Benarkah Oatmeal Mampu Turunkan Kolesterol?

Doktersehat-makanan-untuk-asam-lambung

DokterSehat.Com– Kita tentu sering melihat iklan yang menyebutkan bahwa oatmeal adalah salah satu makanan paling sehat bagi sarapan. Kandungan di dalam makanan ini bahkan disebut-sebut mampu membantu proses penurunan berat badan dan kolesterol. Sebenarnya, apakah memang oatmeal mampu memberikan manfaat kesehatan ini?

Kebanyakan iklan ini menyebut kadar kolesterol bisa diturunkan karena di dalam oatmeal terdapat kandungan serat yang sangat tinggi. Hal ini ternyata memang sesuai dengan fakta medis. Hal ini berarti, kita memang bisa menjadikannya makanan sehat setiap hari jika ingin menurunkan kadar kolesterol tubuh.

Terdapat dua jenis serat yang biasa kita konsumsi, yakni serat larut dan serat tak larut. Serat larut bisa dicerna oleh bakteri di dalam usus sementara serat tak larut tidak dicerna oleh tubuh namun mampu membuat kotoran menjadi lebih lunak sehingga melancarkan pencernaan. Khusus untuk oatmeal yang kaya akan dedak gandum dan biji-bijian serelia, kandungan serat di dalamnya kebanyakan adalah serat tak larut.

Selain membuat kotoran menjadi lebih lunak, serat tak larut juga mampu menurunkan proses penyerapan kolesterol dari makanan yang kita konsumsi di dalam usus. Hal inilah yang akhirnya membuat risiko terkena serangan jantung dan stroke bisa ditekan dengan signifikan.

Menurut American Dietetic Association, ada baiknya kita mengonsumsi 25 hingga 35 gram serat per hari. Khusus untuk serat larut, ada baiknya mencapai 5 hingga 10 gram. Sayangnya, kebanyakan orang di seluruh dunia tidak mampu mencukupinya. Diharapkan, dengan mengonsumsi oatmeal secara rutin kita mampu memenuhi standar asupan serat yang direkomendasikan tersebut.

Selain oatmeal, kita juga bisa mengonsumsi makanan yang mampu menurunkan kadar kolesterol lain dari dalam tubuh seperti produk kedelai yang kaya akan protein sehat yang mampu menurunkan kadar kolesterol darah, kacang walnut, kacang almond, dan ikan laut. Kacang walnut dan kacang almond telah terbukti kaya akan asam lemak tak jenuh ganda yang mampu menyehatkan pembuluh darah. Sementara daging ikan kaya akan kandungan asam lemak omega 3 yang bisa menurunkan kadar trigliserida di dalam tubuh.