Terbit: 14 Juni 2021 | Diperbarui: 15 Juni 2021
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Pelembap atau moisturizer untuk kulit berminyak sangat bermanfaat untuk membuat kulit tetap lempap, lembut, dan sehat. Namun, Anda harus memilih moisturizer yang tepat agar mendapatkan manfaatnya secara maksimal. Lebih lanjut simak penjelasannya di bawah ini!

Moisturizer untuk Kulit Berminyak, Begini Cara Memilih dan Manfaatnya

Apa Itu Moisturizer?

Pelembap atau juga disebut moisturizer adalah bahan berbasis minyak, termasuk agen oklusif, seperti petrolatum atau minyak mineral, dan emolien seperti ester dan minyak tumbuhan. Pelembap ini bekerja dengan membuat ‘segel’ pada permukaan kulit yang mencegah air keluar. Ini juga membuat kulit terasa lebih halus dan tidak terlalu kering.

Memilih moisturizer yang benar harus berdasarkan jenis dan masalah kulit tertentu, termasuk kulit berminyak, berjerawat, kulit kering, kulit sensitif, atau kulit kombinasi. Jadi, penting untuk mengetahui bahwa pelembap bekerja sangat berbeda, karena produk tertentu dapat membuat atau merusak kesehatan kulit.

Apakah Kulit Berminyak Membutuhkan Moisturizer?

Sebagian orang salah mengira bahwa kulit berminyak tidak memerlukan moisturizer atau pelembap karena takut akan semakin berminyak. Namun, sebenarnya pelembap dapat membantu menghidrasi kulit, yang berbeda dari sifat berminyak.

Hidrasi kulit adalah proses di mana air terserap ke dalam lapisan kulit (epidermis dan dermis), yang berfungsi untuk mempertahankan kekenyalan, elastisitas, dan ketahanannya. Sedangkan minyak alami di kulit adalah zat lilin atau sebum. Ini berasal kelenjar sebaceous untuk membantu menjaga fungsi penghalang kulit.

Moisturizer untuk kulit berminyak dapat membentuk lapisan oklusif (obstruktif) pada permukaan kulit dan mencegah kehilangan air (dehidrasi), sedangkan formula perbaikan penghalang menembus jauh untuk memperbaiki dan memperbarui penghalang alami kulit.

Moisturizer untuk Kulit Berminyak

Ada sejumlah pelembap khusus untuk jenis kulit berminyak. Produk-produk perawatan kulit ini ringan, cepat menyerap, dan tidak akan membuat kulit terasa licin atau tampak berkilau.

Pelembap untuk kulit berminyak yang baik memiliki tiga sifat utama, meliputi:

1. Oklusif

Agen oklusif adalah bahan yang mengunci kelembapan dengan membentuk film hidrofobik (pelawan air) pada kulit. Agen oklusif seperti petrolatum, lanolin, minyak mineral, parafin, dan squalene, biasanya cukup berminyak. Jika memiliki kulit berminyak, turunan silikon seperti dimethicone atau cyclomethicone tidak berminyak tanpa menggunakan produk lainnya.

2. Humektan

Humektan merupakan bahan yang berfungsi menjaga kelembapan kulit dengan menarik air dari lapisan bawah dermis ke epidermis terluar. Ini termasuk bahan-bahan seperti gliserin, natrium laktat, amonium laktat, asam hialuronat, sorbitol, urea, dan asam alfa hidroksi, yang semuanya cocok untuk orang dengan kulit berminyak.

3. Emolien

Ini adalah bahan yang berfungsi menghaluskan kulit dengan mengisi ruang di antara kulit kering di stratum korneum (lapisan luar epidermis yang berkerak) dengan minyak atau lilin. Ada beberapa emolien yang tidak terlalu berminyak (seperti ceramide) dan ada juga yang lebih berminyak, seperti asam stearat, asam linoleat, asam oleat, asam laurat, dan alkohol lemak.

Baca Juga: 10 Urutan Skincare Pagi yang Benar untuk Kulit Cantik dan Glowing

Tips Memilih Moisturizer untuk Kulit Berminyak

Ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan sebelum menggunakan moisturizer, khususnya kulit yang berminyak. Ini untuk mencegah terjadinya masalah pada kulit.

Berikut hal yang harus Anda perhatikan sebelum menggunakan moisturizer untuk kulit berminyak:

1. Pilih yang Berlabel Non-Comedogenic

Pilihlah moisturizer bebas minyak dan non-comedogenic yang tidak menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat. Selain itu, ini dapat menghindari kulit lengket dan berminyak. Saat memilih pelembab untuk kulit berminyak, pilih lotion daripada krim karena krim berbahan dasar minyak, dan lotion berbahan dasar air dan lebih ringan.

2. Mengandung SPF

Alangkah baiknya, Anda memilih moisturizer untuk kulit berminyak yang sekaligus berfungsi sebagai tabir surya. Pilihlah pelembap yang mengandung SPF minimal 30 agar kulit tetap terasa lembap tanpa terasa berminyak.

Dapatkan pelembap yang mengandung SPF (sun protector factor) minimal 30 untuk membantu kulit tetap terasa lembap. Menggunakan pelembap untuk kulit berminyak juga sebagai tabir surya yang dapat mencegah kerusakan akibat sinar ultraviolet (UV) dan photoaging

Pilih pula tabir surya mineral daripada tabir surya kimia. Periksa bahan-bahan seperti titanium dioksida dan seng oksida dalam pelembap.

3. Pilih yang Bebas Pewangi dan Pewarna

Jika ingin melembapkan kulit kering atau merawat kulit sensitif, pastikan memilih moisturizer yang bebas pewangi. Seiring penggunaannya, wewangian sintetis dapat mengiritasi kulit dan menyebabkan kemerahan dan berjerawat. Agen antibakteri juga bisa terlalu keras, yang dapat menghilangkan minyak esensial pada kulit.

4. Menghindari Kandungan Lain dalam Moisturizer

Menggunakan produk yang baik untuk tubuh tidak selalu baik untuk wajah. Untuk itu, sebaiknya menghindari moisturizer wajah dengan bahan produk tubuh populer, seperti lanolin, minyak mineral, lilin, atau shea butter. Bahan-bahan ini dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat di wajah.

Hindari pula kandungan pelembap yang berpotensi merusak bahan-bahan, seperti petrolatum, paraben, dan sejenisnya. Jadi, penting untuk menemukan pelembap yang sesuai dengan kondisi kulit.

5. Bebas Bahan dasar air dan Minyak

Semua jenis kulit membutuhkan pelembap, tetapi jika memiliki kulit berminyak, Anda harus lebih berhati-hati dengan jenis pelembap yang Anda gunakan. Oleh karenanya, pilihlah moisturizer tanpa bahan dasar air dan bebas minyak. Ini pun berlaku bagi Anda yang memiliki kulit berjerawat. 

Bahan yang Harus Diperhatikan dalam Moisturize

Meskipun moisturizer bersifat ringan, tetapi itu harus memberikan hidrasi yang tepat dan mengandung bahan-bahan yang efektif untuk kulit, terutama kulit berminyak.

Berikut ini bahan yang harus Anda perhatikan dalam moisturizer untuk kulit berminyak:

1. Asam Hialuronat

Asam hialuronat dapat menghidrasi kulit tanpa menyumbat pori-pori, yang membantu membuat kulit lebih lembut, halus dan sehat. Kandungan ini dapat memperlambat laju penguapan air dan karenanya mencegah TEWL (kehilangan air epidermis total).

2. Niacinamide

Niacinamide telah terbukti dapat menyerap sebum berlebih. Juga disebut sebagai Vitamin C3, niacinamide dapat memperkuat penghalang kulit, merangsang produksi kolagen alami.

3. Kaolin

Ini adalah tanah liat putih alami khusus untuk wajah yang dapat membantu menyerap minyak berlebih di wajah. Kaolin clay merupakan mineral tanah liat putih yang paling lembut, sehingga bagus untuk kulit yang sensitif dan kering. 

3. Dimethicone

Dimethicone sejenis silikon yang menyerupai minyak, yang membuat kulit terasa sehat namun kering setelah menggunakannya. Karena sifatnya yang cair, ini dapat membantu menciptakan tekstur yang lebih baik dalam perawatan kulit sehingga membuatnya halus.

Baca Juga: 14 Cara Menjaga Elastisitas Kulit secara Alami dan Medis

Manfaat Moisturizer untuk Kulit Berminyak

Berikut ini manfaat yang bisa Anda dapatkan setelah menggunakan moisturizer:

  • Mencegah kerutan. Kulit dehidrasi dapat membentuk kerutan dan menyebabkan penuaan dini. Rutin menggunakan moisturizer dapat membantu menjaga kulit tetap halus dan elastis.
  • Membentuk lapisan pertahanan. Penggunaan produk perawatan kulit lainnya dalam rutinitas mungkin cenderung mengeringkan kulit. Moisturizer bertindak sebagai lapisan pertahanan yang lembut di bawah riasan dan produk lainnya.
  • Melembutkan kulit. Mencuci kulit dapat membuat perasaan wajah kencang. Untuk mengatasinya, moisturizer dapat menghidrasi kulit dan membuatnya terasa lembut sepanjang hari.
  • Mencegah jerawat. Memiliki kondisi kulit kering dapat menyumbat pori-pori yang dapat menyebabkan timbulnya jerawat. Menggunakan moisturizer bisa membantu menghilangkan sumbatan dan mengontrol produksi sebum yang berlebihan di kulit.

 

  1. Debara, Deanna. 2019. Hydrating and Moisturizing Aren’t the Same for Your Skin — Here’s Why. https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/hydration-moisture (Diakes pada 14 Juni 2021)
  2. Fries, Wendy C. Tanpa Tahun. Choosing the Right Moisturizer for Your Skin. https://www.webmd.com/beauty/features/moisturizers#1 (Diakes pada 14 Juni 2021)
  3. Palmer, Angela. 2020. Does Oily Skin Need a Moisturizer?. https://www.verywellhealth.com/do-i-need-a-moisturizer-if-i-have-oily-skin-15595 (Diakes pada 14 Juni 2021)
  4. Sinha, Ramona. 2021. Top 20 Moisturizers For Oily And Acne-Prone Skin in India. 2021. https://www.stylecraze.com/articles/best-moisturizers-for-oily-skin-our-top-10-choices/ (Diakes pada 14 Juni 2021)
  5. Tamatam, Soumya. 2019. How Moisturization Can Help Oily Skin?. https://skinkraft.com/blogs/articles/moisturizer-for-oily-skin (Diakes pada 14 Juni 2021)


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi