Sudah menjadi rahasia umum jika minuman beralkohol sangat tidak sehat bagi kesehatan. Bahkan, penelitian terbaru membuktikan bahwa sering mengonsumsinya bisa menyebabkan datangnya kanker paru. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

alkohol-kanker-paru-doktersehat

Kaitan Antara Minuman Beralkohol dengan Kanker Paru

Dalam penelitian yang dilakukan di Inggris dan melibatkan 125.249 partisipan ini, disebutkan bahwa minuman beralkohol terkait dengan setidaknya 60 jenis penyakit yang bisa menyerang manusia. Bahkan, alkohol memiliki kandungan karsinogen atau penyebab kanker yang bisa memicu kanker hati, kanker usus besar, kanker rektum, kanker payudara, kanker leher, serta kanker kepala.

Dalam penelitian ini, disebutkan bahwa para partisipan rutin menenggak minuman beralkohol. Para peneliti pun menggunakan asosiasi genom-width untuk mengetahui dampak minuman ini hingga ke level DNA. Hasilnya adalah, gen di dalam tubuh manusia serta hewan percobaan berupa cacing langsung merespons alkohol saat masuk ke dalam tubuh.

Andrew Thompson, salah satu peneliti yang terlibat dari University of Liverpool menyebut alkohol bisa menyebabkan kecanduan dan munculnya perilaku kompulsif. Jika kebiasaan meminumnya juga dikombinasikan dengan kebiasaan merokok, maka risiko terkena kanker paru akan meningkat dengan drastis.

“Peneiltian ini dilakukan untuk mengetahui dampak dari minuman beralkohol hingga ke tingkat genetik. Faktanya, minuman ini memang terkait dengan risiko kanker paru. Sebaiknya kita mulai menghindari minuman ini dan kebiasaan merokok jika memang tak ingin terkena kanker,” tegas Thompson.

Berbagai Cara Mencegah Kanker Paru

Selain dengan tidak mengonsumsi minuman beralkohol, pakar kesehatan menyarankan kita untuk menghindari beberapa hal jika tidak ingin terkena kanker paru.

Berikut adalah berbagai hal yang sebaiknya kita hindari tersebut.

  1. Menghindari Asap Rokok

Tak hanya berhenti merokok, pakar kesehatan menyarankan kita untuk tidak menjadi perokok pasif. Hal ini disebabkan oleh asap rokok yang memiliki kandungan beracun yang bisa saja menyebabkan dampak buruk bagi paru meski kita tidak menikmatinya. Salah satu kandungan tersebut adalah benzopyrene yang bersifat karsinogen.

Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan hasilnya dalam Environmental Research and Public Health Journal, disebutkan bahwa sering menjadi perokok pasif karena faktor lingkungan tetap bisa membuat risiko kanker paru meningkat hingga 20-30 persen.

  1. Mencegah Paparan Radon

Meskipun tidak ada perokok di lingkungan rumah kita, bisa jadi kita akan tetap rentan terkena kanker paru jika di dalam rumah terdapat paparan radon. Sebagai informasi, radon adalah sejenis gas yang tidak bisa dicium aromanya. Gas ini biasanya berasal dari dalam tanah, khususnya yang memiliki kandungan uranium.

Masalahnya adalah ara untuk mengecek apakah di dalam rumah memiliki paparan radon atau tidak adalah dengan pemeriksaan radon yang bisa dilakukan oleh ahlinya. Beruntung, kini ada peralatan pengecek kadar radon di toko perkakas yang bisa kita beli.

  1. Mewaspadai Karsinogen di Tempat Kerja

Jika kita bekerja di dunia pertambangan atau di pabrik yang memproduksi asbes, bisa jadi akan membuat risiko terkena kanker paru tinggi. Hal ini disebabkan oleh banyaknya bahan-bahan bersifat karsinogen di dalamnya. Selain itu, industri yang menggunakan bahan karet juga bisa menyebabkan paparan bahan karsinogen yang bisa menyebabkan kanker paru.

Pastikan untuk memakai peralatan perlindungan bagi tubuh demi mencegah paparan buruk dari bahan-bahan tersebut.

  1. Rutin Makan Sayur dan Buah

Di dalam sayuran dan buah-buahan tinggi kandungan antioksidan yang bisa melawan paparan buruk radikal bebas dan bahan-bahan bersifat karsinogen yang bisa menyebabkan datangnya kanker paru. Pastikan untuk mengolahnya dengan baik demi mendapatkan manfaat sehatnya dengan maksimal.

 

Sumber:

  1. Gander, Kashmira. 2020. HEAVY DRINKING COULD BE LINKED TO LUNG CANCER, SCIENTISTS BELIEVE. https://www.newsweek.com/drinking-heavy-risk-lung-cancer-1482068 (Diakses pada 21 Januari 2020).