Terbit: 13 Agustus 2018 | Diperbarui: 7 Februari 2020
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Nyeri lutut seringkali dikaitkan dengan masalah asam urat. Akibat hal ini, setiap kali ada orang yang mengeluhkan nyeri lutut, maka mereka akan menganggapnya sepele karena berpikir jika hal ini pastilah disebabkan oleh asam urat saja.

Nyeri Lutut Selalu Disebabkan Oleh Asam Urat?

Padahal, dalam realitanya ada banyak sekali penyebab dari masalah nyeri lutut. Memang, seringkali hal ini terkait dengan asam urat, namun, bisa jadi hal ini disebabkan oleh penyakit lainnya yang tidak bisa disepelekan seperti pengapuran sendi atau osteoarthritis, rematik, infeksi pada persendian, hingga gangguan pada otot atau ligament lutut.

– Iklan –

Lantas, apa beda dari nyeri lutut yang disebabkan oleh asam urat dan dipicu oleh masalah kesehatan lainnya. Jika penderita nyeri lutut sudah berusia lanjut, maka ada kemungkinan hal ini disebabkan oleh masalah pengapuran sendi. Sementara itu, kasus asam urat bisa dialami oleh siapa saja, termasuk mereka yang berusia muda namun sering mengonsumsi makanan tidak sehat yang berimbas pada menumpuknya kadar kristal asam urat di dalam tubuh.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Darlie - Advertisement

Pengapuran sendi lebih sering terjadi pada sendi-sendi berukuran besar yang menyangga bobot tubuh seperti lutut dan pinggul. Sementara itu, asam urat lebih sering menyerang persendian lebih kecil seperti pergelangan tangan, pergelangan kaki, dan sendi pada jari. Nyeri yang dipicu oleh asam urat biasanya memicu peradangan sehingga disertai dengan pembengkakan, sensasi hangat, dan kemerahan.

Melihat adanya fakta ini, jangan mudah menyimpulkan bahwa nyeri lutut disebabkan oleh asam urat. Bisa jadi hal ini bisa dipicu oleh pengapuran sendi yang tentu harus segera ditangani dengan penanganan medis. Karena alasan inilah kita harus segera memeriksakan kondisi kesehatan ke dokter jika mulai sering mengalami nyeri lutut.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi