Terbit: 11 Mei 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Sebuah penelitian yang dilakukan dengan cara mengecek kondisi minuman yang dijual di 30 bioskop terbersar di Inggris menghasilkan fakta yang mengejutkan yaitu di dalam minuman-minuman tersebut ditemukan bakteri dalam jumlah yang berbahaya.

Minuman Bioskop Bisa Jadi Memiliki Bakteri Berbahaya

Dilansir dari BBC, berbagai bakteri yang tidak baik bagi kesehatan seperti salmonella ditemukan dalam beberapa minuman yang dijual di bioskop. Padahal, bakteri ini bisa memicu gejala seperti keracunan makanan. Di beberapa minuman yang dijual di bioskop lainnya juga ditemukan bakteri listeria.

Hasil pengecekan minuman ini kemudian dikirim ke laboratorium London Metropolitan University untuk dicek dengan lebih mendalam. Hasilnya adalah, minuman-minuman ini memiliki bakteri dengan jumlah 70 kali hingga 10.000 kali lebih banyak dari yang dianggap aman bagi kesehatan.

Perwakilan dari Chartered Institute of Environmental Health menyebutkan bahwa hasil penelitian ini menandakan bahwa peralatan penyedia minuman di bioskop sepertinya tidak dibersihkan dengan baik. Tak hanya di dalam minuman, bakteri-bakteri ini juga bisa ditemukan di es batu, penyangga wadah minuman, dan kain kursi bioskop.

Namun, dari semua bagian bioskop yang memiliki kandungan bakteri berbahaya, es batu yang disediakan oleh penjual minuman disebut-sebut sebagai yang paling banyak memiliki bakteri dengan 1.000 unit bakteri untuk setiap 1 mililiter cairan.

Menurut para peneliti, berbagai peralatan penyedia minuman sepertinya tidak benar-benar dibersihkan dengan baik meskipun standar di bioskop menyebut proses pembersihkan dispenser minuman harus dilakukan setiap hari dan mesin es harus dibersihkan setiap minggu.

Melihat adanya fakta ini, jangan sembarangan mengonsumsi minuman di bioskop demi mencegah datangnya paparan bakteri berbahaya. Jika memang ingin membeli minuman, belilah minuman botolan dengan tutup yang berada dalam kondisi baik sehingga dipastikan tidak terkontaminasi bakteri.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi