Terbit: 15 Agustus 2020 | Diperbarui: 7 September 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: dr. Ursula Penny Putrikrislia

Abdiflam adalah obat pereda nyeri dengan kandungan utama natrium diklofenak untuk mengatasi nyeri sendi, nyeri menstruasi, sakit gigi, dll. Ketahui Abdiflam obat apa, dosis, aturan penggunaan, efek samping, dll.

Abdiflam: Fungsi, Dosis, Aturan Pakai, Efek Samping, dll

Rangkuman Informasi Obat Abdiflam

 Nama Obat  Abdiflam
 Kandungan Obat  Natrium Diklofenak
 Kelas Obat  Antiinflamasi/obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS)
 Kategori Obat  Obat resep
 Manfaat Obat  Pereda nyeri untuk gejala ringan hingga sedang
 Kontraindikasi Obat  Hipersensitivitas terhadap Diklofenak atau obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) lain
 Sediaan Obat  Tablet salut enterik
 Harga Obat  Rp482/tablet

Harga obat Abdiflam mungkin berbeda di setiap apotek. Obat ini dapat dibeli di apotek dengan resep dokter dalam bentuk obat generik Natrium Diklofenak atau merek dagang lain.

Abdiflam Obat Apa?

Abdiflam adalah obat pereda nyeri yang dapat digunakan untuk mengatasi gejala nyeri ringan hingga sedang, seperti pembengkakan, peradangan, dismenore (nyeri saat menstruasi), demam terkait infeksi telinga, hidung atau tenggorokan (THT), nyeri pasca operasi, serta sakit gigi atau pasca operasi gigi.

Setiap kemasan Abdiflam memiliki kandungan utama natrium diklofenak. Obat ini juga dapat digunakan untuk mengatasi gejala nyeri sendi, artritis, osteoartritis, dan artritis reumatoid. Obat ini termasuk dalam kelas obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) dan hanya dapat digunakan dengan resep dokter.

Merek Dagang Abdiflam

Obat ini tersedia dalam obat generik Natrium Diklofenak. Sementara obat dengan kandungan zat aktif natrium diklofenak juga dipasarkan dengan merek dagang lainnya, seperti:

  • Aclonac
  • Alflam
  • Anuva
  • Araclof
  • Atranac
  • Bufaflam Emulgel
  • Cataflam Drops
  • Catanac
  • Deflamat-75 CR/Deflamat-100 CR
  • Dicloflam
  • Diflam
  • Divoltar
  • Exaflam
  • Fenavel
  • Flamigra
  • Flamsy
  • Flazen 50
  • Inflam
  • Kadiflam
  • Kaflam
  • Kalium Diklofenak Hexpharm
  • Kalium Diklofenak OGB Dexa
  • Kamaflam
  • Klotaren
  • Linac SR
  • Matsunaflam
  • Mirax
  • Nacoflar
  • Nadifen 25/Nadifen 50
  • Nadifen Eye Drops
  • Neurofenac
  • Nichoflam
  • Nilaren
  • Potaflam
  • Proklaf
  • Provoltar
  • Raost
  • Reclofen
  • Scanaflam
  • Scantaren
  • Valto/Valto Forte
  • Volmatik
  • Voltadex Emulgel
  • Voltadex/Voltadex Retard
  • Voltaren Emulgel
  • Voltaren Ophtha
  • Volten
  • Voren
  • Xepathritis
  • X-Flam

Merek dagang lain dari zat aktif natrium diklofenak tersedia dalam berbagai sediaan seperti intramuskular (cairan dengan pemberian melalui jarum suntik, tablet, obat topikal, dan ophthalmic (tetes mata). Sementara kemasan Abdiflam hanya tersedia dalam sediaan tablet.

Fungsi Obat Abdiflam

Kegunaan obat natrium diklofenak adalah untuk mengatasi nyeri ringan hingga nyeri sedang, termasuk:

  • Gejala inflamasi atau peradangan
  • Nyeri haid (dismenore)
  • Nyeri pascaoperasi
  • Sakit gigi
  • Sakit kepala
  • Asam urat
  • Pembengkakan
  • Demam
  • Nyeri sendi
  • Artritis
  • Osteoartritis
  • Artritis reumatoid
  • Nyeri akibat cedera traumatis

Obat ini mungkin digunakan untuk indikasi gejala nyeri tubuh lainnya yang belum tercatat dalam informasi ini.

Baca Juga: 25 Obat Nyeri Otot yang Bisa Anda Gunakan (Alami dan Medis)

Peringatan Obat Abdiflam

Harap perhatikan beberapa peringatan penting ini sebelum menggunakan obat yang mengandung zat aktif natrium diklofenak ini, sebagai berikut:

  • Beritahu dokter bila Anda memiliki riwayat alergi terhadap kandungan natrium diklofenak.
  • Beritahu dokter bila Anda memiliki riwayat alergi obat aspirin atau obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) lainnya.
  • Ini adalah obat keras, harap baca dengan teliti resep dokter atau petunjuk penggunaan obat ini.
  • Minum obat sesuai dengan dosis dan jadwal dari dokter, tidak kurang dan tidak lebih.
  • Bila Anda sedang hamil, menyusui, atau bila Anda sedang merencanakan kehamilan, mohon konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter apakah obat ini aman digunakan pada kondisi tersebut.
  • Obat ini dapat meningkatkan risiko stroke dan serangan jantung.
  • Obat ini tidak dapat digunakan untuk mengatasi nyeri pasca operasi bypass jantung.
  • Obat ini dapat meningkatkan risiko pendarahan lambung atau usus.
  • Orang tua harus menggunakan obat ini hanya berdasarkan dosis dan pemeriksaan dokter.
  • Obat ini hanya boleh digunakan untuk orang di atas 18 tahun.

Demi keamanan dan keselamatan Anda sebelum minum obat ini, beritahu dokter bila Anda mengalami riwayat medis berikut ini:

  • Penyakit jantung
  • Tekanan darah tinggi
  • Asma
  • Maag
  • Riwayat pendarahan perut
  • Penyakit liver
  • Penyakit Ginjal
  • Perokok

Konsultasi pada dokter tentang semua hal yang harus Anda ketahui sebelum menggunakan obat natrium diklofenak ini karena termasuk obat keras.

Interaksi Obat Abdiflam

Interaksi obat adalah reaksi yang terjadi bila Anda menggunakan dua obat atau lebih secara bersamaan. Hasilnya, kedua kandungan obat tersebut akan berinteraksi dan memicu efek samping.

Berikut ini interaksi obat Abdiflam bila diminum bersamaan obat lain:

  • Meningkatkan risiko ulserasi gastrointestinal, perforasi, atau perdarahan bila digunakan bersama dengan obat kortikosteroid lain.
  • Meningkatkan risiko hiperkalemia dan toksisitas ginjal bila digunakan bersama dengan obat penghambat ACE, diuretik, siklosporin, dan tacrolimus.
  • Meningkatkan risiko ulserasi gastrointestinal, perforasi, atau perdarahan bila digunakan bersama obat OAINS lain.

Obat natrium diklofenak memiliki risiko interaksi obat bila digunakan bersama obat lain, seperti:

  • Advil
  • Aleve
  • Ambien
  • Aspirin
  • Benadryl
  • Cymbalta
  • Suplemen minyak ikan omega 3
  • Flexeril
  • Gabapentin
  • Hydrochlorothiazide
  • Hydrocodone
  • Lisinopril
  • Lyrica
  • misoprostol
  • Motrin
  • naproxen
  • Nexium
  • Norco
  • Oxycodone
  • Paracetamol
  • Percocet
  • Prednisone
  • Singulair
  • Synthroid
  • Topamax
  • Tramadol
  • Trazodone
  • Tylenol
  • Suplemen Vitamin B12
  • Suplemen Vitamin C
  • Suplemen Vitamin D3
  • Xanax
  • Xarelto
  • Zyrtec

Jangan menggunakan dua obat atau lebih sembarangan. Beritahu dokter semua obat termasuk suplemen, vitamin, atau herbal lainnya yang sedang Anda gunakan.

Efek Samping Abdiflam

Berikut ini risiko efek samping obat Abdiflam yang mungkin terjadi:

  • Mual
  • Muntah
  • Kulit gatal dan ruam
  • Pusing
  • Kelelahan
  • Diare
  • Sakit perut
  • Perut kram atau kembung
  • Sembelit
  • Kulit pucat
  • Nyeri dada
  • Sesak napas
  • Penurunan berat badan

Daftar efek samping tersebut tidak mencantumkan semua efek samping karena setiap orang mungkin mengalami reaksi berbeda pada setiap obat. Segera hubungi dokter bila Anda mengalami efek samping serius.

Baca Juga: 12 Obat Penting di Kotak Obat – Obat Nyeri dan Demam: NSAID dan Aspirin

Dosis Obat Abdiflam

Berikut ini dosis obat Abdiflam untuk mengatasi nyeri:

  • Nyeri Akut: 50 mg dua kali sehari.
  • Nyeri Menstruasi: 50 mg dua kali sehari.
  • Migrain: 50 mg pada serangan migrain pertama. Dosis tambahan 50 mg setelah 2 jam bila migrain tidak sembuh. Dosis maksimal 200 mg sehari.
  • Nyeri Pasca Operasi: 50 mg dua kali sehari.
  • Nyeri Sendi: 50 mg dua kali sehari.

Dosis setiap orang berbeda-beda sesuai dengan gejala dan kondisi pasien. Informasi ini tidak menggantikan resep dokter. Sebaiknya konsultasi dengan dokter tentang dosis Abdiflam untuk mengatasi gejala nyeri lainnya dan sesuai dengan kondisi Anda.

Cara Pakai Abdiflam

Berikut ini cara pakai obat Abdiflam:

  • Baca aturan pakai sebelum minum obat ini.
  • Minum obat ini sebelum makan, setidaknya 1-2 jam sebelum makan.
  • Kemasan Abdiflam dalam sediaan tablet salut enterik tidak boleh digerus, dilarutkan, atau dihancurkan. Obat harus langsung ditelan dengan air putih.
  • Anda perlu konsultasi dengan dokter secara rutin bila ingin menggunakan obat ini dalam perawatan jangka panjang.
  • Gunakan sesuai dosis dari dokter.

Tanyakan kepada dokter jika Anda belum memahami instruksi penggunaan obat ini. Gunakan obat apapun sesuai dengan resep dokter untuk mengurangi risiko efek samping.

Petunjuk Penyimpanan Abdiflam

Ikuti petunjuk penyimpanan obat yang tepat, berikut ini:

  • Simpan obat-obatan pada suhu 20°C-25°C.
  • Sebaiknya simpan obat di kotak P3K khusus atau laci yang tertutup rapat.
  • Simpan obat pada kemasan aslinya.
  • Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak.
  • Jangan membuang obat sembarangan karena akan mencemari lingkungan.

Itulah pembahasan lengkap tentang kegunaan obat Abdiflam. Obat ini digunakan untuk mengatasi nyeri. Obat antiinflamasi ini termasuk dalam golongan obat keras dengan risiko efek samping serius.

 

  1. Drugs. 2020. Diclofenac. https://www.drugs.com/diclofenac.html. (Diakses pada 13 Agustus 2020).
  2. MIMS. 2020. Diclofenac. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/diclofenac?mtype=generic. (Diakses pada 13 Agustus 2020).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi