Alinamin F – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

efek-samping-alinamin-f-doktersehat
Photo source: Uauction4.uamulet.com

DokterSehat.Com – Alinamin F obat apa? Alinamin F adalah sejenis suplemen yang mengandung Piridoksin Hidroklorida, Riboflavin, dan Tiamin. Monografi yang terkandung di dalam obat Alinamin F merupakan jenis vitamin B. Piridoksin adalah vitamin B6, riboflavin adalah vitamin B2, dan Tiamin merupakan vitamin B2.

Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut tentang indikasi alinamin f, kontraindikasi alinamin f, bentuk sediaan alinamin f, manfaat alinamin f, dosis alinamin f, dan efek samping alinamin f.

  • Nama: Alinamin F
  • Kelas Terapi: Vitamin B
  • Monografi Obat: Piridoksin Hidroklorida, Riboflavin, dan Thiamin

Indikasi Alinamin F

Obat Alinamin F digunakan untuk memenuhi asupan vitamin B kompleks terutama vitamin B1 (tiamin), vitamin B2 (riboflavin), dan vitamin B6 (piridoksin). Suplemen vitamin B diperlukan jika terjadi peningkatan kebutuhan energi. Alinamin f bisa dikonsumsi untuk mengatasi penyakit beri-beri dan neuritis.

Selain itu, ibu hamil, ibu menyusui, dan juga untuk menambah energi sebelum proses melahirkan. Suplemen ini juga cocok bagi orang yang mengalami gangguan pencernaan seperti diare juga membutuhkan untuk minum alinamin f. Kekurangan vitamin B6 yaitu piridoksin bisa terjadi selama terapi isoniazid.

Baca juga: 3 Suplemen Tambahan yang Dibutuhkan Tubuh Agar Tetap Segar

Kontraindikasi Alinamin F

Alinamin F memiliki kontraindikasi bagi orang-orang yang memiliki alergi terhadap kandungan alinamin f. Janganlah mengonsumsi alinamin f apabila Anda alergi terhadap vitamin B kompleks, terutama vitamin B1, B2, dan B6. Segeralah mencari bantuan medis terdekat apabila Anda merasakan tanda-tanda reaksi alergi.

Bentuk Sediaan Alinamin F

Ada dua jenis bentuk sediaan Alinamin F yang beredar di pasaran. Bentuk sediaan yang banyak digunakan adalah alinamin f dalam bentuk tablet yang dikonsumsi secara oral. Alinamin F bentuk sediaan ini tersedia dalam kemasan tablet 50 mg.

Bentuk sediaan lain alinamin f adalah dalam bentuk injeksi. Alinamin F dalam bentuk injeksi juga digunakan untuk menambah energi dan mengatasi kekurangan vitamin B kompleks. Suplemen alinamin f bentuk sediaan injeksi tersedia dalam kemasan ampul 25 mg/10 mL.

Manfaat Alinamin F

Suplemen alinamin f memiliki beberapa manfaat yang bisa menunjang aktivitas dan kesehatan. Vitamin B1, B2, dan B6 di dalam alinamin f bermanfaat untuk meningkatkan energi bagi Anda yang sedang mengeluarkan banyak energi.

Manfaat alinamin f ini juga sangat dirasakan oleh para ibu hamil. Ibu hamil yang sedikit lagi akan menghadapi persalinan bisa menguatkan energi berkontraksi pada saat proses persalinan dengan mengonsumsi suplemen alinamin f.

Alinamin f ini juga memiliki manfaat hingga proses menyusui. Ibu menyusui sangat membutuhkan vitamin B kompleks yang juga diperlukan oleh bayi untuk tumbuh kembanganya.

Kandungan piridoksin yang sesuai dengan dosis bisa bermanfaat untuk mengatasi sindrom sebelum haid. Manfaat tiamin yang ada di dalam kandungan alinamin f berguna untuk mengatasi penyakit maple syrup urine  dan mitochondrial respiratory chain defects. 

Riboflavin bersama tiamin bisa untuk mengatasi asidosis laktat kongenital. Selain itu, kandungan riboflavin juga bisa untuk mengatasi asidemia glutarat dan kekurangan oksidase sitokrom.

Dosis Alinamin F

Dosis suplemen alinamin f dalam bentuk sediaan tablet adalah 1 tablet dalam sehari. Pengonsumsian alinamin f dilakukan setelah makan. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya iritasi lambung. Dosis alinamin f dalam bentuk sediaan injeksi adalah 1-2 ampul per hari.

Alinamin f harus disimpan dengan baik. Penyimpanan alinamin f memiliki perbedaan untuk kedua jenis bentuk sediaan. Alinamin f dengan bentuk sediaan tablet harus disimpan pada suhu di bawah 30 derajat celcius, sedangkan alinamin f intravena harus disimpan pada suhu di antara 25 hingga 30 derajat celcius.

Efek Samping Alinamin F

Alinamin f yang merupakan suplemen vitamin B kompleks tidak memberikan efek samping apa pun selama pemberian selalu mengikuti dosis yang dianjurkan dan tidak memiliki reaksi alergi atau hipersensitivitas terhadap vitamin B kompleks.

Baca juga: Jangan Asal, Ini 3 Kesalahan yang Kerap Terjadi saat Konsumsi Suplemen!

Jika pemberian piridoksin (vitamin B6) lebih tinggi dari dosis yang seharusnya maka akan terjadi overdosis. Overdosis piridoksin akan menyebabkan efek toksik dan beberapa masalah pada metabolisme, seperti hiperoksaluria.

Apabila Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi, seperti gatal-gatal, sesak napas, sakit kepala, bengkak pada bagian wajah, bibir, dan mata maka segeralah mencari bantuan medis terdekat untuk segera mendapatkan penanganan sebelum menimbulkan kondisi yang lebih parah lagi.