Antihemoroid – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

antihemoroid-adalah-doktersehat
Image by Andreas Koczwara from Pixabay

DokterSehat.Com – Antihemoroid obat apa? Antihemoroid adalah obat yang bisa mengatasi masalah medis akibat hemoroid atau ambeien (wasir). Dengan menggunakan obat antihemoroid ini, maka buang air besar lebih nyaman. Obat antihemoroid termasuk obat keras sehingga penggunaannya memerlukan resep dokter.

Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut tentang obat antihemoroid termasuk informasi tentang bentuk sediaan antihemoroid, kandungan antihemoroid, harga antihemoroid, indikasi antihemoroid, kontraindikasi antihemoroid, manfaat antihemoroid, dosis antihemoroid, dan efek samping antihemoroid.

Rangkuman Informasi Obat Antihemoroid

Nama Antihemoroid
Golongan Obat Hemoroid » Sediaan Pelembut
Bentuk Sediaan Suppositoria
Kandungan Bismuth Subgalat+ Zink Oksida+ Lidokain HCL+ Heksaklorofen
Harga Rp4.000-6.000 per 1 suppositoria
Manfaat Mengatasi pendarahan, mengurangi nyeri dan gatal, dan lainnya
Indikasi Penggunaan Penderita hemoroid atau wasir
Kontraindikasi Anak-anak dan hipersensivitas
Cara pakai Masukkan ke dalam anus sebelum tidur
Dosis 1-2 kali dalam sehari
Efek samping Sensitasi kulit dan reaksi alergi

Bentuk Sediaan Antihemoroid

Obat antihemoroid yang ada di pasaran hanya memiliki satu jenis bentuk sediaan. Bentuk sediaan obat antihemoroid adalah suppositoria. Suppositoria merupakan sediaan pelembut bagi masalah hemoroid atau ambeien yang digunakan untuk pemakaian luar.

Cara menggunakan obat dengan sediaan suppositoria adalah dengan memasukkannya ke dalam anus. Simpanlah obat antihemoroid di tempat yang kering dan tidak terpapar sinar matahari. Paparan sinar matahari bisa merubah bentuk sediaan dan cara kerja bahan obat.

Kandungan Antihemoroid

Antihemohroid tidak terdiri dari bahan aktif tunggal melainkan beberapa kandungan. Beberapa kandungan bahan yang ada di dalam obat antihemoroid di antaranya adalah bismut subgalat, heksaklorofen, salep lidokain hidroklorida atau lignokain hidroklorida, dan seng oksida.

Berat bersih dari setiap satu suppositoria obat antihemoroid adalah sebesar 2 gram. Setiap satu suppositoria antihemoroid tersebut terdiri dari 150 mg bismut subgalat, 2,5 mg heksaklorofen, 10 mg salep lignokain atau lidokain, dan 120 mg sengoksida.

 

Manfaat Antihemoroid

Manfaat obat antihemoroid adalah untuk mengatasi beberapa gejala yang muncul akibat wasir atau ambeien (hemoroid). Beberapa gejala yang biasanya muncul pada pasien hemoroid seperti gatal-gatal, nyeri fisura anus, pendarahan, dan susah mengeluarkan feses.

Penggunaan obat antihemoroid bermanfaat untuk mengurasi rasa gatal, mengatasi pendarahan, meredakan rasa nyeri pada anus, dan memudahkan pengeluaran feses lewat anus. Kandungan kombinasi bahan obat antihemoroid memiliki manfaat-manfaat tersebut.

Indikasi Antihemoroid

Wasir atau yang dikenal dengan hemoroid dalam dunia medis menimbulkan beberapa gejala yang dapat diatasi oleh obat antihemoroid. Jadi, pasien yang mengalami hemoroid atau ambein dapat menggunakan obat antihemoroid.

Akan tetapi, adanya indikasi wasir tidak serta merta membolehkan Anda menggunakan obat antihemoroid tanpa resep dokter. Anda harus menggunakan obat wasir ini atas rekomendasi dokter karena antihemoroid termasuk obat keras.

Kontraindikasi Antihemoroid

Meskipun jarang terjadi pada anak-anak, obat antihemoroid tetap tidak bisa digunakan pada anak-anak yang mengalami wasir. Hal ini dikarenakan bahan-bahan yang ada di dalam obat antihemoroid tidak cocok terhadap fisiologis anus anak-anak sehingga bisa merugikan kesehatannya.

Jadi jika ada anak Anda yang mengalami ambeien, maka berkonsultasilah dengan dokter. Dokter bisa memberikan solusi pengobatan hemoroid pada anak yang lebih aman baginya daripada menggunakan obat antihemoroid. Orang-orang yang alergi terhadap kandungan antihemoroid juga tidak bisa menggunakannya karena bisa memicu reaksi alergi.

Peringatan Penggunaan Antihemoroid

Penggunaan obat antihemoroid memang tidak dikontraindikasikan pada ibu hamil dan ibu menyusui. Hal ini dikarenakan belum adanya laporan efek samping antihemoroid pada ibu hamil atau ibu menyusui.

Namun, meski begitu, penggunaan obat antihemoroid pada ibu hamil dan ibu menyusui harus dilakukan setelah melakukan konsultasi dengan dokter. Konsultasi tersebut bisa mencegah Anda dan janin dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Pada ibu menyusui, konsultasi dokter sebelum menggunakan obat antihemoroid bisa menghindarkan perubahan negatif pada laktasi Anda. Selain itu, Anda juga perlu tahu bahwa penggunaan obat antihemoroid tidak boleh dilakukan secara berlebihan.

Hal ini dikarenakan kandungan obat antihemoroid bisa diserap melalui mukosa rektal. Antihemoroid juga tidak boleh digunakan secara terus menerus atau untuk jangka panjang karena bisa menyebabkan sensitasi pada kulit anus.

Sebaiknya, Anda memberi tahu semua obat dalam dan luar yang pernah, sedang, dan akan Anda gunakan pada saat berkonsultasi dengan dokter. Obat antihemoroid memungkinkan adanya interaksi obat. Penggunaan obat antihemoroid bisa mengubah, melemahkan bahkan meniadakan manfaat obat tertentu.

Dosis Antihemoroid

Sudah disinggung sebelumnya bahwa obat antihemoroid merupakan obat keras yang tidak boleh digunakan dalam dosis berlebih atau berkepanjangan. Oleh karena itu, gunakanlah obat antihemoroid sesuai dengan dosis yang dianjurkan.

Kepatuhan di dalam pemakaian antihemoroid bisa membawa manfaat dan mencegah timbulnya efek samping antihemoroid tertentu. Dosis antihemoroid adalah 1-2 kali sehari yang biasa digunakan sebelum tidur. Cara menggunakan antihemoroid adalah dengan memasukkan ke dalam rektum.

Efek Samping Antihemoroid

Penggunaan antihemoroid harus dilakukan secara hati-hati karena bisa menyebabkan terjadinya beberapa efek samping. Efek samping antihemoroid bagi penderita alergi di antaranya adalah gatal-gatal, ruam kulit, dan iritasi kulit.

Obat antihemoroid juga bisa menimbulkan efek samping sensitasi kulit anus jika digunakan dengan dosis yang berlebih atau penggunaan jangka panjang. Jika Anda mengalami efek samping yang telah disebutkan, maka hentikan pemakaian antihemoroid dan segeralah berkonsultasi dengan dokter.

Harga Obat Antihemoroid

Antihemoroid dijual dalam kemasan 1 dos yang berisi 1 strip. Setiap satu dos atau strip berisi 10 suppositoria antihemoroid. Obat antihemoroid dibanderol dengan harga sekitar Rp40.000-60.000 per strip atau dos.

Jadi, harga antihemoroid untuk setiap 1 suppositoria adalah Rp4.000-6.000. Mungkin saja kisaran harga tersebut berbeda dengan harga antihemoroid yang ada di apotek terdekat Anda. Harga antihemoroid dipengaruhi oleh lokasi dan kebijakan lainnya dari sisi penjual.

 

 

Sumber:

  1. PIONAS-BPOM: Antihemoroid Suppositoria. http://pionas.pom.go.id/obat/antihemoroid-suppositoria