DoktetSehat.Com – Allergen obat apa? Allergen adalah obat dengan kandungan Chlorpheniramine Maleate (CTM). CTM sendiri merupakan obat golongan antihistamin. Obat ini digunakan untuk mengatasi gejala alergi.

obat-allergen-doktersehat

Ketahui selengkapnya tentang Allergen mulai dari manfaat, dosis, efek samping, dan lainnya melalui artikel ini!

Rangkuman Informasi Obat Allergen

Nama Obat Allergen
Kandungan Obat Chlorpheniramine Maleate (CTM)
Kelas Terapi Obat Antihistamin
Kategori Obat bebas
Manfaat Obat Mengatasi reaksi alergi
Kontraindikasi Hipersensitivitas
Sediaan Obat Kaplet (Kapsul tablet)

Cara Kerja Obat Allergen

Allergen adalah obat dengan kandungan CTM yang merupakan obat golongan antihistamin. Cara kerja obat ini adalah dengan menghambat kerja senyawa histamin yang dihasilkan oleh tubuh selama reaksi alergi. Dengan menghambat senyawa histamin, obat ini membantu meringankan gejala alergi.

Manfaat Allergen

Secara umum kegunaan Allergen adalah untuk mengatasi gejala alergi. Gejala yang dimaksud dapat meliputi:

  • Ruam
  • Mata berair
  • Mata, hidung, tenggorokan gatal
  • Batuk
  • Bersin

Dosis Allergen

Allergen hadir dalam sediaan kaplet (kapsul tablet) dengan setiap kapletnya mengandung 4 mg Chlorpheniramine Maleate. Dosis yang diberikan dapat menyesuaikan kondisi dan kebutuhan pasien.

Berikut adalah dosis Allergen yang disarankan:

  • Dewasa: 1 tablet, diberikan 3-4 kali sehari
  • Anak usia 6-12 tahun: ½ tablet, diberikan 3-4 kali sehari.
  • Anak usia 2-6 tahun: ¼ tablet, diberikan 3-4 kali sehari.

Dosis di atas adalah dosis yang disarankan. Dosis dapat berubah sesuai dengan kebutuhan dan kondisi pasien. Jangan pernah mengganti dosis tanpa berdiskusi dengan dokter maupun apoteker sebelumnya.

Petunjuk Penggunaan Allergen

Penggunaan obat Allergen sebaiknya digunakan sesuai dengan aturannya. Berikut adalah petunjuk penggunaan Allergen:

  • Obat ini dapat diberikan bersamaan atau tidak bersamaan dengan makanan.
  • Gunakan obat Allergen sesuai dengan dosis yang disarankan.
  • Gunakan obat ini di waktu yang sama setiap harinya.
  • Apabila dosis terlewat, segera konsumsi obat ini saat ingat atau ambil dosis selanjutnya apabila waktunya sudah terlalu dekat dengan dosis selanjutnya.
  • Jika tidak sengaja menggunakan obat ini melebihi dosis yang disarankan, segera konsultasikan dengan dokter.

Petunjuk Penyimpanan Allergen

Simpan obat Allergen sesuai dengan petunjuk penyimpanannya untuk mencegah obat rusak dan efektivitasnya menurun. Berikut adalah petunjuk penyimpanan Allergen yang harus diperhatikan:

  • Simpan obat Allergen pada suhu di bawah 30°C.
  • Simpan obat Allergen di tempat kering dan tidak lembap, jangan simpan di kamar mandi.
  • Hindari obat Allergen dari cahaya atau sinar matahari langsung.
  • Hindari obat Allergen dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.
  • Jika obat sudah memasuki masa expired, jangan buang obat sembarangan, diskusikan dengan apoteker tentang petunjuk pembuangan obat ini.

Efek Samping Allergen

Setiap obat berpotensi menimbulkan efek samping, begitu juga dengan Allergen. Berikut adalah berbagai efek samping Allergen yang mungkin timbul:

  • Mengantuk
  • Pusing
  • Sembelit
  • Sakit perut
  • Penglihatan kabur
  • Mulut, hidung, atau tenggorokan kering
  • Perubahan suasana hati
  • Kesulitan buang air kecil
  • Detak jantung tidak teratur
  • Kejang
  • Reaksi alergi

Efek samping yang terjadi pada setiap orang mungkin berbeda-beda. Efek samping dapat terjadi akibat penggunaan obat berlebihan, interaksi obat, penggunaan jangka panjang, atau karena kondisi tertentu dari pasien.

Jika Anda merasakan gejala efek samping serius atau reaksi alergi, segera hentikan penggunaan obat Allergen dan konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut dan hentikan penggunaan obat.

Interaksi Obat Allergen

Interaksi obat dapat terjadi ketika Allergen digunakan bersama dengan jenis obat-obatan lain tertentu. Interaksi obat menyebabkan efektivitas obat menurun dan dapat meningkatkan potensi terjadinya efek samping.

Berikut adalah beberapa jenis obat yang sebaiknya tidak digunakan bersamaan dengan Allergen:

  • Alprazolam
  • Cetirizine
  • Diphenhydramine
  • Duloxetine
  • Dextromethorphan
  • Diphenhydramine
  • Hydrocodone
  • Paracetamol

Daftar di atas kemungkinan bukan merupakan daftar lengkap. Beri tahu dokter apabila Anda sedang mengonsumsi atau belakangan mengonsumsi obat-obatan tertentu termasuk obat resep, non-resep, hingga obat herbal.

Penggunaan obat-obatan di atas bersamaan dengan Allergen masih mungkin dilakukan jika memang dibutuhkan. Dokter akan menyesuaikan penggunaan dan dosis untuk menurunkan risiko dari interaksi obat.

Konsumsi alkohol juga dapat menyebabkan interaksi obat, maka sebaiknya dihindari. Diskusikan juga dengan dokter tentang jenis makanan atau minuman yang sebaiknya dihindari selama penggunaan obat Allergen untuk menghindari interaksi obat.

Peringatan dan Perhatian Allergen

Allergen termasuk ke dalam golongan obat bebas yang penggunaannya tidak harus melalui resep dokter. Meskipun begitu, obat ini harus tetap digunakan dengan hati-hati dan sesuai dengan petunjuk penggunaannya.

Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan Allergen:

  • Jangan gunakan obat ini pada pasien yang hipersensitif terhadap Chlorpheniramine Maleate dan komponen lain yang terkandung dalam obat Allergen. Hati-hati apabila memiliki riwayat alergi obat-obatan sejenis.
  • Hati-hati penggunaan pada pasien yang memiliki kondisi seperti gangguan kardiovaskular, gangguan hati, gangguan ginjal, asma, dan penyakit paru obstruktif kronis.
  • Obat ini dapat memberikan efek samping seperti mengantuk atau kaburnya penglihatan. Tidak disarankan untuk berkendara atau mengoperasikan mesin setelah mengonsumsi obat ini.
  • Efek samping seperti mengantuk, pusing, kebingungan, sembelit, dan kesulitan buang air kecil mungkin dapat menjadi lebih kuat ketika obat ini digunakan oleh lansia.
  • Efek samping juga dapat lebih kuat pada pemberian obat ini untuk anak-anak.
  • Obat ini dapat digunakan selama kehamilan hanya jika tidak ada pilihan obat lain yang dapat digunakan. Diskusikan dengan dokter tentang manfaat dan risiko penggunaan obat ini selama kehamilan.
  • Obat ini dapat masuk melalui ASI, diskusikan dengan dokter sebelum menggunakan obat ini apabila Anda sedang dalam masa menyusui.

 

Informasi kesehatan ini telah ditinjau oleh dr. Jati Satriyo.

 

Sumber:

  1. Drugs.com. Chlorpheniramine Drug Interactions. https://www.drugs.com/drug-interactions/chlorpheniramine.html. (Diakses 8 Desember 2019).
  2. PIONAS BPOM. Allergen. http://pionas.pom.go.id/obat/allergen. (Diakses 8 Desember 2019).
  3. PIONAS BPOM. KLORFENIRAMIN MALEAT. http://pionas.pom.go.id/monografi/klorfeniramin-maleat. (Diakses 8 Desember 2019).
  4. WebMD. Chlorpheniramine Maleate. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-4156/chlorpheniramine-oral/details. (Diakses 8 Desember 2019).