Morgellons: Gejala, Penyebab, Cara Mengobati, dan Pencegahan

morgellons-doktersehat

DokterSehat.Com – Gatal di kulit mungkin adalah satu kondisi yang biasa terjadi pada kita semua. Namun, tahukah Anda jika ada penyakit dengan gejala gatal biasa tapi sangat mengerikan? Penyakit tersebut adalah Morgellons Disease (MD) atau disebut juga dengan Sindrom Morgellons. Lalu, apakah itu penyakit Morgellons sebenarnya?

Apa Itu Morgellons Disease?

Morgellons adalah salah satu penyakit kulit yang misterius. Morgellons memiliki ciri-ciri rasa gatal yang sangat hebat hingga membuat kulit terasa sangat perih. Namun, ini bukan sensasi gatal pada umumnya. Penderita Morgellons akan merasa seperti ada sesuatu yang bergerak dan menggigit di serat kulit lapisan bawah.

Berdasarkan penelitian dari Morgellon Research Foundation, kondisinya bisa semakin parah sehingga penderita dapat mengalami gangguan memori. Selain itu, penderita mengalami luka-luka di kulit hingga ada serat atau lapisan sel yang keluar dari kulit.

Dokter dapat menyimpulkan bahwa penyakit Morgellons sebagai dermopati yang tidak dapat dijelaskan. Beberapa penelitian profesional lainnya mengatakan bahwa penyakit Morgellons timbul sebagai penyakit kulit serat.

Sampai saat ini, penelitian untuk apa itu Morgellons Disease ini masih terus dipelajari. Diagnosa paling tepat atas pemicu sindrom Morgellons adalah sebuah kelainan kulit yang sangat langka. Sementara di sisi lain, penyakit Morgellons masih dikaitkan dengan gangguan mental atau psikologi. Jadi, itulah pengetahuan yang bisa kita dapatkan tentang apa penyakit Morgellons itu.

Gejala Penyakit Morgellons

Penelitian yang masih terus dikembangkan dalam penyakit ini menyebutkan bahwa Sindrom Morgellons dapat menyebabkan penderitanya sampai gila. Walaupun masih diteliti, berikut ini adalah gejala paling umum yang dapat dikaitkan dengan Sindrom Morgellons:

  • Terdapat ruam atau luka kulit
  • Merasakan gatal yang sangat hebat dan intens
  • Terdapat koreng di kulit yang tidak umum
  • Merasakan sensasi ada sesuatu di dalam kulit, seperti ada sesuatu seperti serangga yang berjalan, merayap, menggigit-gigit dan sangat menyengat
  • Terdapat serat atau lapisan di dalam kulit, atau seperti serabut hitam
  • Kelelahan dan sulit konsentrasi
  • Rasa gatal yang kemudian mengganggu aspek kehidupan setiap hari
  • Penyakit kulit yang dirasakan tiba-tiba dan sembuh sangat lama berbeda dari penyakit kulit pada umumnya.

Kemudian, menurut studi di Centers for Disease Control, semua gejala tersebut hampir serupa dengan gejala penyakit mental tertentu.

Keluhan Pasien Penyakit Morgellons

Prof Cappello mengatakan bahwa penderita Morgellons merasakan sensasi gatal yang tidak biasa, sangat gatal hingga pasien terus menggaruk dan menyebabkan koreng di kulit semakin parah. Berikut ini adalah komplain dari penderita penyakit Morgellons yang paling sakit dirasakan:

  • Kesulitan konsentrasi dari aktivitas sehari-hari karena rasa gatal yang sangat hebat tersebut.
  • Mengalami rasa lelah walaupun tidak melakukan aktivitas yang berat.
  • Mengalami kerontokan rambut secara berkala.
  • Mengalami nyeri sendi dan otot.
  • Kehilangan memori jangka pendek.
  • Mengalami masalah tidur
  • Mengalami keluhan sakit gigi
  • Merasakan masalah sistem saraf

Itulah beberapa keluhan yang dialami sebagian besar penderita penyakit Morgellons di luar dari kondisi kulit yang sangat menyakitkan tersebut, namun juga menyerang kesehatan lainnya.

Penyebab Penyakit Morgellons

Seperti yang sudah disebutkan, penyakit Morgellons bukanlah penyakit umum, yaitu penyakit kulit yang misterius dan belum ada penjelasan resmi dari peneliti. Serat, serabut, atau saluran yang terlihat dari dalam kulit didiagnosa sebagai penyebabnya.

Serat tersebut sangat kecil berukuran beberapa micron dengan variasi warna seperti biru, hitam, merah, dan putih. Serat atau filamen tersebut seharusnya berada di dalam jaringan tubuh. Pada abad ke-17, struktur tersebut disebut sebagai Morgellons.

Gejala dari penyakit Morgellons ini berkelompok penyebarannya. Bagaimanapun, penelitian untuk penyebab dan pengobatan terhadap penyakit Morgellons masih terus diteliti mengingat banyaknya tingkat kekhawatiran orang-orang terhadap penyakit ini dan para penderita yang semakin meningkat.

Apa yang Harus Anda Tahu tentang Penyakit Morgellons?

Selain gejala dan penyebab Morgellons disease, ada banyak penelitian tentang penyakit Morgellons. Karena ciri-cirinya yang belum jelas, penyakit Morgellons sering dikira Penyakit Lymes.

Gejala yang lainnya pun menunjukan bahwa Morgellons Disease (MD) juga mengindikasikan sebagai penyakit kejiwaan atau parasitosis delusi atau gangguan pengambilan obsesif. Bagaimanapun, tenaga medis harus bekerja sangat keras untuk mendeteksinya.

Dr. Pearson dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyatakan bahwa CDC melakukan berbagai pendekatan untuk penelitian penyakit Morgellons ini, termasuk kerja sama dengan mitra eksternal termasuk dengan Armed Forces Pathology Institute. Dalam penelitiannya juga bekerja sama dengan tim ahli epidemiologi, laboratorium, dan ahli patologi.

Siapa Saja yang Dapat Terkena Penyakit Morgellons?

Pada tahun 2002 silam, seorang ibu dari Pittsburgh bernama Maria Leitao mengunggah pada sebuah website foto-foto luka di kulit dan struktur seperti filamen atau serat di kulit anak laki-lakinya yang berusia 2 tahun. Berdasarkan penelitian dari Morgellons Research Foundation, kurang lebih 14.000 keluarga melaporkan gejala serupa setelahnya.

Pada survey lainnya, penderita Morgellons yaitu 83 persen merupakan wanita paruh baya dan 69 persen berkulit putih.

Penyakit Morgellons akan lebih berpotensi terjadi pada seseorang dengan ciri-ciri, seperti ini:

  • Memiliki riwayat penyakit lyme
  • Memiliki riwayat Hipotiroidisme
  • Terkena gigitan kutu
  • Pernah Melakakukan tes darah karena gigitan kutu tersebut

Sejauh ini Centers for Disease Control and Prevention (CDC) yang bekerja sama dengan berbagai agensi kesehatan masih terus meneliti tentang penyakit Morgellons ini. Laporan selama ini penyakit Morgellons menjangkit orang-orang di California, Texas, and Florida juga di 50 negara lainnya. Sementara untuk kasus di Indonesia sangat langka yaitu di bawah 15.000 kasus per tahun.

Cara Mengobati Penyakit Morgellons

Anda bisa melakukan tes darah setidaknya 6 minggu setelah pemaparan bila mengalami gejala-gejala yang telah disebutkan. Lalu, tes lain yang bisa dilakukan tes standar DNS dengan cara Polymerase-chain-reaction (PCR). Walaupun tindakan medis selanjutnya masih harus dilakukan dan masih terus diteliti.

Belum ada obat untuk menyembuhkan penyakit Morgellons ini. Namun, tim medis juga menyarankan penderita harus menjalani tes kejiwaan terlebih dahulu.

Pencegahan Penyakit Morgellons Secara Alami

Pada dasarnya, pencegahan yang bisa seseorang lakukan adalah dengan selalu menerapkan pola hidup sehat. Mulai dari memperhatikan konsumsi makanan dan minuman setiap hari, berolahraga, dan menjaga kebersihan. Selain kesehatan tubuh dari luar dan dalam, perlu juga menjaga kesehatan mental dan psikologi.

Selalu ada bahan alami yang bisa diandalkan untuk berbagai penyakit, walaupun Sindrom Morgellons sendiri belum dapat dipastikan penyebabnya. Namun, Anda bisa menggunakan beberapa pencegahan alami berikut ini:

  1. Mengaplikasikan Minyak Esensial pada Kulit

Anda bisa mencoba berbagai minyak esensial alami seperti minyak cengkeh, tea tree oil, minyak oregano, minyak lemon, atau cinnamon oil (minyak kayu manis). Kandungan karvakrol atau sejenis fenol pada minyak esensial dipercaya efektif sebagai agen antivirus, antifungi, antibakteri, dan antijamur. Minyak oregano dapat mencegah berbagai penyakit kulit dan pengaplikasiannya pun sangat mudah.

  1. Mengonsumsi Bahan Makanan yang Kaya akan Antivirus

Anda bisa merawat diri dengan mengonsumsi berbagai makanan yang mengandung antivirus seperti kunyit, wortel, tomat, pepaya, nanas, minyak kelapa, jahe dan sebagainya. Konsumsi berbagai makanan alami sangat membantu untuk mencegah berbagai virus dan penyakit serta meningkatkan daya tahan tubuh.

  1. Selalu Membersihkan Ruangan Anda

Anda bisa memanfaatkan cairan pembersih ruangan atau kapur barus. Anda juga harus membersihkan kamar dan tempat tinggal Anda secara rutin. Tempat tinggal yang bersih dapat mencegah terjadinya berbagai penyakit kulit dan hidup sehat yang terjamin.

  1. Membersihkan Diri Secara Teratur

Anda wajib membersihkan diri dengan cairan mandi untuk membunuh kuman dan virus. Selain menggunakan sabun, kamu bisa menambahkan garam epsom. Garam epsom mengandung magnesium sulfat dan oksigen yang dapat membantu membersihkan serta merelaksasi tubuh.

Ternyata mencegah timbulnya kondisi Sindrom Morgellons secara alami tidak sesulit yang dibayangkan. Akan tetapi hal-hal yang telah disebutkan di atas memang masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai keefektivitasannya. Oleh sebab itu, konsultasikan kepada Dokter lebih lanjut jika cara pencegahan di atas tidak cukup berhasil.

Bagaimanapun, kondisi Sindrom Morgellons bukanlah penyakit umum. Jika Anda mengalami gejala-gejala yang mengarah ke penyakit tersebut, harap segera hubungi dokter untuk tindakan lebih lanjut. Itulah penjelasan mengenai apa itu penyakit Morgellons. Diharapkan para tim medis bisa segera menemukan kejelasan tentang apa penyakit Morgellons ini.

 

Informasi kesehatan ini telah ditinjau oleh dr. Jati Satriyo.

 

Sumber:

  1. CDC Newsroom. 2008. CDC to Launch Study on Unexplained Illness. https://www.cdc.gov/media/pressrel/2008/r080116.htm (Diakses pada 2 September 2019)
  2. Moyer, Nancy. 2019. Morgellons Disease https://www.healthline.com/health/morgellons-disease#risk-factors (Diakses pada 2 September 2019)
  3. WebMD. 2019. Morgellons Diesease What Is It https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/morgellons-disease-what-is-it#1 (Diakses pada 2 September 2019)
  4. Mavcure. 2018. 18 Effective Home Remedies For Morgellons Disease https://mavcure.com/home-remedies-morgellons-disease/ (Diakses pada 2 September 2019)