Terbit: 5 Juni 2018 | Diperbarui: 6 Juni 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Di Indonesia ada dua tipe pemudik yang setiap tahun melakukan tradisinya. Pertama adalah mereka yang suka menggunakan kendaraan pribadi. Kedua adalah mereka yang suka menggunakan kendaraan umum.

7 Tips Mudik yang Aman dan Nyaman dengan Kendaraan Umum

Pemudik pertama lebih suka menggunakan kendaraan pribadi karena bisa lebih hemat selama perjalanan. Selain itu dengan kendaraan pribadi, mereka juga bebas berhenti di mana saja kalau merasa capai.

Pemudik kedua lebih memilih menggunakan kendaraan umum karena tidak mau lelah karena harus menyetir. Selain itu, berkendara pada jalanan yang ramai juga berisiko terjadi kecelakaan.

Nah, di antara dua jenis pemudik di atas, Anda termasuk tipe yang mana? Kalau tipe kedua, coba simak tips di bawah ini.

  1. Pilih tanggal keberangkatan yang tepat

Pilih tanggal keberangkatan yang tepat. Kalau menggunakan kendaraan umum jangan berangkat mepet dengan Lebaran. Maksimal H-4 atau H-3 harus sudah berangkat ke kampung halaman agar tidak ada gangguan selama perjalanan seperti pacet panjang kalau menggunakan bus.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Family Fest - Advertisement

Selain memilih tanggal yang tepat, pilih juga alat transportasi yang tepat. Kalau Anda tidak nyaman dengan bus bisa menggunakan pesawat atau kereta api.

  1. Jangan membawa banyak barang

Mudik dengan kendaraan umum tidak sama dengan kendaraan pribadi. Kalau menggunakan kendaraan umum Anda akan kesulitan menyimpan barang-barang dan saat membawanya akan berat. Oleh karena itu, bawa barang seadanya saja asal bisa sampai rumah dengan selamat.

  1. Jangan membawa barang berharga

Selain jangan membawa banyak barang seperti oleh-oleh, Anda juga tidak disarankan untuk membawa barang berharga. Bawalah barang-barang yang memang perlu. Anda tidak perlu membawa kamera mahal, laptop, atau mengenakan perhiasan karena bisa berbahaya kalau dilihat pencopet.

  1. Bawa uang tunai secukupnya

Mudik dengan menggunakan kendaraan pribadi sangat berbahaya,jadi jangan membawa uang tunai terlalu banyak. Sebisa mungkin letakkan uang tunai di banyak tempat, sehingga saat salah satu uang hilang Anda bisa menggunakan uang yang lain. Lebih baik bawa kartu pembayaran non tunai kalau Anda butuh melakukan transaksi pembelian.

  1. Bawa obat-obatan pribadi

Mudik saat puasa biasanya rawan sekali terjadi sakit. Oleh karena itu, selalu bawa obat-obatan pribadi yang Anda miliki. Masukkan semuanya ke dalam tas agar saat mudik terbawa dan bisa digunakan sesuai dengan kebutuhan.

Oh, ya, Anda juga disarankan untuk membawa masker selama perjalanan. Dengan menggunakan masker, Anda bisa melindungi tubuh dari kotoran yang terbang terbawa angin. Selama perjalanan Anda tidak akan terkena flu atau gangguan pernapasan lainnya.

  1. Bawa perbekalan yang cukup

Bawa perbekalan yang cukup saat sedang mudik, apalagi jika kemungkinan besar Anda akan sahur di jalan. Oleh karena itu, bawa perbekalan seperti air mineral dan juga kue kering atau roti untuk sahur.

Sebisa mungkin saat perjalanan tubuh tetap terisi dengan energi. Dengan begitu, sejauh apa pun jarak yang ditempuh Anda tidak akan mengalami gangguan.

  1. Selalu waspada dengan kondisi sekitar

Selalu waspada dengan kondisi sekitar. Awasi tas dan juga barang yang dibawa selama perjalanan. Usahakan untuk mudik bersama banyak orang agar pengawasan bisa dilakukan dengan lebih baik dan saling mengawasi.

Mudik dengan banyak orang juga bisa membuat Anda merasa tidak bosan di jalanan. Meski jaraknya jauh, mudik  tetap akan terasa menyenangkan.

Semoga ulasan tentang mudik di atas bisa Anda gunakan sebagai rujukan sebelum memesan tiket bus, kereta, atau mungkin pesawat.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi