Terbit: 22 Januari 2021 | Diperbarui: 25 Januari 2021
Ditulis oleh: Gerardus Septian Kalis | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Minyak samin atau ghee adalah sejenis mentega yang telah dijernihkan dengan api kecil hingga menguap agar kandungan air dan susu di dalamnya hilang. Apakah minyak ini bermanfaat bagi tubuh? Simak penjelasan selengkapnya.

Minyak Samin: Manfaat dan Efek Sampingnya bagi Kesehatan

Apa Itu Minyak Samin?

Minyak samin adalah variasi mentega murni yang populer dalam tradisi kuliner Timur Tengah dan India. Minyak yang terbuat dari mentega susu sapi ini diolah dengan panas rendah (biasanya di bawah 100 derajat) hingga meninggalkan padatan susu. Padatan ini kemudian disaring yang kemudian meninggalkan lemak cair yang disebut ghee.

Kandungan Minyak Samin

Berikut ini adalah berbagai kandungan yang terdapat dalam ghee, antara lain:

  • Kalori.
  • Lemak.
  • Lemak jenuh.
  • Vitamin D.
  • Vitamin E.
  • Lemak tak jenuh tunggal.
  • Lemak tak jenuh ganda.
  • Protein.
  • Vitamin K.
  • Karbohidrat.
  • Vitamin A.
  • Vitamin C.

Manfaat Minyak Samin untuk Kesehatan

Sebuah penelitian telah menemukan beberapa manfaat kesehatan potensial dari minyak ini, antara lain:

1. Efek Antiinflamasi

Dalam pengobatan Ayurveda, ghee telah digunakan secara topikal untuk mengobati luka bakar dan pembengkakan. Meskipun ini tidak terbukti secara ilmiah, minyak ini mengandung butyrate, asam lemak yang dikenal memiliki sifat antiinflamasi. Sebuah studi menunjukkan bahwa butyrate yang ada di dalam minyak samin mampu meredakan peradangan di dalam tubuh.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Sensodyne - Advertisement

2. Membantu Mengurangi Berat Badan

Ghee adalah sumber penting asam linoleat terkonjugasi atau conjugated linoleic acid (CLA). Sebuah penelitian menunjukkan bahwa CLA yang ditemukan dalam minyak ini dapat membantu mengurangi penambahan berat badan yang berlebihan. Selain itu, CLA juga dapat membantu mengurangi massa lemak tubuh pada beberapa orang.

3. Menjaga Kesehatan Jantung

Meskipun banyak mengandung lemak, minyak ini mengandung konsentrasi tinggi asam lemak tak jenuh tunggal omega-3 yang mendukung kesehatan jantung dan sistem kardiovaskular. Sebuah studi menunjukkan bahwa memasukan ghee sebagai bagian dari diet seimbang dapat membantu mengurangi kadar kolesterol tidak sehat.

4. Bebas Laktosa

Ghee dibuat dengan menghilangkan padatan susu sehingga mengandung sejumlah kecil laktosa dan kasein, yang merupakan gula susu dan protein. Minyak ini adalah sumber lemak yang baik untuk untuk orang yang tidak toleran laktosa atau alergi susu.

5. Menjaga Fleksibilitas Tubuh

Sejumlah nutrisi yang terdapat di dalam minyak samin dipercaya dapat melumasi jaringan ikat. Ketika jaringan ikat terlumasi dengan baik hal itu akan meningkatkan jangkauan fleksibilitas tubuh.

Fleksibilitas tubuh yang baik dapat memudahkan Anda untuk melakukan aktivitas sehari-hari sekaligus mengurangi kemungkinan terjadinya cedera.

6. Meningkatkan Sistem Imun

Minyak samin mengandung berbagai nutrisi penting seperti vitamin A, D, E, dan K, di mana semuanya bertanggung jawab untuk meningkatkan kesehatan tulang, penglihatan, serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Ghee juga kaya akan asam lemak rantai menengah atau medium-chain fatty acid—yang diserap langsung melalui hati—seperti halnya karbohidrat dan dibakar sebagai energi.

7. Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan

Bakteri usus mengubah serat menjadi butyric acid dan kemudian menggunakannya untuk energi dan penyangga dinding usus. Dengan mengonsumsi mentega murni, Anda berkontribusi pada saluran pencernaan yang sehat.

8. Baik Digunakan untuk Memasak

Dalam molekul asam lemak, semakin banyak ikatan rangkap antara rantai karbon, semakin tidak stabil molekulnya. Hal ini membuat ikatan tersebut tersebut lebih mungkin putus saat terkena panas atau tekanan. Asam lemak yang teroksidasi dapat menjadi racun bagi sel tubuh.

Minyak tak jenuh ganda (seperti minyak nabati, minyak bunga matahari, dan minyak safflower) mengandung banyak ikatan rangkap dan paling tidak stabil untuk memasak. Ghee, bagaimanapun adalah lemak jenuh utama dan sangat tahan panas untuk menumis dan memanggang.

Baca Juga: Minyak Hati Ikan Hiu: Khasiat, Dosis, Efek Samping, dll

Cara Mendapatkan Manfaat Minyak Samin Lebih Optimal

Berikut adalah cara mendapatkan manfaat minyak ini dengan maksimal, antara lain:

  • Gunakan minyak ini untuk makanan yang dipanggang.
  • Masak sayur dengan tambahan ghee dan garam laut.
  • Gunakan pada setiap masakan yang membutuhkan minyak goreng.
  • Gunakan sebagai pengganti minyak kelapa atau minyak sawit untuk memanggang.
  • Jika memanggang sayuran, Anda bisa melelehkan ghee lalu mengoleskannya.

Risiko Minyak Samin bagi Kesehatan

Meski bermanfaat untuk tubuh, minyak ini kaya akan lemak, hal itu membuat Anda harus membatasinya konsumsinya dalam jumlah sedang sebagai bagian dari diet seimbang. Ingatlah hal berikut sebelum menambahkan ghee ke dalam makanan:

Penyakit Jantung

Meskipun ghee dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung dalam jumlah sedang, terlalu banyak lemak jenuh dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Orang dengan faktor risiko lain untuk penyakit jantung harus berhati-hati saat memasukkan minyak ini ke dalam makanan.

Penambahan Berat Badan

Asam linoleat terkonjugasi dalam ghee telah terbukti mengurangi penambahan berat badan pada beberapa orang, tapi perlu Anda waspadai bahwa minyak ini mengandung tinggi kalori dan lemak. Terlepas dari manfaat kesehatannya, konsumsi terlalu banyak dapat menyebabkan peningkatan berat badan.

Baca Juga: 18 Manfaat Minyak Zaitun untuk Kesehatan dan Kecantikan

Minyak Samin dan Mentega, Mana yang Lebih Baik?

Ghee dan mentega sama-sama berasal dari susu sapi, sehingga profil nutrisi dan kandungan lemaknya sangat mirip. Namun karena proses pengolahannya berbeda, hal itu membuat minyak ini tidak mengandung tingkat protein susu yang sama dengan mentega.

Hal inilah yang membuat ghee lebih baik untuk seseorang yang tidak mentolerir produk susu dengan baik. Bagi orang yang memiliki alergi atau sensitif terhadap komponen susu, minyak samin adalah pilihan yang lebih baik

Selain itu, keduanya mengandung hampir 100% kalori dari lemak. Penelitian tabung reaksi dan penelitian pada hewan menunjukkan bahwa lemak yang terdapat pada ghee dapat mengurangi peradangan dan meningkatkan kesehatan usus. Hal tersebut dipengaruhi oleh butyric acid dan asam lemak rantai pendek (short-chain saturated fat).

Kandungan asam linoleat terkonjugasi pada ghee juga sedikit lebih tinggi, yaitu lemak tak jenuh ganda yang dapat membantu meningkatkan kehilangan lemak.

Secara keseluruhan, perbedaan antara keduanya kecil dan memilih salah satu kemungkinan besar tidak akan berdampak signifikan pada kesehatan Anda. Tidak ada bukti kuat yang menunjukkan ghee lebih sehat daripada mentega. Keduanya bisa dinikmati secukupnya sebagai bagian dari diet sehat.

 

  1. Anonim. Ghee: Is It Good for You?. https://www.webmd.com/diet/ghee-good-for-you#1. (Diakses pada 22 Januari 2021).
  2. Anonim. 2015. Benefits of Ghee: 10 Reasons to Use it Every Day. https://empoweredsustenance.com/benefits-of-ghee/. (Diakses pada 22 Januari 2021).
  3. Gluskin, Mora. 2019. 5 Amazing Health Benefits of Ghee (or Clarified Butter). https://www.byrdie.com/ghee-benefits. (Diakses pada 22 Januari 2021).
  4. Railton, David . 2018. Is ghee more healthful than butter?. https://www.medicalnewstoday.com/articles/321707. (Diakses pada 22 Januari 2021).
  5. Spritzler, Franziska. 2019. Ghee: Healthier Than Butter?. https://www.healthline.com/nutrition/ghee#ghee-vs.-butter. (Diakses pada 22 Januari 2021).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi