Mudah Marah Tanda Sudah Terkena Hipertensi?

doktersehat-gangguan-kepribadian-ambang
pic credit: petras gagilas

DokterSehat.Com– Ada sebuah mitos yang dipercaya oleh masyarakat yakni mereka yang mudah tersulut emosinya biasanya sudah terkena masalah tekanan darah tinggi. Bagaimanakah pendapat pakar kesehatan mengenai hal ini?

Pakar kesehatan dr. Arieska Ann Soenarta, SpJP, FIHA yang berasal dari Indonesian Society of Hypertension (InaSH) menyebutkan bahwa hingga saat ini, belum ada penelitian yang membuktikan bahwa mereka yang mudah marah pasti mengidap hipertensi. Hanya saja, orang yang sering marah memang cenderung mudah meningkatkan tekanan darah dalam tubuhnya. Hal ini disebabkan oleh saat marah-marah, maka tubuh akan memproduksi hormon adrenalin dalam jumlah yang lebih banyak. Hal ini akan membuat pembuluh darah menciut dan akhirnya meningkatkan tekanan darah. Hal yang sama terjadi saat seseorang terkejut dimana tekanan darah dalam tubuhnya juga akan naik setelah kaget.

Pakar kesehatan lainnya, Dr. dr. Yuda Turana, SpS juga menyebutkan hal yang sama. Jika kita sering marah atau berada dalam kondisi emosi yang tinggi dalam jangka waktu yang lama, maka hal ini bisa meningkatkan tekanan darah dengan signifikan. Hal ini berarti, bukannya hipertensi yang menyebabkan seseorang lebih mudah marah, namun kebiasaan mudah marahlah yang memicu datangnya masalah kesehatan ini.

Untuk mencegah datangnya hipertensi, dr. Arieska menyarankan kita untuk menerapkan pola makan yang lebih sehat, khususnya dalam menurunkan asupan makanan berlemak dan garam. Selain itu, lakukanlah olahraga setidaknya 30 menit dalam sehari dan lakukan pemeriksaan tekanan darah secara berkala. Bagi mereka yang sudah berusia lebih dari 40 tahun, ada baiknya melakukan pengecekan tekanan darah 2 kali dalam setahun. Bagi mereka yang memiliki masalah berat badan atau memiliki riwayat keluarga dengan hipertensi, frekuensi mengukur tekanan darah sebaiknya lebih sering untuk dilakukan.