MPASI pada bayi tidak bisa diberikan sembarangan. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar kebutuhan nutrisi bayi bisa terpenuhi dengan baik. Lebih jelasnya, simak penjelasan lengkap mengenai MPASI bayi berikut ini!



Syarat Pemberian MPASI

Berdasarkan American Academy of Pediatrics, usia ideal MPASI pertama bayi adalah sekitar 4-6 bulan dan tergantung pada kondisi bayi. Berikut ini cara mengetahui bayi sudah siap MPASI:

  • Ketika bayi sudah bisa menegakkan kepala
  • Bayi sudah bisa duduk sendiri
  • Berat badan bayi bertambah sekitar dua kali lipat dari berat badan saat lahir
  • Bayi bersemangat saat coba diberi makanan halus
  • Bayi sudah bisa memasukkan makanan ke mulutnya
  • Bayi sudah bisa menelan makanan halus

Perlu diperhatikan bawa ada beberapa risiko MPASI jika diberikan terlalu dini, yaitu:

  • Obesitas
  • Kram usus
  • Alergi makanan
  • Nutrisinya kurang
  • Gangguan pertumbuhan bayi

Nutrisi yang Diperlukan dalam MPASI

Menu MPASI pertama bayi harus diperhatikan. Bayi tidak bisa makan sembarangan dan Anda harus memberikan makanan padat bayi yang sesuai dengan nutrisi yang dibutuhkan.

Berikut ini nutrisi yang dibutuhkan bayi saat MPASI pertama:

  • Zat besi
  • Zinc
  • Protein
  • Vitamin B6
  • Vitamin E
  • Lemak
  • Kalsium
  • Niasin
  • Fosfor
  • Magnesium
  • Lemak omega 3 dan omega 6

Perlu menjadi catatan bahwa bayi juga membutuhkan mineral lainnya dalam jumlah yang seimbang. Selanjutnya, bayi 8 bulan membutuhkan makanan yang mengandung vitamin A, B, C, D, dan K.

Tips MPASI 4 – 8 Bulan

  • Anda dapat mencampurkan makanan bayi dengan ASI dalam tekstur yang agak cair.
  • Khusus untuk bayi usia 4 – 5 bulan, sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter mengenai pemberian MPASI.

Contoh Menu MPASI 4 – 8 Bulan

  • ASI atau susu formula
  • Bubur halus dari apel, pisang, atau buah persik
  • Sayuran seperti ubi dan labu yang dikukus lalu dihaluskan
  • Bubur dengan campuran daging ayam atau sapi
  • Sereal dengan tekstur agak cair
  • Yogurt asli tanpa pemanis

Tips MPASI 6 – 8 Bulan

Berikan makanan bayi secara bertahap. Mulai dari satu sendok teh sekali, lalu ditambah menjadi 2 dan 3 sendok makan dalam 4 kali jadwal makan.

Contoh Menu MPASI 6 – 8 Bulan

  • ASI atau susu formula
  • Buah pisang, pir, apel, persik, atau alpukat yang dihaluskan
  • Bubur dengan campuran daging ayam atau sapi yang dihaluskan
  • Bubur atau pure dari kacang-kacangan seperti kacang hitam, buncis, kacang polong, lentil, edamame, kacang fava, dan kacang merah
  • Bubur tahu
  • Sereal halus dari gandum atau barley

Tips MPASI 8 – 10 Bulan

Ada beberapa pilihan porsi MPASI bayi 8 – 10 bulan yang bisa diberikan. Panduan porsinya terdiri dari:

  • 1/4 hingga 1/3 cangkir susu
  • 1/4 hingga 1/2 cangkir sereal bergizi
  • 3/4 hingga 1 cangkir buah
  • 3/4 hingga 1 cangkir sayuran
  • 3 hingga 4 sendok makan makanan kaya protein

Contoh Menu MPASI 8 – 10 Bulan

  • ASI atau susu formula
  • Sayuran wortel, labu, brokoli, atau kentang, ubi manis yang dihaluskan
  • Buah yang dihaluskan seperti pisang, buah persik, alpukat, pir, dan apel
  • Daging ayam, ikan tanpa tulang, atau sapi yang dicincang halus
  • Sereal halus dari gandum, oatmeal, atau whole grain
  • Bubur dari kacang lentil, kacang polong, pinto, atau kacang hitam
  • Telur orak-arik tanpa bumbu lain
  • Pasta halus dan lembut
  • Biskuit tumbuh gigi bila mulai tumbuh gigi

Perbandingan MPASI Rumahan dengan MPASI Instan

Perlu menjadi catatan bahwa MPASI rumahan (homemade) dan MPASI instan sama-sama baik untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi. Lebih jelasnya, berikut ini penjelasan lengkap perbandungan MPASI homemadi dengan MPASI instan:

Kelebihan MPASI Rumahan

1. Bahan Baku Lebih Segar

Bahan baku MPASI buatan sendiri tentu lebih segar dan bebas pengawet. Tentunya ini akan membuat kualitas nutrisi lebih baik dan maksimal.

2. Relatif Lebih Ekonomis

Bahan baku MPASI homemade bisa dibeli di pasar tradisional atau di toko sayuran langganan dan bisa disesuaikan dengan budget.

3. Bisa Menentukan Tekstur MPASI

MPASI buatan sendiri bisa dengan mudah diatur teksturnya sesuai dengan usia anak. Bisa cair, setengah cair, atau mungkin berupa puree.

4. Komposisi MPASI Bisa Disesuaikan

Ibu bisa mengombinasikan MPASI buatan sendiri sesuai dengan kebutuhan gizi anak. Baik dari komposisi, misalnya MPASI 4 bintang atau MPASI tunggal, dan jenis makanan yang dikenalkan pada anak.

Kelebihan MPASI Instan

1. Jauh Lebih Praktis

MPASI instan menghemat waktu Moms saat membuat MPASI karena tidak perlu bingung menentukan menu MPASI yang akan dibuat.

2. Lebih Awet dan Tahan Lama

MPASI instan lebih praktis dibawa ke mana-mana, terutama jika hendak bepergian jauh. Anda juga hanya perlu menyeduhnya dengan air hangat.

3. Nilai Gizinya Lebih Terukur

MPASI kemasan dibuat dengan proses industri yang bisa diperkirakan dengan tepat nilai gizinya. Para orang tua jadi lebih bisa mengetahui persentase kandungan nutrisi yang dikonsumsi si kecil.

Mitos Fakta MPASI

1. Mitos: Memberikan sayur supaya anak suka sayur
Fakta: Pemberian sayur sejak dini tidak menjamin anak akan tumbuh sebagai penyuka sayuran. Buah disarankan untuk diberikan sebagai makanan pertama anak karena relatif lebih mudah diolah oleh pencernaan bayi.

2. Mitos: Menunda pemberian telur dan ikan karena takut alergi
Fakta: Anak bisa makan protein sejak berusia 6 bulan. Telur, ikan, dan daging adalah jenis protein yang bisa diberikan pada bayi. Pemberian protein tetap perlu menyesuaikan usia bayi, porsi dan tekstur makanan yang bisa diterima bayi.
Khusus telur memang dapat memicu alergi makanan pada anak. Ketika memberikan telur, Anda perlu mengamati reaksi alergi yang muncul pada kulit anak.
Jika anak alergi, maka sebaiknya berikan secara bertahap atau tunda pemberian telur hingga anak berusia 1 tahun. Jika anak tidak memiliki alergi telur, Anda bisa berikan telur untuk makanan MPASI.

3. Mitos: Tidak memberikan hati ayam saat MPASI
Fakta: Banyak orang tua yang enggan memberikan hati karena organ ini berfungsi untuk mengolah racun tubuh. Padahal hati ayam merupakan bahan makanan yang kaya akan zat besi.
Jangan lupa mengolah hati ayam dengan bersih, sehat, dan sesuaikan dengan kebutuhan gizi anak.

4. Mitos: Jika sudah MPASI, maka tidak perlu ASI lagi
Fakta: Bayi sebaiknya tetap mendapat ASI hingga berusia 2 tahun. MPASI diberikan sebagai upaya untuk memenuhi gizi bayi yang tidak didapatkan dari ASI.

Pertanyaan Seputar MPASI (Dijawab oleh dr. Antonius Hapindra Kasim)

DokterSehat bersama @lyfepink dan @mamapapa.id mengadakan tanya-jawab langsung bersama dr. Antonius Hapindra Kasim melalui grup WhatsApp. Berikut beberapa pertanyaan seputar MPASI bayi yang dijawab langsung oleh dr. Antonius Hapindra Kasim:

Nama: Fitria
Usia anak: 5,5 bulan

Jika anak MPASI sembelit, maka cara mengatasinya bagaimana selain dengan pijatan? Apakah harus makan yang berserat? Lalu pemberian air mineral pada MPASI pertama disarankan maksimal berapa ml?

Jawaban:
MPASI bayi usia di bawah 6 bulan belum dianjurkan kecuali bayi tidak memiliki berat badan ideal atau anak sulit mengalami penambahan berat badan. MPASI terlalu dini dapat menyebabkan sembelit pada anak.

 

Nama: Keyko
Usia anak: 6,5 bulan

Dok, katanya kacang2an, wortel, oat, dan beberapa jenis makanan merupakan makanan yang mengandung antinutrien yang bisa menghambat penyerapan nutrisi. Apa itu artinya lebih baik dihindari untuk diberikan?

Jawaban:
Daftar makanan tersebut memang termasuk golongan makanan yang memiliki serat tinggi. Untuk bayi usia 6,5 bulan yang baru memulai MPASI, ada baiknya diperkenalkan dulu makanan yang sedikit serat dan bertekstur cair untuk memudahkan sistem pencernaan bayi.

 

Nama: Nadia
Usia anak: 7 bulan

Apakah untuk naik tekstur harus disesuaikan juga dengan pertumbuhan gigi bayi? Jika nanti nya saya mau menaikan textur bubur, tapi gigi baby masih belum tumbuh, apakah boleh?

Jawaban:
Khusus untuk bayi berusia 7 bulan yang belum tumbuh gigi, Anda dapat memberikan MPASI yang bertekstur bubur atau halus, sehingga bayi masih dapat mencerna MPASI dengan baik.

 

Nama: Deti Apriyani
Usia anak: 7 bulan 2 minggu

Bolehkah MPASI dinaikkan teksturnya menjadi nasi tim?

Jawaban:
Khusus bayi 7 bulan yang belum tumbuh gigi sebaiknya teksturnya lebih bubur dulu, kalau nasi tim bisa dicoba saat bayi sudah mulai tumbuh gigi dan memasuki usia 10-12 bulan.

 

Nama: Diny
Usia anak: 10 bulan

Anak saya 10 bulan, MPASI saya berikan fortifikasi. Pengen homemade tapi beberapa kali coba tidak selahap kalo fortifikasi. Sudah saya cicipi dulu dan menurut saya sudah enak dengan tambahan bumtik, gula, garam, dan keju. Gimana caranya supaya anak mau MPASI homemade?

Jawaban:
Pemberian MPASI yang tidak disukai oleh anak kadang membuat kegelisahan tersendiri, apalagi MPASI homemade. Selain disuapi pelan-pelan atau dicicipi dahulu MPASI-nya, dapat mengkreasikan MPASI dengan bahan homemade lainnya, sambil diperhatikan kombinasi menu yang disukai pada bayi Anda.

Masih punya pertanyaan lain seputar MPASI? Segera konsultasikan dengan tim dokter dari DokterSehat secara GRATIS!

Cukup follow dan tanyakan langsung pertanyaan Anda melalui media sosial DokterSehat berikut ini: