Terbit: 23 Mei 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Anflat obat apa? Anflat adalah obat yang bisa mengatasi dispepsia dan gejala maag. Obat Anflat tergolong dalam kelas terapi Antasida dan sering juga disebut sebagai obat maag. Anda bisa membeli Anflat tanpa resep dokter karena merupakan obat bebas.

Anflat – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

Meskipun termasuk obat bebas, penggunaan Anflat tetap harus dilakukan secara hati-hati untuk mencapai tujuan pengobatan dan menghindari efek sampingnya. Oleh karena itu, yuk simak bentuk sediaan, kandungan, manfaat, indikasi, kontraindikasi, dosis, efek samping, dan harga obat Anflat.

Rangkuman Informasi Obat Anflat

Nama Anflat
Golongan Obat Dispepsia dan Refluks Gastroesofagal » Antasida dan Simetikon » Antasida dengan Kandungan Aluminium dan/atau Magnesium
Bentuk Sediaan Tablet kunyah dan suspensi (sirup kering)
Kandungan Aluminium Hidroksida, Magnesium Hidroksida, dan Simetikon
Manfaat Mengobati gangguan saluran cerna
Indikasi Penggunaan Dispepsia dan Hiperfosfatemia
Kontraindikasi Hipofosfatemia, porfiria, dan alergi
Cara pakai Diminum
Dosis 1-2 tablet sebanyak 4 kali sehari (tablet kunyah) dan 3,5-14 mL sebanyak 3-4 kali sehari (suspensi)
Efek samping Reaksi alergi, diare, konstipasi
Harga Rp7.000-8.000/strip atau Rp18.000-20.000/botol

Bentuk Sediaan Anflat

Bentuk sediaan obat Anflat yang beredar ada dua jenis, yaitu dalam bentuk tablet kunyah dan suspensi atau sirup kering. Sebagaimana yang dipikirkan, Anflat dalam bentuk tablet kunyah bisa langsung dikonsumsi tanpa menelannya dengan bantuan air.

Anda bisa menggunakan air putih pada pemakaian tablet kunyah Anflat jika ada potongan tablet Anflat tersangkut di tenggorokan. Tablet kunyah Anflat dijual dalam kemasan strip dan dos. Setiap satu strip Anflat berisi 10 tablet kunyah dan satu dosnya berisi 10 strip atau 100 tablet kunyah.

Pada bentuk sediaan suspensi, setiap satu botol Anflat berisi serbuk halus dengan jumlah tertentu. Serbuk halus tersebut perlu ditambahkan air hangat sehingga satu botol Anflat berisi 100 mL cairan.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Cetaphil Promo - Advertisement

Baik dalam bentuk tablet kunyah maupun suspensi, Anflat harus disimpan di tempat yang tepat. Simpanlah obat Anflat di tempat yang tidak bisa dijangkau oleh anak-anak. Selain itu, Anflat perlu disimpan di tempat yang kering dan terhindar dari paparan sinar matahari.

Kandungan Anflat

Kandungan yang ada di dalam obat Anflat baik dalam bentuk tablet kunyah maupun suspensi adalah sama. Anflat mengandung Aluminium Hidroksida, Magnesium Hidroksida, dan Simetikon.

Setiap satu tablet kunyah atau 5 mL suspensi Anflat terdiri dari 400 mg Alumunium Hidroksida (Al(OH)?), 400 mg Magnesium Hidroksida (Mg(OH)?), dan 100 mg Simetikon. Aluminium Hidroksida yang ada di dalam Anflat tersedia dalam bentuk gel kering.

Inilah yang membuat obat Anflat diklasifikasikan sebagai obat Dispepsia yang berasal dari golongan Antasida dan Simetikon pada kelas Antasida dengan Kandungan Aluminium dan/atau Magnesium.

Manfaat Anflat

Manfaat umum Anflat adalah untuk mengobati penyakit saluran cerna dengan menetralkan asam lambung. Obat Anflat bermanfaat untuk meringankan gejala-gejala yang muncul pada saluran cerna atau disebut juga dispepsia.

Dispepsia adalah suatu kondisi di mana seseorang mengalami ketidaknyamanan saluran cerna yang disertai dengan rasa nyeri, kembung, perut terasa penuh, dan mual. Sindrom dispepsia bisa muncul karena penyakit maag atau bersamaan dengan tukak duodenum dan kanker lambung.

Selain itu, obat Anflat juga memiliki manfaat untuk mengobati hiperfosfatemia. Hiperfosfatemia adalah masalah kesehatan yang muncul karena tubuh mengalami kelebihan fosfor. Ini bisa mengganggu fungsi ginjal.

Indikasi Anflat

Walaupun Anflat termasuk obat bebas, tetapi penggunaannya tidak boleh sembarangan. Sebaiknya Anda memastikan indikasi yang didiagnosis oleh dokter untuk bisa menggunakan Anflat.

Obat Anflat diindikasikan untuk pasien yang mengalami sindrom dispepsia dan hiperfosfatemia. Rasa nyeri, mual, dan kembung, bisa menjadi tanda dari sindrom dispepsia.

Gejala hiperfosfatemia adalah rasa mual, muntah, kelelahan, kesulitan bernapas, dan insomnia. Apabila Anda mengalami tanda atau gejala tersebut, segeralah periksa ke dokter untuk memastikan indikasi dispepsia atau hiperfosfatemia.

Kontraindikasi Anflat

Pemakaian Anflat dikontrandikasikan pada masalah hipersensitivitas terhadap salah satu atau beberapa kandungan yang ada di dalam oba Anflat yakni Alumunium Hidroksida, Magnesium Hidroksida, dan Simetikon.

Selain itu, orang-orang yang mengalami porfiria juga tidak bisa menggunakan Anflat. Penderita hipofosfatemia (kekurangan fosfat) tidak bisa menggunakan Anflat karena pemakaiannya malah semakin mengurangi fosfat di dalam tubuh.

Peringatan Penggunaan Obat Anflat

Ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian Anda sebelum menggunakan obat Anflat. Janganlah menggunakan Anflat bersama dengan obat lain. Hal ini dikarenakan bisa mengganggu absorpsi obat lain.

Interaksi negatif juga bisa terjadi jika Anflat digunakan bersama obat dalam bentuk sediaan tablet salut enterik. Anflat yang merupakan antasida bisa merusak salut enterik sehingga pelarutan obat dalam lambung sulit dicegah.

Pasien dengan kondisi gagal ginjal dan jantung perlu berkonsultasi dengan dokter. Hal tersebut pun berlaku pada ibu hamil, ibu menyusui, anaka-anak, dan lansia. Konsultasi dokter bertujuan untuk mencegah efek samping yang tidak diinginkan.

Dosis Anflat

Jika Anda ingin sindrom dispepsia atau kondisi hiperfosfatemia Anda sembuh, maka gunakanlah obat Anflat sesuai dengan dosis yang dianjurkan dokter. Pemakaian Anflat yang sesuai dengan anjuran dokter juga bisa mencegah efek samping.

Berikut ini adalah dosis Anflat sesuai sediaannya:

Jenis obat Dosis
Anflat (tablet kunyah) 1-2 tablet kunyah sebanyak 4x sehari
Anflat (suspensi)
  • Dewasa: (7-14 mL) sebanyak 3 – 4 kali sehari
  • Anak (di atas 8 tahun): 3,5 – 7 mL sebanyak 3 – 4 kali sehari

Jika dosis di atas berbeda dengan yang dianjurkan dokter, maka abaikan keterangan dosis ini dan ikutilah dosis yang diresepkan oleh dokter. Ini dikarenakan dokter lebih mengetahui kondisi medis Anda sehingga dosisnya menyesuaikan.

Efek Samping Anflat

Orang yang memiliki masalah hipersensitivitas bisa mengalami efek samping berupa reaksi alergi jika menggunakan Anflat. Reaksi alergi yang mungkin muncul seperti gatal-gatal, ruam kulit, sesak napas, sakit kepala, mual, muntah, diare, sakit perut, dan wajah bengkak.

Selain itu, efek samping Anflat juga bisa menyebabkan masalah konstipasi (sulit buang air besar) karena mengandung Alumunium Hidroksida. Anflat juga bisa menyebabkan diare karena mengandung Magnesium Hidroksida.

Hentikanlah penggunaan Anflat dan berkonsultasilah segera dengan dokter jika Anda mengalami efek samping yang telah disebutkan. Ini bertujuan agar Anda mendapatkan penanganan yang tepat sehingga efek samping tidak semakin parah.

Harga Obat Anflat

Obat Anflat dalam bentuk sediaan tablet kunyah umumnya dibanderol dengan kisaran harga Rp7.000-8.000/strip, sedangkan dalam bentuk suspensi berkisar antara Rp18.000-20.000/botol.

 

 

Sumber:

  1. PIONAS-BPOM: Antasida dengan Kandungan Aluminium dan/atau Magnesium. http://pionas.pom.go.id/ioni/bab-1-sistem-saluran-cerna-0/11-dispepsia-dan-refluks-gastroesofagal/111-antasida-dan-simetik-0 [diakses pada tanggal 22 Mei 2019]


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi