Aldisa Sr – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

efek-samping-aldisa-sr-doktersehat

DokterSehat.Com – Aldisa Sr obat apa? Aldisa Sr adalah obat yang mengandung dua kombinasi bahan aktif yaitu Loratadin dan Pseudoefedrin Sulfat. Kandungan tersebut membuat obat Aldisa Sr biasa digunakan untuk meredakan hidung yang tersumbat akibat rinitis alergi.

Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut tentang obat aldisa sr termasuk informasi tentang indikasi aldisa sr, kontraindikasi aldisa sr, bentuk sediaan aldisa sr, manfaat aldisa sr, dosis aldisa sr, dan efek samping aldisa sr.

  • Nama: Aldisa Sr
  • Kelas Terapi:   »
  • Nama Dagang Lain:
  • Monografi Obat:

Indikasi Aldisa Sr

Obat aldisa sr bisa diberikan kepada orang yang memiliki beberapa gejala. Beberapa gejala tersebut seperti bersin-bersin, hidung tersumbat, pruritus, rinorea, dan gejala lain yang terkait dengan rinitis alergi.

Pasien atau konsumen yang memerlukan efek dari Loratadin sebagai antihistamin dan Pseudoefedrin Sulfat sebagai dekongestan bisa menggunakan obat Aldisa Sr untuk mengatasi masalah atau gangguan yang sedang dialami.

Kontraindikasi Aldisa Sr

Ada beberapa kontraindikasi obat Aldisa Sr yang membuat konsumen atau pasien yang memiliki kontraindikasi tersebut tidak bisa menggunakannya. Obat Aldisa Sr memiliki kontraindikasi terhadap penderita yang alergi atau hipersensitif terhadap salah satu atau kedua kandungan obat Aldisa Sr.

Pasien atau konsumen yang memiliki tekanan darah tinggi dan stroke juga memiliki kontraindikasi terhadap obat Aldisa Sr. Kontraindikasi juga bisa terjadi terhadap orang-orang yang sedang mendapatkan terapi obat antidepresan tipe penghambat Monoamin Oksidase dan orang-orang yang peka terhadap obat simpatomimetik.

Bentuk Sediaan Aldisa Sr

Obat Aldisa Sr memiliki satu bentuk sediaan saja. Bentuk sediaan obat Aldisa Sr adalah berbentuk kapsul. Di dalam setiap kapsul mengandung Loratadin sebanyak 5 mg dan Pseudoefedrin Sulfat sebanyak 120 mg.

Manfaat Aldisa Sr

Obat Aldisa Sr memiliki beberapa manfaat. Manfaat Aldisa Sr adalah untuk mengobati sumbatan pada hidung dan bersin-bersin. Selain itu, manfaat Aldisa Sr juga bisa mengobati pruritus, rinorea, dan gejala rinitis alergi lainnya.

Aldisa Sr juga memiliki manfaat untuk mengatasi sakit tenggorokan dan gatal pada hidung. Gejala lainnya seperti mata berair dan merah juga bisa diobati menggunakan obat Aldisa Sr. Akan tetapi, Anda bisa mendapatkan manfaat Aldisa Sr ini apabila mengonsumsi obat Aldisa Sr sesuai dengan dosis yang dianjurkan oleh dokter.

Dosis Aldisa Sr

Obat Aldisa Sr harus diminum sesuai dengan dosis yang tepat baik yang tertera pada kemasan maupun yang dianjurkan oleh dokter. Dosis Aldisa Sr untuk orang dewasa adalah 1 kapsul sebanyak 2 kali sehari. Anak-anak yang berusia di atas 12 tahun juga memiliki dosis Aldisa Sr yang sama seperti itu.

Efek Samping Aldisa Sr

Ada beberapa efek samping Aldisa Sr yang perlu Anda ketahui. Obat Aldisa Sr akan berdampak pada efek samping yang negatif apabila Anda tidak meminumnya sesuai dengan dosis yang tepat atau memiliki kontraindikasi terhadap obat Aldisa Sr.

Apabila Anda memiliki alergi terhadap kandungan Loratadin dan Pseudoefedrin Sulfat di dalam obat Aldira Sr maka akan terjadi efek samping berupa sesak napas, sakit kepala, mual, muntah, ruam, gatal-gatal, dan bengkak pada mata, bibir, atau wajah.

Efek samping Aldisa Sr yang umum terjadi di antaranya seperti mulut kering, sakit kepala, rasa kantuk, insomsia, dan lainnya. Hal-hal tersebut merupakan efek samping ringan yang biasa terjadi tetapi tetap harus diatasi dan diwaspadai.

Obat Aldisa Sr juga memiliki efek samping lain yang jarang terjadi. Beberapa efek samping Aldisa Sr yang jarang terjadi seperti perasaan gelisah, rasa haul, rasa mual, batuk, pusing, gatal-gatal, kelelahan, sakit perut, vertigo, ruam, nafsu makan bertambah, dan jerawat.

Selain itu, ada efek samping yang lebih serius seperti sakit mata, sakit telinga, hipertensi, hemoroid, masalah pada lidah, anoreksia, urtikaria, penurunan libido, hipoestesia, hiperkinesia, rinitis, faringitis, takikardia, atralagia, disfonia, dan bronkopasme.

Oleh karena itu, perhatikanlah dengan seksama dosis yang dianjurkan oleh dokter atau yang tertera pada label kemasan. Sebaiknya, Anda berkonsultasi lebih dulu dengan dokter Anda untuk memastikan bahwa Anda tidak memiliki kontraindikasi terhadap kandungan Loratadin dan Pseudoefedrin Sulfat yang ada di dalam obat Aldira Sr.

Selain itu, hentikanlah pengobatan dengan Aldira Sr apabila dalam tiga hari, gejala-gejala yang Anda alami tidak mengalami perubahan yang baik. Hentikan juga pengobatan apabila terjadi efek samping yang telah disebutkan.

 

 

Sumber:

  1. BPOM: Pusat Informasi Obat Nasional: http://pionas.pom.go.id
  2. Sanbe Farma. Aldisa Sr. https://www.sanbe-farma.com/public/product_brosur/Insert_ALDISA_SR.pdf