Terbit: 3 September 2019
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: dr. Jati Satriyo

Sindrom morgellons adalah penyakit kulit yang ditandai dengan rasa gatal luar biasa. Penyakit ini bukan penyakit kulit biasa, namun dapat berakibat fatal hingga gangguan memori. Ketahui apa itu sindrom morgellons, gejala, penyebab, pengobatan, dll.

Morgellons: Gejala, Penyebab, Cara Mengobati, Pencegahan, dll

Apa Itu Morgellons Disease?

Morgellons adalah salah satu penyakit kulit yang misterius. Morgellons memiliki ciri-ciri rasa gatal yang sangat hebat hingga membuat kulit terasa sangat perih, namun bukan sensasi gatal pada umumnya. Penderita penyakit kulit ini akan merasa seperti ada sesuatu yang bergerak dan menggigit di serat kulit lapisan bawah.

Berdasarkan penelitian dari Morgellon Research Foundation, kondisi ini dapat berkembang semakin parah sehingga penderita dapat mengalami gangguan memori. Selain itu, penderita mungkin mengalami luka-luka di kulit hingga ada serat atau lapisan sel yang keluar dari kulit.

Dokter dapat menyimpulkan bahwa penyakit kulit ini sebagai dermopati yang tidak dapat dijelaskan. Beberapa penelitian profesional lainnya mengatakan bahwa penyakit morgellons diidentifikasikan sebagai penyakit kulit serat.

Sampai saat ini, penelitian tentang apa itu morgellons disease (MD) masih terus dipelajari. Sindrom morgellons dianggap sebuah kelainan kulit yang sangat langka namun di sisi lain penyakit ini juga dikaitkan sebagai gangguan mental atau psikologi.

Gejala Penyakit Morgellons

Penelitian yang masih terus dikembangkan dalam penyakit ini menyebutkan bahwa sindrom morgellons dapat menyebabkan penderitanya sampai gila. Walaupun masih diteliti, berikut ini adalah gejala paling umum yang dapat dikaitkan dengan sindrom morgellons:

  • Terdapat ruam atau luka kulit.
  • Merasakan gatal yang sangat hebat dan intens.
  • Terdapat koreng di kulit yang tidak umum.
  • Merasakan sensasi ada sesuatu di dalam kulit, seperti ada sesuatu seperti serangga yang berjalan, merayap, menggigit-gigit dan sangat menyengat.
  • Terdapat serat atau lapisan di dalam kulit, atau seperti serabut hitam.
  • Kelelahan dan sulit konsentrasi.
  • Rasa gatal yang kemudian mengganggu aspek kehidupan setiap hari.
  • Penyakit kulit yang dirasakan tiba-tiba dan sembuh sangat lama berbeda dari penyakit kulit pada umumnya.

Berdasarkan studi dari Centers for Disease Control, semua gejala tersebut hampir serupa dengan gejala penyakit mental tertentu.

Baca Juga: 11 Jenis Penyakit Kulit yang Perlu Dikenali dan Cara Mengobatinya

Penyebab Penyakit Morgellons

Seperti yang sudah disebutkan, penyakit morgellons bukanlah penyakit umum. Morgellons adalah penyakit kulit yang misterius dan belum ada penjelasan resmi dari peneliti. Serat, serabut, atau saluran tidak biasa yang terlihat dari dalam kulit diduga sebagai penyebabnya.

Serat tersebut sangat kecil yaitu berukuran beberapa micron dengan variasi warna seperti biru, hitam, merah, dan putih. Serat atau filamen tersebut seharusnya berada di dalam jaringan tubuh. Pada abad ke-17, struktur tersebut disebut sebagai morgellons.

Bagaimanapun, penelitian untuk mengetahui apa penyebab dan pengobatan terhadap penyakit morgellons masih terus diteliti mengingat banyaknya tingkat kekhawatiran orang-orang terhadap penyakit ini dan para penderita yang semakin meningkat.

Keluhan Pasien Penyakit Morgellons

Prof. Cappello mengatakan bahwa penderita morgellons umumnya merasakan sensasi gatal yang tidak biasa, sangat gatal hingga pasien terus menggaruk dan menyebabkan koreng di kulit semakin parah. Berikut ini adalah komplain dari penderita penyakit morgellons yang paling sakit dirasakan:

  • Kesulitan konsentrasi dari aktivitas sehari-hari karena rasa gatal yang sangat hebat tersebut.
  • Mengalami rasa lelah walaupun tidak melakukan aktivitas yang berat.
  • Mengalami kerontokan rambut secara berkala.
  • Mengalami nyeri sendi dan otot.
  • Kehilangan memori jangka pendek.
  • Mengalami masalah tidur
  • Mengalami keluhan sakit gigi
  • Merasakan masalah sistem saraf

Itulah beberapa keluhan yang dialami sebagian besar penderita penyakit kulit ini. Terlepas dari kondisi kulit yang sangat menyakitkan tersebut, penyakit ini mungkin juga menyerang kesehatan mental.

Apa yang Harus Anda Tahu tentang Penyakit Morgellons?

Selain gejala dan penyebab morgellons disease, ada beberapa penelitian tentang apa itu penyakit morgellons. Karena ciri-cirinya yang belum jelas, penyakit ini sering dikira penyakit Lymes.

Gejala yang lainnya pun menunjukan bahwa morgellons disease (MD) juga diindikasikan sebagai penyakit kejiwaan atau parasitosis delusi atau gangguan pengambilan obsesif. Bagaimanapun, tenaga medis harus bekerja sangat keras untuk mendeteksinya.

Dr. Pearson dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyatakan bahwa CDC sedang melakukan berbagai pendekatan untuk penelitian penyakit kulit ini, termasuk kerja sama dengan mitra eksternal seperti Armed Forces Pathology Institute. Dalam penelitiannya juga bekerja sama dengan tim ahli epidemiologi, laboratorium, dan ahli patologi.

Siapa Saja yang Dapat Terkena Penyakit Morgellons?

Pada tahun 2002 silam, seorang ibu dari Pittsburgh bernama Maria Leitao mengunggah foto-foto luka di kulit dan struktur seperti filamen atau serat di kulit anak laki-lakinya yang berusia 2 tahun pada sebuah website. Berdasarkan penelitian dari Morgellons Research Foundation, kurang lebih 14.000 keluarga melaporkan gejala serupa setelahnya.

Pada survey lainnya, penderita morgellons yaitu 83% merupakan wanita paruh baya dan 69 persen berkulit putih. Penyakit ini akan lebih berpotensi terjadi pada seseorang dengan ciri-ciri, seperti ini:

  • Memiliki riwayat penyakit lyme.
  • Memiliki riwayat hipotiroidisme.
  • Terkena gigitan kutu.
  • Pernah Melakakukan tes darah karena gigitan kutu tersebut.

Sejauh ini Centers for Disease Control and Prevention (CDC) yang bekerja sama dengan berbagai agensi kesehatan masih terus meneliti tentang penyakit kulit misterius ini. Laporan selama ini menyatakan bahwa penyakit ini menjangkit orang-orang di California, Texas, and Florida juga di 50 negara lainnya. Sementara untuk kasus di Indonesia sangat langka yaitu di bawah 15.000 kasus per tahun.

Baca Juga: 8 Obat Alami untuk Mengatasi Penyakit Kulit yang Manjur

Cara Mengobati Penyakit Morgellons

Anda bisa melakukan tes darah setidaknya 6 minggu setelah pemaparan bila mengalami gejala-gejala yang telah disebutkan. Pemeriksaan lain yang bisa dilakukan adalah tes standar DNS dengan cara Polymerase-chain-reaction (PCR).

Belum ada obat untuk menyembuhkan penyakit ini, namun tim medis juga menyarankan penderita harus menjalani tes kejiwaan terlebih dahulu. Sementara itu, opsi tindakan medis selanjutnya masih harus dilakukan dan masih terus diteliti.

Pencegahan Penyakit Morgellons Secara Alami

Pada dasarnya, pencegahan yang bisa seseorang lakukan adalah dengan selalu menerapkan pola hidup sehat. Mulai dari memperhatikan konsumsi makanan dan minuman setiap hari, berolahraga, dan menjaga kebersihan. Selain kesehatan tubuh dari luar dan dalam, perlu juga menjaga kesehatan mental dan psikologi.

Selalu ada bahan alami yang bisa diandalkan untuk berbagai penyakit, walaupun sindrom morgellons sendiri belum dapat dipastikan penyebabnya, namun Anda dapat menggunakan beberapa pencegahan alami berikut ini:

1. Mengaplikasikan Minyak Esensial pada Kulit

Anda bisa mencoba berbagai minyak esensial alami seperti minyak cengkeh, tea tree oil, minyak oregano, minyak lemon, atau cinnamon oil (minyak kayu manis). Kandungan karvakrol atau sejenis fenol pada minyak esensial dipercaya efektif sebagai agen antivirus, antifungi, antibakteri, dan antijamur. Minyak oregano dapat mencegah berbagai penyakit kulit dan pengaplikasiannya pun sangat mudah.

2. Mengonsumsi Bahan Makanan yang Kaya akan Antivirus

Anda dapat merawat diri dengan mengonsumsi berbagai makanan yang mengandung antivirus seperti kunyit, wortel, tomat, pepaya, nanas, minyak kelapa, jahe dan sebagainya. Konsumsi berbagai makanan alami sangat membantu untuk mencegah berbagai virus dan penyakit serta meningkatkan daya tahan tubuh.

3. Selalu Membersihkan Ruangan Anda

Anda bisa memanfaatkan cairan pembersih ruangan atau kapur barus. Anda juga harus membersihkan kamar dan tempat tinggal Anda secara rutin. Tempat tinggal yang bersih dapat mencegah terjadinya berbagai penyakit kulit dan hidup sehat yang terjamin.

4. Membersihkan Diri Secara Teratur

Anda wajib membersihkan diri dengan cairan mandi untuk membunuh kuman dan virus. Selain menggunakan sabun, kamu bisa menambahkan garam epsom. Garam epsom mengandung magnesium sulfat dan oksigen yang dapat membantu membersihkan serta merelaksasi tubuh.

Ternyata mencegah timbulnya kondisi sindrom morgellons secara alami tidak sesulit yang dibayangkan. Akan tetapi hal-hal yang telah disebutkan di atas memang masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai keefektivitasannya. Oleh sebab itu, konsultasikan kepada dokter lebih lanjut jika cara pencegahan di atas tidak cukup berhasil.

Bagaimanapun, kondisi penyakit kulit ini bukanlah penyakit umum. Jika Anda mengalami gejala-gejala yang mengarah ke penyakit tersebut, harap segera hubungi dokter untuk tindakan lebih lanjut. Itulah penjelasan mengenai apa itu penyakit morgellons. Diharapkan para tim medis dapat segera menemukan kejelasan tentang perawatan dan pengobatan penyakit kulit langka ini.

 

  1. CDC Newsroom. 2008. CDC to Launch Study on Unexplained Illness. https://www.cdc.gov/media/pressrel/2008/r080116.htm (Diakses pada 2 September 2019).
  2. Mavcure. 2018. 18 Effective Home Remedies For Morgellons Disease. https://mavcure.com/home-remedies-morgellons-disease/ (Diakses pada 2 September 2019).
  3. Moyer, Nancy. 2019. Morgellons Disease. https://www.healthline.com/health/morgellons-disease#risk-factors (Diakses pada 2 September 2019).
  4. WebMD. 2019. Morgellons Diesease What Is It. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/morgellons-disease-what-is-it#1 (Diakses pada 2 September 2019).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi