suplemen

Dosis Aricept

Tujuan pengobatan akan tercapai jika Anda menggunakan Aricept Evess sesuai dengan dosis yang dianjurkan oleh dokter. Dosis Aricept di awal bagi penderita demensia akibat penyakit Alzheimer adalah 5 mg sekali dalam sehari, diminum menjelang tidur malam.

Dosis tersebut akan dijalani selama 1 bulan. Apabila telah dilakukan evaluasi dan masalah demensia tidak membaik, maka dosis Aricept akan ditingkatkan menjadi 10 mg per hari yang juga merupakan dosis maksimal. Tidak dianjurkan menggunakan Aricept lebih dari 10 mg per hari.

Jadi, di awal Anda akan menggunakan Aricept 5 mg. Setelah 1 bulan pemakaian, ada kemungkinan Anda akan diresepkan Aricept 10 mg tablet guna memenuhi dosis 10 mg per hari. Ikutilah dosis yang diresepkan oleh dokter. Jangan mengubah dosis tanpa izin dokter.

Efek Samping Aricept

Sudah disinggung sebelumnya bahwa Aricept adalah obat keras. Oleh karena itu, penggunaan Aricept memungkinkan untuk terjadinya efek samping. Efek samping Aricept bagi penderita hipersensitivitas adalah reaksi alergi.

Reaksi alergi tersebut ditandai dengan gatal, ruam kulit, sesak napas, mual, muntah, diare, sakit perut, dan wajah bengkak. Selain itu, pemakaian Aricept juga menimbulkan efek samping berupa gangguan berpikir, anoreksia, insomnia, kram otot, pruritus, bradikardi, kejang, tukak peptik, tukak duodenum, pingsan, dan fatigue.

Meskipun jarang terjadi, efek samping Aricept Evess bisa berupa pendarahan di saluran cerna, hepatitis, sinoatrial block, dan atrioventricular block. Segeralah memeriksakan diri ke dokter jika Anda mengalami efek samping yang telah disebutkan.

Harga Aricept

Harga obat Aricept 5 mg tidak sama seperti Aricept 10 mg. Obat Aricept 10 mg tablet dibanderol dengan harga yang lebih mahal, yaitu sekitar Rp1.100.000/dos (28 tablet), sedangkan harga Aricept 5 mg sekitar Rp850.000/dos.

 

 

Sumber:

  1. PIONAS-BPOM: Donepezil Hidroklorida. http://pionas.pom.go.id/monografi/donezepil-hidroklorida [diakses pada 24 Mei 2019]
  2. Drugs: Aricept. https://www.drugs.com/aricept.html [diakses pada 24 Mei 2019]


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi