Manfaat Daun Salam untuk Menurunkan Kolesterol (Disertai 5 Khasiat Lainnya)

daun-salam-doktersehat

DokterSehat.Com – Salah satu masalah kesehatan yang sangat ditakuti oleh banyak orang adalah kolesterol tinggi, yang kemungkinan dapat mengancammasalah kesehatan lainnya seperti jantuna dan stroke. Masalah kesehatan ini mudah datang karena gaya hidup yang tidak sehat, khususnya dalam hal pola makan. Untuk menurunkan penyakit ini, Anda bisa mengonsumsi ramuan daun obat kolesterol, salah satunya daun salam.

Manfaat Daun Salam untuk Kolesterol Dalam Tubuh

Daun salam biasanya digunakan untuk bumbu masakan, namun daun beraroma khas ini juga berkhasiat menurunkan kolesterol dalam tubuh. Menurut National Cancer for Biotechnology Information, untuk mendapatkan manfaat daun salam untuk kolesterol, minumlah air rebusan daun salam selama 30 hari berturut-turut. Jika dilakukan secara rutin dapat menurunkan kadar kolesterol total dalam tubuh hingga 20-24 persen.

Selain itu, mengonsumsi air rebusan daun salam dapat meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) hingga 29 persen dalam tubuh. Tak hanya itu, tingginya kadar vitamin C, vitamin A, zat besi, kalsium, magnesium, asam caffeic, eugenol, katekin, dan quercetin juga bisa memberikan dampak positif bagi kesehatan tubuh.

baca juga: Kolesterol Tinggi Dilarang Makan Tongkol?

Bagaimana cara membuat ramuan daun obat kolesterol ini?

Cara membuat obat tradisional kolesterol daun salam ini sangat mudah. Pertama, Anda hanya perlu menyiapkan 10 hingga 15 lembar daun salam yang sudah dicuci dengan air hingga bersih dan kemudian merebusnya dengan 3 gelas air.

Jika air yang tersisa tinggal sekitar satu gelas saja, segera matikan kompor dan kemudian saring air rebusan daun salam. Biarkan hingga dingin dan air ini pun siap untuk dikonsumsi di malam hari.

Manfaat Daun Salam untuk Kesehatan Lainnya

Selain manfaat daun salam untuk kolesterol, daun obat kolesterol ini juga bisa  memberikan manfaat kesehatan lainnya, di antaranya:

1. Mengatasi asam urat

Daun penurun kolesterol ini juga dapat mengobati asam urat. Caranya, konsumsilah air rebusan yang dibuat dari 10 daun salam dan 700 cc air saat masih dalam kondisi hangat, berkhasiat mengatasi penyakit asam urat.

2. Meningkatkan daya tahan tubuh

Daun salam kaya akan berbagai macam vitamin, khususnya vitamin C yang akan membuat daya tahan tubuh meningkat sehingga Anda pun tidak akan mudah jatuh sakit.

3. Baik untuk diet

Tak disangka, mengonsumsi air rebusan daun salam yang terbuat dari 20-30 helai dan 4 gelas air secara rutin setiap hari ternyata bisa membantu menurunkan berat badan. Bagi Anda yang sedang menjalani program diet, cocok untuk menambahkan daun salam ke dalam setiap masakan, seperti sup, sayur asam, dan masakan lainnya yang berkuah.

4. Mengendalikan tekanan darah

Daun salam mengandung flavonoid yang mampu membantu tubuh mengendalikan tekanan darah. Cara merebus daun salam untuk penyakit ini cukup mudah, Anda hanya perlu menggunakan 10 lembar daun salam untuk kemudian direbus bersama dengan 3 gelas air.

Rutin meminum air rebusan daun salam ini setidaknya sekali setiap hari, yang berkhasiat menurunkan tekanan darah dengan signifikan.

5. Mengatasi batuk

Jika Anda terkena batuk dan tidak kunjung sembuh, maka ada baiknya mencoba ramuan daun salam. Rebuslah 2 lembar daun salam dengan segelas air. Setelah didinginkan selama 10 menit, kita hanya perlu merendam kain bersih pada ramuan tersebut dan kemudian diusapkan kain ini pada dada. Cara ini dipercaya bisa meredakan batuk.

Baca juga: Kolesterol Tinggi Sejak Usia Muda, Begini Dampaknya

Meski manfaat daun salam untuk kolesterol beredar luas di masyarakat. Pakar kesehatan mengatakan, khasiat daun penurun kolesterol ini dibutuhkan penelitian lanjutan untuk dapat dibuktikan secara ilmiah.

Beberapa pakar kesehatan menyarankan, apabila kadar kolesterol Anda sudah sangat tinggi, ada baiknya segera mengonsumsi obat penurun kolesterol. Konsultasikan dengan dokter mengenai penggunaan obat penurun kolesterol ini.

Dosis daun obat kolesterol ini berbeda untuk setiap orang, karena tergantung dari kondisi kesehatan, umur dan beberapa kondisi lainnya. Penggunaan obat herbal tidak selalu aman digunakan. Oleh karena itu, konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter untuk mendapatkan dosis yang tepat.

Agar kadar kolesterol dalam tubuh tetap normal, beberapa hal lain yang juga tidak boleh dilewatkan adalah olahraga secara teratur, mengurangi konsumsi makanan-makanan terlalu manis dan asin.

Macam-macam Daun Penurun Kolesterol

Selain daun salam, berikut ini beberapa daun penurun kolesterol yang bisa Anda gunakan menjadi ramuan, di antaranya:

1. Daun sirih

Daun untuk menurunkan kolesterol yang pertama ini populer digunakan untuk antiseptik dan nyirih, yang ternyata bisa mengatasi kolesterol. Kadar kolesterol tinggi merupakan faktor risiko penyakit jantung dan stroke. Penelitian telah menemukan bahwa daun sirih membantu menurunkan kadar kolesterol total, trigliserida, kolesterol low-density lipoprotein (LDL) dan kolesterol very low-density lipoprotein  (VLDL).

Selain itu, daun sirih juga membantu meningkatkan kadar kolesterol high-density lipoprotein (HDL). Efek penurun lipid seperti daun sirih dikaitkan dengan kandungan eugenol, antioksidan alami yang menetralkan radikal bebas. Eugenol dapat menghambat biosintesis kolesterol di hati dan mengurangi penyerapan lipid dalam usus.

Kandungan dalam daun sirih juga dapat meningkatkan katabolisme kolesterol jahat (LDL). Kadar kolesterol dan trigliserida yang tinggi dimobilisasi dari plasma ke hati dan kemudian dihilangkan dalam bentuk asam empedu. Dengan demikian, melalui berbagai mekanisme daun sirih membantu menurunkan kadar lipid yang tinggi.

2. Daun bidara

Manfaat daun bidara untuk kolesterol karena mengandung senyawa anti-inflamasi dan antioksidan yang dipercaya mampu mencegah peningkatan kadar kolesterol dalam tubuh. Penderita kolesterol tinggi direkomendasikan mengonsumsi air rebusan daun penurun kolesterol ini. Berdasarkan berbagai sumber, daun ini bahkan dapat mengatasi kolesterol dalam tingkat kronis sekalipun.

Caranya, tumbuklah 4-6 lembar daun bidara yang sudah dicuci dengan air hingga bersih, kemudian rebus hasil tumbukan dengan 300-400 ml air hingga mendidih. Jika sudah dingin, tuangkan pada gelas dan Anda bisa menambahkan sedikit gula atau madu untuk mengurangi rasa pahit.

Anda juga bisa meminum air rebusan untuk kolesterol tersebut tanpa pemanis. Untuk menghilangkan rasa pahit, segera minum air putih setelahnya.

3. Daun tanaman artichoke

Daun tanaman artichoke adalah kuncup bunga yang bisa dikonsumi. Tanaman bernama cynara cardunculus var. scolymus ini mengandung serat yang sangat unik. Senyawa tersebut dapat menghambat penyerapan kolesterol oleh tubuh, yang akan mengurangi produksi senyawa LDL.

Satu studi klinis menunjukkan bahwa tanaman yang dibudidayakan di Italia, Mesir, dan Spanyol ini memainkan peran penting dalam mengelola hiperkolesterolemia ringan di antara orang yang kelebihan berat badan. Mereka yang mengonsumsi daun tanaman artichoke selama 8 minggu mengalami peningkatan kolesterol baik (HDL), menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan kadar kolesterol total keseluruhan.

4. Daun sambiloto

Kolesterol tinggi – terutama LDL adalah faktor risiko serangan jantung, stroke, dan penyakit Alzheimer. Menurut Jurnal Kesehatan Vaskular dan Manajemen Risiko, edisi Februari 2008, daun sambiloto dapat mengurangi kolesterol jahat dan total.

Percobaan pada hewan, suplemen dengan ekstrak daun sambiloto dapat mengurangi kolesterol LDL hingga 50 persen dan meningkatkan kolesterol HDL. Namun, belum ada penelitian daun sambiloto untuk kolesterol pada manusia.

5. Green tea

Teh hijau atau grean tea dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL). Kolesterol baik dapat mengurangi kolesterol jahat dari arteri dan mencegah aterosklerosis (penebalan arteri). Arteri yang tersumbat akibat aterosklerosis dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke.

6. Daun seledri

Daun untuk menurunkan kolesterol berikutnya adalah daun seledri. Serat seledri dapat membantu menurunkan kadar kolesterol karena mengurangi kelebihan senyawa kolesterol dalam usus dan mendorongnya keluar melalui proses eliminasi.

Penelitian tentang hubungan antara seledri dan kolesterol pada manusia terbatas, tetapi penelitian pada hewan menunjukkan hasil yang menjanjikan. Sebuah studi University of Chicago yang terbitkan oleh The New York Times menemukan bahwa bahan kimia dalam seledri yang disebut phthalide mengurangi kadar kolesterol jahat sebesar 7 persen dan tekanan darah sebesar 14 persen.

Phthalide dapat menurunkan hormon stres dalam darah, memungkinkan pembuluh darah mengembang dan rileks dan membiarkan lebih banyak darah mengalir ke seluruh tubuh.

Studi lain yang diterbitkan dalam Pharmacognosy Magazine, mengamati ekstrak biji seledri pada tikus. Disimpulkan bahwa seledri bermanfaat dalam menurunkan kolesterol LDL (jahat), trigliserida, dan meningkatkan HDL (kolesterol baik).

Sementara satu studi yang dilakukan pada manusia, yang diterbitkan Natural Medicine Journal, mengamati ekstrak biji seledri yang diberikan kepada pasien hipertensi ringan hingga sedang selama enam minggu dan melihat penurunan tekanan darah.

Itulah macam-macam daun penurun kolesterol yang bisa Anda olah menjadi ramuan atau pengobatan herbal di rumah. Selamat mencoba, Teman Sehat!