Terbit: 5 Desember 2019 | Diperbarui: 6 Desember 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Puasa tahun ini jatuh pada musim kemarau yang cukup panas saat siang hari dan dingin saat malam hari. Dua perbedaan suku yang terjadi saat siang dan makam membuat tubuh sedikit mengalami gangguan khususnya mereka yang memiliki daya tahan tubuh rendah.

Mudik yang Aman dan Sehat Saat Terkena Batuk dan Pilek

Akibat penurunan daya tahan tubuh inilah, penyakit khas musim panas seperti batuk dan pilek kerap muncul dan mengganggu puasa. Anda akan sering lemas, demam, hingga tidak nyaman karena banyak dahak dan ingus yang diproduksi oleh tubuh.

Nah,  kalau batuk pilek tidak segera reda saat akan mudik bagaimana? Bolehkan mudik dalam kondisi batuk dan pilek? Jawabannya boleh, asal mengikuti beberapa syarat di bawah ini.

  1. Kondisi tubuh masih bisa aktif bergerak

Kalau ingin mudik ke kampung halaman, pastikan kondisi tubuh sedang alam kondisi yang cukup baik. Meski sedang flu dan batuk, tubuh masih bisa bergerak dengan aktif sehingga bisa pergi ke mana-mana dengan lebih mudah dan tidak ada kemungkinan terjadi pingsan karena tubuh yang terlalu lemas.

Apabila saat akan mudik tubuh mendadak drop dan sangat lemas, jangan memaksakan diri untuk langsung pulang. Minum obat dahulu lalu beristirahat selama beberapa saat sebelum akhirnya pergi mudik.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Darlie - Advertisement

  1. Selalu membawa obat

Mudik selalu bertepatan dengan minggu-minggu terakhir puasa. Untuk itu, Anda disarankan untuk tetap berpuasa dengan baik dari awal hingga akhir meski akhirnya harus mudik ke kampung halaman yang jauh sekali dari posisi sekarang.

Kalau Anda mudik dalam kondisi flu yang cukup buruk, jangan lupa untuk membawa obat yang bisa menyembuhkannya. Kalau Anda selalu membawa obat, selama perjalanan Anda akan selalu aman sehingga saat sampai rumah, kondisi tidak terlalu parah sehingga masih bisa segera disembuhkan dengan istirahat yang maksimal.

  1. Memenuhi kebutuhan makanan dan minuman

Saat sedang mudik ada dua hal yang bisa dijadikan pilihan. Pertama adalah puasa dan kedua tidak puasa. Anda bisa puasa selama kondisi tubuh tetap baik dan bisa melakukan apa saja dengan mudah.

Kalau kondisi tubuh justru turun cukup signifikan, lebih tidak melakukan puasa saja. Penuhi semua kebutuhan kalori harian agar tetap kuat selama perjalanan. Selanjutnya minumlah 8 gelas air setiap harinya agar tidak mudah sekali lemas di jalan dan dehidrasi yang cukup akut terjadi.

  1. Selalu memakai masker

Karena mudik dengan kendaraan umum cukup berbahaya kalau Anda memiliki batuk dan pilek, usahakan untuk tetap memakai masker. Masker akan melindungi Anda dari udara kotor yang masuk melalui hidung dan mulut.

Selama udara yang masih tetap bersih, batuk dan pilek yang terjadi pada Anda tidak akan semakin parah. Anda juga tidak akan terlalu sering batuk dan produksi ingus tidak berlebihan sehingga istirahat tidak terganggu.

  1. Istirahat yang cukup

Lakukan istirahat dengan baik saat mudik. Usahakan untuk lebih banyak tidur di dalam kendaraan umum atau mungkin kendaraan pribadi. Jangan terlalu banyak bermain gadget kalau ingin segera mendapatkan kantuk dan beristirahat.

Oh ya, beberapa obat untuk batuk dan pilek juga memiliki efek kantuk yang membantu Anda beristirahat. Minum secara rutin atau saat sahur dan berbuka dan selanjutnya lakukan istirahat dengan lebih aman dan nyaman.

Kalau Anda tidak istirahat dengan nyaman, kondisi tubuh akan semakin turun. Begitu sampai kampung halaman, Anda malah jadi sakit.

Semoga pas mudik tahun ini Anda tidak sedang flu dan batuk ya. Mari jalani mudik dengan menyenangkan tanpa melupakan kesehatan.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi