Terbit: 25 Juni 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: dr. Eko Budidharmaja

Nyeri sendi adalah kondisi umum yang mungkin pernah dirasakan oleh sebagian besar orang. Kondisi ini mengacu pada rasa nyeri, sakit, dan tidak nyaman di bagian sendi karena penyebab beragam. Ketahui gejala, penyebab, dan obat nyeri sendi di sini.

Nyeri Sendi: Gejala, Penyebab, Pengobatan, Pencegahan, dll

Apa Itu Nyeri Sendi?

Nyeri sendi adalah kondisi di mana ligamen, tendon, dan bursae di sekitar sendi mengalami peradangan sehingga menyebabkan rasa sakit dan ketidaknyamanan. Kondisi ini mungkin juga terjadi akibat tulang rawan di dalam sendi mengalami gangguan atau peradangan ringan.

Penyebab nyeri persendian berbeda-beda seperti radang sendi, infeksi, atau faktor kelelahan (overuse). Nyeri persendian adalah kondisi umum yang tidak membutuhkan perawatan medis serius, biasanya dapat diatasi dengan perawatan sederhana di rumah.

Gejala Nyeri Sendi

Sendi adalah penghubung antara tulang kerangka yang berfungsi untuk memudahkan Anda bergerak. Kondisi nyeri persendian umumnya akan membuat sendi terasa sakit, tidak nyaman, pegal, tegang, dan sulit digerakan. Bagian sendi yang umum mengalami nyeri persendian adalah:

  • Sendi siku
  • Sendi lutut
  • Sendi bahu
  • Sendi pinggul

Kondisi ini mungkin memengaruhi bagian sendi lainnya dengan gejala, meliputi:

  • Sendi bengkak
  • Sendi kaku
  • Sendi lemah
  • Sendi terkunci
  • Sendi merah

Anda mungkin akan sulit menggerakan tubuh Anda saat mengalami nyeri dan kekakuan sendi yang lebih parah atau nyeri yang didasari kondisi medis lain.

Kapan Harus ke Dokter?

Sebagian besar orang yang mengalami sendi kaku dan nyeri tidak perlu penanganan medis. Walaupun demikian, ada beberapa kondisi yang mengharuskan Anda untuk konsultasi ke dokter, seperti:

  • Sendi mengalami pembengkakan dan memerah.
  • Sendi terasa hangat saat disentuh.
  • Anda mengalami gejala nyeri persendian lebih dari 3 hari dan tidak sembuh dengan perawatan di rumah.
  • Nyeri diikuti dengan demam tinggi.
  • Gejala ini terjadi akibat cedera sendi parah.
  • Sendi sangat sakit dan nyeri saat digerakan.

Apabila Anda mengalami gejala hingga sendi sulit digerakan, maka segera hubungi dokter.

Penyebab Nyeri Sendi

Penyebab yang paling umum adalah radang sendi, termasuk osteoartritis (OA) dan rheumatoid arthritis (RA). Ketahui penyebab nyeri persendian lainnya, yaitu:

1. Osteoarthritis

Nyeri persendian akibat osteoarthritis terjadi akibat tulang rawan mengalami kerusakan. Tulang rawan di dalam sendi berfungsi sebagai bantalan atau peredam kejut pada sendi. Kondisi ini umum terjadi pada sendi di pergelangan tangan, tangan, lutut, dan pinggul.

2. Rheumatoid Arthritis

Rheumatoid arthritis dapat melemahkan sendi dan menyebabkan nyeri, radang, hingga penumpukan cairan di sendi. Kondisi ini diakibatkan oleh sistem kekebalan tubuh yang menyerang membran pelapis persendian.

3. Arthritis Akut

Arthritis akut juga dapat memengaruhi nyeri persendian. Kondisi ini umumnya diakibatkan oleh infeksi virus, gangguan sendi, dan arthritis gout akibat kenaikan asam urat yang memengaruhi persendian.

4. Arthritis Kronis

Kondisi ini juga dapat menyebabkan nyeri persendian. Penyebab arthritis kronis adalah rheumatoid arthritis, psoriatic arthritis, atau systemic lupus erythematosus pada orang dewasa. Selain sendi, arthritis kronis juga memengaruhi tulang belakang dan sekitar leher.

Penyebab nyeri persendian lainnya, termasuk:

  • Cedera atau luka
  • Efek kelelahan pada sendi
  • Infeksi tulang
  • Infeksi sendi
  • Radang tendon
  • Bursitis atau radang kandung lendir
  • Gout
  • Influenza
  • Hepatitis
  • Gondong
  • Kerusakan tulang rawan
  • Osteoporosis
  • Fibromyalgia, nyeri seluruh tubuh
  • Sarkoidosis, peradangan sel tubuh
  • Rakhitis, kelainan tulang akibat kekurangan vitamin D

Nyeri persendian yang paling umum disebabkan oleh cedera akibat kelelahan atau gerakan-gerakan yang menarik otot sendi dan membuat sendi kaku dan tegang.

Diagnosis Nyeri Sendi

Diagnosis nyeri persendian dilakukan dengan konsultasi riwayat kesehatan. Dokter akan bertanya seputar gejala sakit pada sendi Anda. Selanjutnya, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik.

Bila dibutuhkan, dokter akan melakukan pemeriksaan dengan X-ray sendi, pemeriksaan darah, mengukur tingkat peradangan, dan pemeriksaan penyakit autoimun tertentu. Apabila tidak dicurigai adanya kondisi medis lain yang mendasari nyeri persendian, maka pemeriksaan fisik dirasa cukup.

Cara Mengatasi Nyeri Sendi

Berikut ini beberapa cara mengatasi nyeri persendian secara alami:

1. Mandi Air Hangat

Mandi air hangat dapat menjadi solusi untuk mengatasi nyeri pada persendian. Mandi air hangat di pagi hari membantu Anda mengatasi sendi serta otot yang kaku dan tegang akibat kelelahan.

2. Kompres Air Dingin

Anda juga dapat menggunakan kompres air dingin untuk membantu meredakan pembengkakan atau peradangan pada sendi. Gunakan ice gel cool pack atau air dingin yang dicelupkan di kain dan aplikasikan pada sendi yang sakit.

3. Pijat

Cara mengatasi nyeri persendian selanjutnya adalah dengan pijatan lembut. Pijatan lembut dapat membantu merelaksasi tubuh dan mengurangi stres. Anda dapat menggunakan minyak esensial juga.

4. Akupuntur

Akupuntur dapat menjadi alternatif pengobatan nyeri persendian. Akupuntur adalah pengobatan tradisional Cina dengan teknik memasukan jarum-jarum kecil ke titik tekanan tubuh tertentu. Walaupun demikian, teknik akupuntur ini belum mendapat konfirmasi positif secara medis.

5. Olahraga

Jangan lupa untuk rajin olahraga untuk kesehatan tulang, otot, sendi, dan seluruh tubuh. Anda disarankan untuk melakukan latihan ringan seperti bersepeda, jalan kaki, lari pagi, atau berenang.

6. Gunakan Obat Nyeri Sendi Topikal

Gunakan obat topikal pereda nyeri atau obat antiinflamasi nonsteroid. Jenis obat bebas tersebut dapat membantu mengatasi nyeri, radang, dan pembengkakan.

Cara Mencegah Nyeri Sendi

Berikut ini beberapa cara mencegah nyeri persendian:

  • Minum susu atau produk olahan susu untuk mendapatkan asupan kalsium yang cukup untuk tulang, otot, dan sendi.
  • Berjemur di pagi hari agar mendapatkan asupan vitamin D alami untuk meningkatkan penyerapan kalsium di tubuh.
  • Pertahankan berat badan ideal untuk mengurangi risiko radang sendi.
  • Hindari cedera yang dapat memicu cedera otot, tulang, atau sendi.

Itulah pembahasan lengkap tentang penyebab, gejala, dan cara mengatasi nyeri persendian. Kondisi ini umumnya tidak berbahaya dan Anda dapat menyembuhkannya dengan mudah di rumah. Walaupun demikian, nyeri persendian dapat menjadi tanda awal radang sendi yang harus ditangani dengan serius.

 

  1. Spriggs Brenda, M.D., MPH, FACP. 2020. Natural Relief from Arthritis Pain. https://www.healthline.com/health/osteoarthritis/arthritis-natural-relief. (Diakses pada 25 Juni 2019).
  2. Shiel William Jr., MD, FACP, FACR. 2020. Joint Pain: Symptoms & Signs. https://www.medicinenet.com/joint_pain/symptoms.htm. (Diakses pada 25 Juni 2019).
  3. Fisher-Titus Healthy Living Team. 2018. 10 Tips to Prevent Joint Pain Later in Life. https://www.fishertitus.org/health/prevent-joint-pain. (Diakses pada 25 Juni 2019).
  4. O’Connell, Krista. 2019. What to Know About Joint Pain. https://www.healthline.com/health/joint-pain. (Diakses pada 25 Juni 2019).
  5. Villa-Forte , Alexandra MD, MPH. 2019. Joint Pain: Many Joints. https://www.merckmanuals.com/home/bone,-joint,-and-muscle-disorders/symptoms-of-musculoskeletal-disorders/joint-pain-many-joints. (Diakses pada 25 Juni 2019).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi