Terbit: 8 Januari 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: dr. Jati Satriyo

Acebutolol adalah obat untuk mengobati hipertensi atau tekanan darah tinggi dan jenis detak jantung tidak teratur. Ketahui acebutolol obat apa, fungsi obat, dosis obat, efek samping, dll.

Acebutolol: Fungsi, Dosis, Efek Samping, dll

Informasi Umum Obat Acebutolol

Berikut ini adalah informasi umum obat acebutolol, yaitu:

Nama Obat Acebutolol
Kandungan Obat Acebutolol
Kategori Obat Obat resep
Manfaat Obat Mengobati hipertensi dan aritmia
Sediaan Obat Kapsul
Harga Obat Rp659.123/50 kapsul @200 mg

Harga obat acebutolol mungkin berbeda di setiap apotik. Merek dagang obat ini adalah Sectral.

Acebutolol Obat Apa?

Acebutolol adalah obat untuk mengobati hipertensi atau tekanan darah tinggi dan jenis detak jantung tidak teratur atau disebut juga dengan aritmia, seperti kontraksi ventrikel prematur atau PVC.

Obat ini tersedia dalam bentuk kapsul dan merupakan jenis obat resep dokter. Acebutolol adalah obat yang termasuk dalam kelas obat beta-blocker. Obat golongan beta-blocker ini bekerja dengan memblokir reseptor tertentu untuk menjaga kerja jantung agar tetap normal.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Kids Baby - Advertisement

Fungsi Obat Acebutolol

Fungsi obat acebutolol adalah untuk memengaruhi kerja jantung dan sirkulasi darah melalui arteri dan vena. Berikut ini adalah manfaat obat acebutolol, yaitu:

  • Mengobati hipertensi atau tekanan darah tinggi pada orang dewasa
  • Mengobati aritmia atau kondisi detak jantung tidak teratur, termasuk kondisi kontraksi ventrikel prematur atau PVC
  • Membantu mengatasi infark miokard akut, yaitu kerusakan jantung karena kekurangan pasokan oksigen

Obat ini mungkin juga digunakan untuk indikasi atau terapi pengobatan lain. Harap ikuti penggunaan obat hipertensi sesuai dengan petunjuk dokter.

Baca Juga: Aritmia: Pengobatan dan Prosedur Penanganan

Cara Kerja Obat Acebutolol

Cara kerja obat hipertensi adalah dengan memblokir reseptor tertentu yang tidak diaktifkan oleh hormon di pembuluh darah dan jantung, seperti hormon adrenalin.

Pembuluh darah dan jantung akan menjadi normal dan rileks kembali setelah hormon ini diaktifkan sehingga dapat membantu melancarkan tekanan darah serta membuat detak jantung jadi normal kembali.

Tekanan darah tinggi adalah kondisi yang terjadi ketika pembuluh darah tegang atau mengencang sehingga kebutuhan oksigen meningkat. Obat hipertensi ini dapat membantu menurunkan detak jantung dan melancarkan pasokan oksigen di jantung.

Dosis Acebutolol

Berikut ini adalah panduan umum dosis obat hipertensi:

1. Mengatasi Hipertensi

Dosis obat acebutolol untuk mengatasi hipertensi pada orang dewasa (18-64 tahun) adalah:

  • Dosis Awal: Obat hipertensi 400 mg satu kali sehari, atau dosis 200 mg diminum dua kali sehari.
  • Dosis Lanjutan: Umumnya dokter akan menambah dosis hingga 600 mg diminum dua kali sehari.
  • Dosis Perawatan: Dosis untuk pemeliharaan adalah 400-800 mg per hari.

Obat ini tidak dianjurkan untuk anak-anak di bawah usia 17 tahun.

2. Mengatasi Aritmia

Dosis obat untuk mengatasi aritmia pada orang dewasa (18-64 tahun) adalah:

  • Dosis Awal: Obat 200 mg dua kali sehari.
  • Dosis Lanjutan: Umumnya dokter akan menambah dosis hingga 600 mg diminum dua kali sehari.
  • Dosis Perawatan: Dosis untuk pemeliharaan adalah 600-1.200 mg per hari.

Sementara itu, dosis obat untuk lansia akan disesuaikan dengan kondisi pasien. Umumnya, dosis untuk lansia tidak boleh lebih dari 800 mg per hari.

Baca Juga: 7 Buah Pencegah Hipertensi dan Stroke

Interaksi Obat Acebutolol

Obat ini akan berkurang khasiatnya apabila diminum bersamaan dengan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), seperti:

  • Diclofenac
  • Etodolac
  • Ibuprofen
  • Indomethacin
  • Ketorolac
  • Nabumetone
  • Naproxen

Interaksi obat ini juga dapat terjadi bila diminum bersamaan dengan obat dekongestan hidung, seperti:

  • Fenilefrin
  • Pseudoephedrine

Obat ini mungkin juga mungkin berinteraksi dengan obat, vitamin, atau suplemen lainnya.

Efek Samping Acebutolol

Berikut ini adalah kemungkinan efek samping obat hipertensi, yaitu:

  • Gangguan pernapasan
  • Tenggorokan dan lidah bengkak
  • Gatal-gatal
  • Ruam
  • Sesak dada
  • Detak jantuk lambat
  • Sakit kepala
  • Mual dan muntah
  • Diare
  • Gangguan tidur

Efek samping obat acebutolol yang paling berbahaya adalah gejala tekanan darah tinggi seperti sakit kepala parah, gangguan penglihatan, leher dan telinga berdebar-debar, sesak napas, dan detak jantung tidak teratur.

Baca Juga: 6 Tips Berolahraga bagi Penderita Hipertensi yang Paling Aman

Peringatan Obat Acebutolol

Berikut ini adalah peringatan obat hipertensi yang harus diperhatikan, terutama apabila Anda memiliki riwayat:

  • Asma
  • Diabetes
  • Gangguan pernapasan
  • Penyakit jantung
  • Gagal jantung
  • Gangguan tiroid
  • Penyakit ginjal
  • Penyakit hati

Penggunaan obat hipertensi untuk pasien yang memiliki riwayat penyakit tersebut dapat meningkatkan risiko interaksi obat dan efek samping. Selain itu, ibu hamil dan menyusui juga tidak dianjurkan untuk minum obat ini tanpa resep dokter.

Petunjuk Penyimpanan Acebutolol

Menyimpan obat di tempat yang benar akan berpengaruh pada kinerja obat. Berikut ini panduan cara menyimpan obat dengan benar agar tidak rusak:

  • Paparan cahaya, panas, air dan kelembapan dapat merusak kandungan obat.
  • Simpan obat-obatan Anda di tempat yang sejuk dan kering atau di bawah suhu 30°C.
  • Gunakan jarum dan alat suntik hanya sekali dan kemudian masukkan ke dalam wadah “benda tajam” anti-tusukan.
  • Anda dapat menyimpan obat di kotak obat khusus, kotak P3K, atau laci lemari.
  • Jauhi obat dari kompor, wastafel, dan semua peralatan panas.
  • Selalu simpan obat dalam wadah aslinya.
  • Jangan membuang obat sembarangan karena akan mencemari lingkungan.
  • Selalu simpan obat Anda di luar jangkauan dan di luar jangkauan anak-anak.
  • Tanyakan apoteker Anda tentang instruksi penyimpanan spesifik.

Bicaralah dengan dokter Anda terlebih dahulu sebelum Anda minum obat apapun untuk mengurangi risiko efek samping obat dan meningkatkan kerja obat untuk tubuh Anda.

Itulah pembahasan tentang acebutolol obat apa. Harap selalu konsultasi pada dokter sebelum Anda minum dosis obat apa pun. Semoga informasi ini bermanfaat.

 

  1. Multum, Cerner. 2019. AcebutololDrug. https://www.drugs.com/mtm/acebutolol.html. (Diakses pada 7 Desember 2019).
  2. University of Illinois-Chicago, Drug Information Group. 2018. AcebutololDrug, Oral Capsule. https://www.healthline.com/health/acebutolol-oral-capsule. (Diakses pada 7 Desember 2019).

/fusion_toggle]


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi