Terbit: 17 Agustus 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Asupan makan bagi penderita diabetes, utamanya konsumsi gula, tentu mendapatkan perhatian yang ekstra ketat, ya.

Penderita Diabetes, Gunakan 3 Jenis Minyak Goreng Ini agar Lebih Sehat

Penderita diabetes memang harus mengontrol asupan jumlah, jenis dan waktu konsumsi gula hariannya. Hal ini tentu penting untuk mendukung kualitas kesehatan tubuh penderita diabetes.

Akan tetapi, tahukah Anda bahwa konsumsi minyak goreng juga bisa memengaruhi kesehatan tubuh bagi penderita diabetes?

Apa pengaruh penggunaan jenis minyak goreng bagi penderita diabetes

Berikut beberapa manfaat memilih jenis minyak goreng yang tepat bagi penderita diabetes:

  • Mendukung metabolisme gula lebih baik
    Beberapa jenis minyak yang tidak sesuai dengan kebutuhan tubuh penderita diabetes dapat membuat metabolisme lemak dalam tubuh menjadi lambat. Secara tidak langsung, hal ini akan memengaruhi metabolisme gula dalam tubuh, dimana metabolisme gula yang lambat dapat memengaruhi produksi insulin dan kadar gula dalam tubuh.
  • Mencegah asupan lemak jenuh berlebih dalam tubuh
    Pilihan jenis minyak yang tepat akan mencegah asupan lemak jenuh berlebih, minyak dari nabati cenderung memiliki kandungan lemak tidak jenuh yang lebih tinggi sehingga baik untuk mengontrol kadar kolesterol dalam tubuh.

Lantas, apa saja jenis minyak goreng yang baik untuk penderita diabetes?

Berikut 3 jenis minyak yang baik digunakan untuk penderita diabetes:

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Family Fest - Advertisement

1. Minyak kelapa

Minyak Kelapa-Doktersehat

Photo Credit: Flickr/sathish mrb

Konsumsi minyak kelapa sangat baik untuk penderita diabetes karena penggunaan minyak kelapa mampu melawan terjadinya resistensi insulin dalam tubuh.

Hal ini disebabkan minyak kelapa memiliki ikatan asam lemak rantai menengah yang bisa mendukung hal tersebut terjadi.Selain itu, penggunaan minyak kelapa juga mampu memberikan energi yang cukup serta memertahankan penggunaan insulin dalam jaringan otot tubuh.

Minyak kelapa merupakan salah satu jenis minyak yang cukup umum digunakan sebagai minyak untuk konsumsi harian, sehingga tentu cukup mudah menemukan minyak kelapa di pasaran.

Ingat untuk selalu menggunakan minyak kelapa yang baru, bukan minyak kelapa berulang atau jelantah, ya.

2. Minyak zaitun

cara-menyimpan-minyak-goreng-doktersehat

photo credit : pexels.com

Minyak zaitun sudah terkenal sebagai jenis minyak yang super sehat, ya. Ternyata, minyak zaitun juga merupakan jenis minyak yang baik untuk penderita diabetes.

Minyak zaitun, utamanya minyak zaitun ekstra murni, atau extra virgin olive oil/EVOO, merupakan salah satu jenis minyak yang mampu memertahankan kadar gula darah dalam tubuh lebih baik dari jenis minyak lainnya.

Selain itu, minyak zaitun memiliki kandungan lemak baik, vitamin, serta fitonutrien, yang tinggi, sehingga mampu memberikan kombinasi yang baik untuk kesehatan tubuh dan pembuluh darah.

Sebelum menggunakan, perhatikan bahwa minyak zaitun hanya digunakan untuk pemanasan suhu rendah, misalnya menumis dalam waktu singkat, misalnya untuk sayuran berdaun, atau gunakan minyak zaitun sebagai dressing salad.

3. Minyak kanola

doktersehat-pilih-minyak-sehat

Photo Credit: Flickr.com/United Soybean Board

Terkenal dengan manfaatnya sebagai minyak untuk diet, minyak kanola ternyata merupakan jenis minyak yang juga baik untuk penderita diabetes.

Hal ini ditunjukkan oleh penelitian yang membuktikan bahwa penggunaan minyak kanola pada penderita diabetes disebut mampu menurunkan kadar gula darah, disertai dengan pola makan yang rendah glikemik.

Minyak kanola cenderung lebih tahan panas ketimbang minyak zaitun, sehingga memanfatkan minyak kanola untuk menumis daging atau masakan yang sulit matang lainnya, bisa Anda lakukan.

Nah, itu dia 3 jenis minyak yang baik digunakan penderita diabetes untuk menggoreng.

Meskipun minyak di atas adalah jenis minyak yang sehat, namun penggunaan minyak goreng untuk penderita diabetes sebaiknya harus dibatasi paling banyak 4-5 porsi atau setara dengan 5 sendok makan dalam sehari, ya.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi