Terbit: 20 Desember 2020 | Diperbarui: 21 Desember 2020
Ditulis oleh: Rhandy Verizarie | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Alogliptin adalah obat yang diperuntukkan bagi penderita diabetes tipe 2. Ketahui informasi lebih lanjut mengenai obat ini dari mulai fungsi, efek samping, hingga dosis pemakaiannya.

Alogliptin: Fungsi, Efek Samping, Dosis, dll

Rangkuman Informasi Obat Alogliptin

 Nama obat

 Alogliptin

 Golongan obat

 Antidiabetes

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Family Fest - Advertisement

 Kategori obat

 Obat keras

 Tingkat keamanan obat bagi ibu hamil dan menyusui menurut FDA

 B

 Fungsi obat

 Mengendalikan gula darah

 Kontraindikasi obat

  • Hipersensitivitas kandungan obat
  • Diabetes tipe 1 dan ketoasidosis

 Dosis obat

 Sesuai petunjuk dokter

 Sediaan obat

 Tablet oral

 

Alogliptin Obat Apa?

Alogliptin adalah obat untuk membantu mengontrol kadar gula darah (glukosa) pada penderita diabetes tipe 2 atau penyakit kencing manis. Obat bekerja dengan cara menambah jumlah inkretin. Inkretin inilah yang kemudian berperan untuk menjaga kestabilan glukosa karena merangsang produksi dan pelepasan insulin.

Selain itu, obat juga bekerja dengan cara mengurangi kadar glukosa yang diproduksi oleh hati (liver). Akan tetapi, penggunaan obat ini harus diimbangi dengan penerapan gaya hidup yang sehat, yakni olahraga teratur dan menghindari makanan yang mengandung banyak gula.

Fungsi Obat Alogliptin

Alogliptin adalah obat antidiabetes yang fungsinya untuk membantu mengendalikan gula darah pada penderita diabetes tipe 2. Pastikan untuk menggunakan obat sesuai dengan fungsinya. Penggunaan obat yang tidak sesuai dapat menurunkan efektivitas obat atau bahkan berujung pada reaksi tubuh yang bisa saja berbahaya.

Peringatan dan Perhatian Obat Alogliptin

Dalam menggunakan obat ini, ada sejumlah hal penting yang perlu Anda ketahui dan pahami.

1. Kontraindikasi Obat Alogliptin

Penggunaan obat tidak disarankan pada orang-orang dengan kondisi tertentu. Pasalnya, hal ini dikhawatirkan akan menurunkan efektivitas obat atau bahkan menimbulkan reaksi-reaksi yang bisa saja membahayakan tubuh. Kondisi-kondisi yang dimaksud meliputi:

  • Hipersensitivitas kandungan obat
  • Diabetes tipe 1 dan ketoasidosis

Sementara itu, penggunaan obat harus mendapat izin dari dokter apabila mengalami kondisi-kondisi berikut ini:

  • Riwayat pankreatitis
  • Gagal jantung menengah hingga serius
  • Gangguan fungsi hati
  • Gangguan fungsi ginjal
  • Hamil dan menyusui

Sebaiknya tanyakan terlebih dahulu pada apoteker maupun dokter sebelum menggunakan obat ini apabila Anda memiliki salah satu dari kondisi-kondisi tersebut.

2. Peringatan dan Perhatian Obat Alogliptin Lainnya

Sementara itu, peringatan dan perhatian lainnya yang harus diketahui sebelum mengonsumsi obat ini adalah sebagai berikut:

  • Jangan mengonsumsi obat apabila Anda juga sedang mengonsumsi obat-obatan yang berinteraksi dengan obat ini.
  • Hentikan penggunaan obat untuk sementara waktu jika dirasa mengalami sejumlah efek samping seperti infeksi saluran pernapasan atas, nasofaringitis, syok anafilaksis.
  • Jika gejala efek samping tak kunjung mereda dalam waktu yang cukup lama, segera periksakan diri ke dokter.
  • Beri tahu dokter apabila Anda sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, memiliki alergi obat, atau memiliki riwayat suatu penyakit.

Apakah Obat Alogliptin Aman bagi Ibu Hamil dan Menyusui?

Obat ini menurut United States Food and Drug Administration (USFDA) masuk ke dalam kategori B untuk tingkat keamanan penggunaan bagi wanita hamil dan menyusui. Kategori B merujuk pada jenis obat-obatan yang berdasarkan penelitian dengan objek hewan, terbukti aman.

Akan tetapi, belum ada studi terkontrol pada manusia untuk memastikan apakah efek yang sama juga berlaku. Oleh karena itu, Anda yang sedang hamil dan menyusui sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi obat ini.

Interaksi Obat Alogliptin

Obat ini akan berinteraksi jika digunakan bersamaan dengan sejumlah jenis obat-obatan tertentu. Interaksi yang terjadi berdampak pada menurunnya efektivitas kinerja obat maupun menimbulkan reaksi-reaksi tertentu pada tubuh.

Obat-obatan yang berinteraksi dengan alogliptin antara lain sebagai berikut:

  • Metformin
  • Pioglitazone
  • Metoprolol
  • Propranolol

Selain obat-obatan tersebut, mungkin masih ada jenis obat lainnya yang akan berinteraksi dengan obat ini apabila digunakan secara bersamaan. Sampaikan pada apoteker atau dokter apabila Anda juga sedang mengonsumsi obat-obatan tersebut maupun obat-obatan lainnya agar bisa mencarikan alternatif obat pengganti yang lebih aman untuk dikonsumsi.

Efek Samping Obat Alogliptin

Obat alogliptin dapat menimbulkan efek samping walaupun jarang terjadi. Efek samping obat yang dimaksud adalah sebagai berikut:

  • Sakit perut
  • Sembelit
  • Sakit kepala
  • Gangguan ginjal
  • Infeksi saluran pernapasan atas
  • Nasofaringitis
  • Gatal
  • Ruam
  • Angioedema
  • Syok anafilaksis

Gejala efek samping biasanya akan mereda setelah beberapa saat. Akan tetapi, segera kunjungi dokter apabila gejala yang dirasakan tak kunjung mereda setelah beberapa lama guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dokter akan menentukan apakah kemunculan gejala tersebut terkait dengan penggunaan obat atau bukan. Jika ya, dokter bisa menyarankan Anda untuk menghentikan penggunaan obat dan mencarikan obat alternatif yang lebih aman untuk dikonsumsi.

Dosis Obat Alogliptin

Alogliptin masuk ke dalam kategori obat keras. Penggunaan obat HARUS dengan resep dokter. Berikut ini adalah informasi mengenai aturan dosis obat yang perlu Anda ketahui.

1. Dalam Bentuk Apa Obat Alogliptin Tersedia?

Obat ini tersedia dalam bentuk cairan suntik dan tablet oral. Obat dapat diperoleh di apotek dan toko obat setelah mendapat resep dari dokter.

2. Dosis Obat Alogliptin

Berikut aturan dosis umum untuk obat alogliptin:

  • Dewasa: 25 mg @ 1 kali per hari.

Dosis obat bisa saja berbeda, tergantung dari keputusan dokter dengan memerhatikan kondisi. Pastikan untuk mengonsumsi obat sesuai dengan dosis dari dokter. Penggunaan obat yang tidak sesuai dosis bisa saja menimbulkan reaksi tubuh yang berbahaya.

Cara Pemakaian Obat Alogliptin

Gunakan obat dengan benar agar efektivitasnya terasa, pun menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti overdosis. Berikut ini adalah petunjuk atau cara pakai obat yang perlu Anda ketahui dan pahami:

  • Pastikan obat dalam keadaan baik dari segi kemasan maupun fisik obat itu sendiri.
  • Minumlah obat sesuai dengan dosis.
  • Pastikan penggunaan obat sesuai dengan dosis yang telah ditetapkan oleh dokter.
  • Imbangi penggunaan obat dengan minum air putih yang banyak, olahraga, menghindari makanan yang tinggi gula.
  • Jika dalam kurun waktu beberapa minggu (penggunaan maksimal) kondisi Anda tidak juga membaik, segera periksakan diri Anda ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut guna mencari tahu penyebab serta langkah medis apa yang selanjutnya harus diambil.

Petunjuk Penyimpanan Obat Alogliptin

Obat ini harus disimpan pada tempat yang benar untuk agar kualitas obat tetap terjaga. Berikut adalah petunjuk penyimpanan obat yang perlu Anda terapkan:

  • Simpan obat di tempat bersuhu 20-25 derajat celcius.
  • Hindari menyimpan obat pada tempat lembap.
  • Hindari menyimpan obat pada tempat yang terpapar sinar matahari langsung.
  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
  • Obat ini memiliki masa kedaluwarsa. Segera buang obat apabila sudah memasuki masa kedaluwarsa.

 

  1. Alogliptin. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/alogliptin?mtype=generic  (accessed on 20 December 2020)
  2. Alogliptin Oral. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-163392/alogliptin-oral/details (accessed on 20 December 2020)
  3. Alogliptin. https://www.nhs.uk/medicines/alogliptin/ (accessed on 20 December 2020)
  4. Pregnancy Safety Guide. https://www.mims.com/indonesia/viewer/html/pregdef.htm (accessed on 20 December 2020)

 


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi