Terbit: 18 April 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Bunda, apakah anak Anda termasuk yang susah makan nasi? Kadang orang tua resah jika anaknya tidak mau makan nasi. Pasalnya, di Indonesia nasi sudah dianggap sebagai salah satu makanan pokok. Namun tak perlu khawatir, jika si kecil tidak mau nasi, Anda bisa memberinya kentang sebagai penggantinya. Apa saja manfaat kentang sebagai bahan MPASI?

doktersehat-kentang-rebus

Manfaat kentang sebagai makanan bayi

Kentang merupakan salah satu sumber karbohidrat yang mudah didapat dengan harga terjangkau. Selain itu kentang juga mudah diolah dalam berbagai menu MPASI sehingga si kecil tidak bosan. Berikut ini manfaat kentang sebagai makanan bayi:

1. Kentang baik bagi pencernaan
Tahukah Anda bahwa kentang juga memiliki kandungan serat yang tinggi? Serat yang tinggi baik bagi bayi agar pencernaannya tetap lancar dan sehat.

2. Baik bagi sistem kekebalan tubuh
Kentang memiliki antioksidan tinggi, beta-karoten, vitamin C, vitamin B kompleks, besi dan fosfor. Berbagai jenis vitamin ini diperlukan tubuh untuk melindungi diri dari kuman penyebab penyakit. Selain vitamin B juga baik bagi perkembangan saraf bayi.

3. Sumber tenaga yang baik

Dibandingkan nasi, kentang merupakan sumber karbohidrat yang lebih sehat. Karbohidrat digunakan bayi untuk sumber tenaga agar bayi tidak lemas dan mendukung aktivitas hariannya.

4. Menjaga tekanan darah tetap stabil
Kandungan potasium pada kentang berfungsi untuk menjaga tekanan darah tetap stabil sehingga mampu menjaga metabolisme tubuh si kecil dengan baik.

Cara mengolah kentang untuk MPASI

Cara paling mudah mengolah kentang untuk MPASI adalah dengan mengukus atau merebusnya. Anda juga bisa menggoreng atau menyajikan kentang panggang sebagai MPASI, namun banyak yang beranggapan bahwa kedua metide tersebut dapat merusak gizi yang ada pada kentang. Saat merebus, sebaiknya kentang jangan dikupas untuk mempertahankan gizinya. Jangan lupa cuci bersih kentang dengan air mengalir sebelum mengolahnya untuk MPASI.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi