Saat Sarapan, Pilih 4 Minuman Praktis dan Super Sehat Ini!

doktersehat-sarapan

DokterSehat.Com– Minuman apa yang biasanya Anda konsumsi setelah sarapan? Dibandingkan dengan waktu makan lainnya, minuman saat sarapan umumnya menjadi satu minuman yang dipersiapkan khusus, ya.

Hal ini tentu wajar mengingat saat sarapan, asupan makanan harus dipenuhi dengan lengkap dan seimbang untuk memenuhi kebutuhan gizi awal hari.

Minuman saat sarapan tidak hanya menjadi khas tersaji saat pagi hari, namun juga sebaiknya dipilih jenis yang mampu memenuhi atau melengkapi kebutuhan gizi tubuh.

doktersehat-kesalahan-saat-sarapanPilihan minuman yang tepat juga akan mendukung kondisi fisik tubuh yang prima untuk memulai aktivitas harian dengan penuh energi dan optimal.

Lantas, seperti apa sih minuman yang baik dipilih saat sarapan?

Minuman yang baik dipilih saat sarapan adalah minuman yang bisa menghidrasi dan memenuhi kebutuhan gizi tubuh dengan kandungan cairan, vitamin, mineral, atau proteinnya.

Zat gizi tersebut merupakan jenis gizi yang dibutuhkan tubuh di awal hari, mengingat tubuh umumnya kehilangan banyak energi dan zat gizi setelah lebih dari 7 jam tubuh beristirahat.

Beberapa jenis minuman yang cocok dipilih sebagai minuman setelah sarapan, adalah:

1. Jus buah

Tentu sudah umum menyajikan jus buah sebagai salah satu jenis minuman saat sarapan, ya. Hal ini memang merupakan salah satu hal yang cukup tepat dilakukan, mengingat jus buah adalah pilihan minuman yang banyak mengandung cairan dan vitamin.

doktersehat jus buah
photo credit: Pexels

Agar lebih sehat, akan lebih baik jika buah yang akan Anda buat sebagai jus adalah buah yang memiliki rasa manis.

Hindari memilih buah yang memiliki rasa asam, misalnya jeruk, jeruk nipis atau kiwi, sebagai buah untuk jus saat sarapan. Kondisi ini bertujuan untuk menghindari produksi asam lambung, berlebihan yang bisa mengiritasi pencernaan saat pagi, mengingat kondisi pencernaan yang belum bermetabolisme optimal.

Pilih jus dari buah yang memiliki rasa manis, misalnya buah pisang atau mangga dan pastikan buah tersebut sudah matang sempurna, sehingga Anda tidak perlu lagi menambahkan gula pasir pada jus, ya.

2. Jus sayur

Tidak sempat menyajikan masakan sayur pada menu sarapan Anda? Jadikan saja sayur tersebut sebagai jus! Hal ini akan efektif mendukung asupan serat, vitamin dan mineral pada pagi hari.
Agar asupan cairan dan hidrasi tubuh tetap optimal, Anda bisa memilih jus dari sayuran yang banyak mengandung cairan, misalnya ketimun atau sayur berdaun hijau.

Hindari memilih jus dari sayuran yang banyak mengandung gas, misalnya brokoli, karena berisiko menggangu pencernaan dan membuat perut kembung.

Gunakan pemanis alami pada jus sayur untuk minuman saat sarapan. Madu atau bubuk kayu manis bisa jadi pilihan yang super tepat, bukan?

3. Air kelapa

Waktu sarapan yang terbatas, membuat Anda tidak sempat membuat jus? Tenang, Anda bisa memenuhi kebutuhan cairan, vitamin, mineral, plus elektrolit, dari pilihan minuman yang cukup praktis, yaitu air kelapa!

doktersehat-kelapa-untuk-puasa
Photo Credit: Flickr.com/John Revo Puno

Ya, air kelapa bisa jadi pilihan yang super sehat saat sarapan. Kandungan cairan yang tinggi dilengkapi mineral elektrolit yang lengkap membuat air kelapa menjadi pilihan yang tak kalah sehat dari jus buah maupun sayur.

4. Susu

Jika menu sarapan tidak lengkap karena kurang asupan protein hewani, maka susu bisa jadi pilihan minuman berenergi dan berprotein yang cukup bisa Anda pilih sebagai minuman setelah sarapan.

doktersehat-khasiat-susu-kambing-untuk-kulit
Photo Credit: Pexels.com

Selain mudah dikonsumsi, susu juga memberikan asupan gizi tambahan, yaitu kalsium dan vitamin D yang penting untuk mendukung kesehatan tulang tubuh.