Terbit: 16 Juni 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Mana yang lebih Anda sukai sebagai makanan pokok saat lebaran, nasi, lontong atau ketupat? Ya, ketiga bahan makanan ini memang seakan menjadi hits saat lebaran.

Nasi, Lontong atau Ketupat, Lebih Sehat Mana saat Lebaran?

Meskipun bahan dasarnya sama-sama beras, namun citarasa dan tekstur yang dihasilkan dari ketiganya berbeda jauh.

Hal inilah yang membuat banyak orang menjadi memiliki kegemaran masing-masing akan ketiga makanan tersebut masing-masing. Lantas, jika ditilik dari sisi kesehatan, mana sih yang lebih sehat, nasi, lontong atau ketupat?

Cara masak dan persentase air yang membedakan kandungan gizi

Baik nasi, lontong maupun ketupat sama-sama memiliki perbedaan kandungan gizi yang sedikit banyak disebabkan karena perbedaan bahan serta persentase perbandingan penggunaan beras dan air.

Kondisi inilah yang membuat nasi, lontong dan ketupat memiliki cukup banyak perbedaan kandungan gizi saat lebaran.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Kids Baby - Advertisement

doktersehat-nasi-beras-memasak

Lazimnya lontong dan ketupat dimasak atau dikukus setelah beras dimasukkan dalam wadah daun. Wadah daun yang berisi beras tersebut tidak diisi penuh sehingga memberi ruang bagi beras untuk mengisi ruangan pada wadah daun.

Hal ini yang membuat kandungan air dalam lontong dan ketupat menjadi cukup banyak sehingga kandungan total kalori keduanya semakin sedikit.

Kondisi ini tentu berbeda dengan kandungan gizi pada nasi yang pada berat yang sama kandungan gizinya lebih padat karena kandungan air dalam nasi lebih rendah.

Perbedaan kandungan gizi nasi, lontong dan ketupat

Dari perbedaan yang telah disebutkan di atas, secara umum kita tentu telah bisa membayangkan bahwa total kandungan gizi yang paling padat ada pada nasi. Untuk lebih jelasnya yuk simak di bawah ini!

Kandungan gizi pada nasi

Dalam 100 gram nasi yang setara dengan ¾ centong, terdapat 180 kkal, 3 gram protein, 0,3 gram lemak dan 39,8 gram karbohidrat.

doktersehat-nasi-putih

Angka ini tentu cukup padat mengingat porsi yang kita peroleh cukup kecil yaitu di bawah satu centong.

Kandungan gizi lontong

Sedangkan pada lontong, 100 gram lontong yang setara dengan 1 buah utuh hingga 1 ¼ lontong ukuran sedang, terdapat kandungan gizi yang lebih rendah yaitu 144 kkal, 2,72 protein, lemak 0,82 gram dan karbohidrat 31,56 gram.

Angka ini tentu lebih rendah mengingat kandungan air pada lontong lebih banyak daripada nasi.

Kandungan gizi ketupat

Ketupat umumnya memiliki persentase kandungan air yang lebih besar karena beras yang diisi pada saat ketupat masih mentah hanya ¾ bagian saja.

Hal ini membuat dalam 100 gram ketupat yang setara dengan satu buah ketupat ukuran sedang, terdapat kandungan kalori sebesar 119 kkal, protein 1,4 gr, lemak 0,07 gr dan karbohidrat 27 gr.

Lalu, mana yang lebih sehat, nasi, lontong atau ketupat saat lebaran?

Sama-sama sebagai makanan pokok saat lebaran tiba, ketiganya tentu bisa dipilih saat lebaran. Akan tetapi ada baiknya Anda menentukan apa lauk yang akan Anda konsumsi terlebih dulu.

Jika Anda mengonsumsi menu khas lebaran yang kaya santan dan kalori, maka akan lebih baik jika Anda memilih bahan makanan pokok saat lebaran yang lebih rendah kalori, yaitu lontong atau ketupat.

doktersehat-manfaat-makan-ketupat

Photo Credit: Sham Hardy

Perhatikan bahwa porsi lontong atau ketupat akan memengaruhi kandungan gizinya, pastikan Anda mengonsumsi ketupat atau lontong dengan porsi yang sesuai dengan kebutuhan gizi Anda.

Tetap pastikan bahwa ketupat dan lontong bisa menjadi pengganti nasi yang tepat.

Meskipun rendah kalorinya, namun jika dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan maka tentu kandungan kalori pada lontong dan ketupat akan menjadi berlebihan, bukan?


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi