Terbit: 16 Januari 2020 | Diperbarui: 19 Mei 2020
Ditulis oleh: Gerardus Septian Kalis | Ditinjau oleh: dr. Antonius Hapindra Kasim

Beberapa jenis minuman pelancar haid ini dapat membantu mengatasi nyeri haid. Siklus menstruasi pada wanita berbeda-beda. Ada yang memiliki siklus 28 hari dan ada juga yang sampai 35 hari. Kalau setiap bulan siklus yang didapatkan tetap sama, artinya Anda tidak mengalami gangguan. Namun, kalau ada perubahan seperti datang terlalu cepat atau terlambat, hal itu menandakan adanya gangguan. Lantas, apakah makanan atau minuman pelancar haid efektif digunakan untuk mengatasi kondisi ini?

9 Minuman Pelancar Haid (Mudah Dibuat di Rumah)

Minuman Pelancar Haid

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa perawatan rumahan dan perubahan gaya hidup dapat membantu mengatur siklus menstruasi yang tidak teratur. Berikut ini adalah beberapa pengobatan rumahan yang memiliki bukti ilmiah dan yang tidak memiliki bukti pendukung, serta bagaimana cara menggunakannya, di antaranya:

1. Cuka Apel

Minuman pelancar haid yang pertama adalah cuka apel. Hasil penelitian yang diterbitkan di National Center for Biotechnology Information, U.S. National Library of Medicine mengungkapkan, konsumsi 15 ml cuka apel setiap hari dapat mengembalikan siklus menstruasi pada wanita dengan PCOS. Meski begitu, klaim terhadap penelitian ini membutuhkan penelitian lanjutan karena studi dilakukan dengan responden yang terbatas. 

2. Jus Nanas

Nanas adalah salah satu buah yang populer untuk mengatasi masalah menstruasi. Jus nanas mengandung bromelain, enzim yang diklaim dapat melunakkan lapisan rahim dan mengatur menstruasi. Meski begitu, jus nanas ini belum bisa dibuktikan kebenarannya sebagai minuman pelancar haid.
Bromelain mungkin memiliki sifat antiinflamasi dan menghilangkan rasa sakit, meski begitu tidak ada bukti nyata untuk mendukung efektivitasnya dalam mengurangi kram menstruasi dan sakit kepala.

3. Kunyit

Kunyit adalah bahan alami yang populer untuk mengatasi berbagai kondisi kesehatan, termasuk menstruasi yang tidak teratur. Namun, kemampuannya sebagai minuman pelancar haid belum terbukti.

Manfaat utama kunyit yang banyak ditemukan adalah kemampuannya mengurangi peradangan. Penelitian menunjukkan bahwa curcumin, bahan aktif yang ditemukan dalam kunyit, memiliki efek anti-inflamasi.

4. Jahe

Seperti halnya kunyit, jahe adalah salah satu bahan alami yang banyak digunakan untuk pengobatan, salah satunya adalah mengatasi siklus menstruasi yang tidak teratur—namun klaim terhadap hal ini belum bisa dibuktikan dengan jelas.

Beberapa penelitian mengklaim bahwa jahe membantu menurunkan hilangnya darah berlebihan selama siklus menstruasi, meredakan rasa nyeri, meningkatkan suasana hati dan ketidaknyamanan fisik lainnya.

5. Kayu Manis

Kayu manis adalah bahan alami lainnya yang dipercaya mampu mengatasi siklus haid yang tidak teratur. Cara mengonsumsinya yaitu dengan merendam dua atau tiga batang kayu manis dalam satu gelas air.

Sebuah studi mengungkapkan, minuman pelancar haid ini mampu mengatur siklus menstruasi dan merupakan pilihan pengobatan yang efektif untuk wanita dengan PCOS—meskipun studi ini dibatasi oleh sejumlah kecil responden.

6. Jus Pisang

Salah satu manfaat pisang yang cukup populer mengenai pisang adalah membantu mengatasi kram otot. Nah, rahim adalah organ yang banyak memiliki otot, jadi tidak mengejutkan saat Anda mengonsumsi minuman pelancar haid ini kram menstruasi akan berkurang.

7. Anggur Merah

Anggur merah mengandung antioksidan yang disebut resveratrol, yang dikombinasikan dengan alkohol untuk melemaskan otot-otot halus. Namun, penting untuk diketahui bahwa minum banyak alkohol bisa membuat gejala PMS semakin memburuk. Minuman pelancar haid ini dapat menurunkan gula darah dan membuat perubahan suasana hati lebih intens. Oleh karena itu, sebaiknya konsumsi anggur merah satu gelas saja.

8. Teh

Teh hijau memiliki kemampuan untuk mengurangi kram. Sedangkan teh chamomile memiliki keberhasilan yang sama baiknya dalam meminimalkan kejang otot dan juga membantu mengatasi perubahan suasana hati.

Sebisa mungkin pilihlah teh tanpa kafein, karena kafein dapat memicu kecemasan dan juga membantu tubuh menahan air, di mana hal ini berkontribusi terhadap kembung.

9. Minyak Kelapa

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa menambahkan minyak kelapa ke dalam makanan selama dua bulan dapat meredakan nyeri selama masa menstruasi. Tambahkan minyak kelapa ke makanan sebagai pengganti mentega atau minyak lainnya.

Nah, itulah beberapa makanan dan minuman pelancar haid yang bisa Anda konsumsi. Selain itu, membuat perubahan gaya hidup seperti mengurangi atau mengelola stres, serta mempertahankan berat badan yang sehat dapat membantu mengatur siklus menstruasi.

 

  1. 3 home remedies for irregular periods that work wonders. https://www.thehealthsite.com/diseases-conditions/diseases-conditions-womens-health/home-remedies-for-irregular-periods-that-work-wonders-d1018-615974/. (Diakses pada 16 Desember 2019).
  2. Burgess, Lana. 2019. Can home remedies help regulate your period?. https://www.medicalnewstoday.com/articles/324781.php#what-are-irregular-periods. (Diakses pada 16 Desember 2019).
  3. Santos-Longhurst, Adrienne. 2018. 8 Science-Backed Home Remedies for Irregular Periods. https://www.healthline.com/health/womens-health/irregular-periods-home-remedies#1.(Diakses pada 16 Desember 2019).
  4. KAYWIN, EMMA. 2017. The Best PMS-Fighting Foods & Drinks. https://www.bustle.com/p/the-best-pms-fighting-foods-drinks-47566. (Diakses pada 16 Desember 2019).
  5. WARNER, CHRISTINE. 2016. 9 Natural Ways to Reduce Period Pain. https://verilymag.com/2016/02/menstrual-cramps-period-pain-period-cramps-pms. (Diakses pada 16 Desember 2019).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi