Terbit: 21 April 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Ketika anak beranjak dewasa, ia makin siap untuk menerima tanggung jawab yang makin besar. Salah satunya, anak sudah mampu untuk ditinggal di rumah sendirian. Mulai kapan anak aman untuk ditinggal di rumah sendirian?

Mulai Usia Berapa Anak Bisa Ditinggal di Rumah Sendirian?

Menurut para pakar, sebenarnya tidak ada aturan atau panduan khusus kapan anak bisa ditinggal di rumah sendirian. Hal ini tergantung dari banyak faktor, yaitu kondisi di sekitar rumah, karakter dan kepribadian anak, dan sebagainya. Di beberapa negara orang tua mulai berani menginggalkan anak di rumah sendirian rata-rata ketika anak-anak berumur di atas 10 tahun.

Kemandirian anak yang utama
Para pakar menyatakan bahwa faktor terpenting ketika mempercayakan urusan ini pada anak adalah kemandirian dan kematangan anak. Anak yang berusia 10 tahun namun bertanggung jawab dan sangat mandiri lebih bisa dipercaya di rumah sendirian dibanding dengan anak berusia 15 tahun namun ceroboh.

Yang perlu diperhatikan ketika meninggalkan anak di rumah sendirian
Sebelum memutuskan untuk meninggalkan anak sendirian di rumah, sebaiknya Anda memastikan anak benar-benar siap untuk, menerima tanggung jawab ini. Sebagai latihan, Anda bisa meninggalkannya ketika Anda pergi berbelanja atau ketika sedang menghadiri acara khusus. Beberapa hal yang perlu Anda perhatikan antara lain:

1. Pastikan anak tahu kemana harus menghubungi Anda
Ketika meninggalkan anak sendirian di rumah, bukan tidak mungkin terjadi hal-hal yang tidak dipahami si kecil sehingga ia butuh bantuan Anda. Karena itu pastikan anak Anda tahu kemana harus menghubungi Anda jika harus menangani hal-hal penting atau darurat.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Family Fest - Advertisement

2. Ajarkan anak untuk waspada pada orang asing
Anda perlu menegaskan pada anak bahwa mereka sebaiknya tidak membukakan pintu untuk orang lain dan selalu mengunci pintu atau gerbang. Bahkan jika perlu tidak mengangkat telepon rumah atau nomer asing yang menghubungi ke ponsel.

3. Jauhkan anak dari potensi bahaya
Jika anak sudah cukup mampu mengoperasikan peralatan rumah tangga seperti kompor atau pisau, maka anak dianggap aman untuk ditinggal di rumah sendirian. Namun jika belum, sebaiknya tunda dulu keperluan Anda untuk meninggalkan anak di rumah.

Nah, bagaimana Mom? Apakah si kecil sudah bisa Anda tinggal sendirian di rumah?


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi