Alasan Nyamuk Suka Menggigit Ibu Hamil

hamil-digigit-nyamuk-doktersehat
Photo Source: Flickr/mliu92

DokterSehat.Com– Selain badan yang terasa jauh lebih berat dan keinginan untuk lebih sering beristirahat, ibu hamil juga cenderung lebih sering digigit nyamuk dibandingkan dengan orang-orang yang ada di sekitarnya. Hal ini tentu bisa memberikan sensasi tidak nyaman. Sebenarnya, apa sih alasan nyamuk lebih suka menggigit ibu hamil?

Nyamuk Suka Menggigit Ibu Hamil

Pakar kesehatan Joseph Conlon dari American Musquito Control Association menyebut nyamuk memang cenderung tertarik dengan ibu hamil. Hal ini disebabkan oleh napasnya yang berbeda dibandingkan dengan orang biasa.

“Ibu hamil lebih menarik bagi nyamuk karena saat mereka bernapas, lebih banyak karbondioksida yang dikeluarkan dibandingkan dengan orang lain. Selain itu, ibu hamil juga cenderung memiliki suhu tubuh yang lebih hangat. Hal ini membuat nyamuk lebih tertarik untuk mengisap darahnya,” ucap Conlon.

Mengapa ibu hamil cenderung mengeluarkan karbondioksida dalam jumlah yang lebih banyak? Pakar kesehatan menyebut hal ini terkait dengan berat badannya yang cenderung naik dengan signifikan. Hal ini berimbas pada peningkatan pernapasan. Selain itu, ibu hamil juga cenderung mengalami peningkatan suhu tubuh yang membuat zat volatile lebih banyak keluar dari kulit. Hal inilah yang kemudian menarik perhatian nyamuk.

Masalahnya adalah tidak semua nyamuk hanya menggigit dan mengisap darah. Dalam realitanya ada nyamuk yang membawa bibit penyakit layaknya demam berdarah atau malaria. Karena alasan inilah ibu hamil sangatlah disarankan untuk memakai baju berwarna cerah yang cenderung tidak disukai oleh nyamuk, memakai baju dan celana yang lebih panjang namun tidak panas, dan memakai pakaian yang lebih longgar.

Jika perlu, ibu hamil bisa memakai kelambu di tempat tidurnya. Jika ingin memakai obat nyamuk atau lotion anti nyamuk, sebaiknya berkonsultasi ke dokter karena bisa saja lotion ini kurang aman bagi kehamilan.

Cara Mencegah Gigitan Nyamuk

Selain dengan melakukan berbagai hal tersebut, ada beberapa hal lain yang bisa dilakukan demi mencegah gigitan nyamuk.

Berikut adalah berbagai hal yang perlu dilakukan tersebut.

  1. Memakai Bahan Alami Pengusir Nyamuk

Tak harus dengan memakai obat anti nyamuk dengan bahan kimia, kita juga bisa menggunakan bahan alami untuk mengusir nyamuk seperti dengan menggunakan daun serai, lavender, daun kemangi, hingga menempatkan kulit jeruk kering di dekat dengan tempat tidur atau tempat kita beraktivitas. Aroma dari bahan-bahan alami ini cenderung tidak disukai oleh nyamuk.

  1. Memastikan di Sekitar Rumah Tidak Ada Genangan Air

Nyamuk menyukai genangan air karena di tempat inilah mereka bisa berkembang biak. Karena alasan inilah sebaiknya kita lebih cermat dalam membersihkan lingkungan di sekitar rumah demi memastikan tidak ada air yang menggenang. Bak air di kamar mandi atau dapur juga sebaiknya kita tutup demi mencegah perkembangan nyamuk.

  1. Jangan Terlalu Banyak Menggantung Baju

Jika kita menumpuk banyak baju yang baru saja kita pakai di gantungan, maka baju-baju ini akan menarik perhatian nyamuk. Masalahnya adalah seringkali gantungan baju ini berada di lokasi yang dekat dengan tempat tidur atau tempat beraktivitas kita sehari-hari sehingga bisa membuat kita lebih mudah digigit nyamuk.

  1. Merapikan Tanaman

Meski terlihat sepele, tanaman yang tidak rapi atau tumbuh dengan liar di dekat rumah kita ternyata juga bisa menjadi sarang nyamuk. Pastikan untuk merapikannya, termasuk dalam hal memotong rumput agar tidak terlalu tinggi demi mencegah nyamuk berkembang biak.

  1. Membuang Sisa Kopi dan Teh

Ternyata, ampas kopi dan teh yang kita konsumsi bisa menarik perhatian nyamuk, lho. Pastikan untuk membuangnya di tempat sampah atau jauh dari rumah sehingga tidak menjadi sarang nyamuk.

 

Sumber:

  1. Friedman, Jennifer D’angelo. Why Pregnant Women Are So Tasty to Mosquitoes.com/pregnancy/my-body/pregnancy-health/why-pregnant-women-are-so-tasty-to-mosquitoes/. (Diakses pada 16 September 2019).