Minum yang Manis Setelah Makan Daging, Begini Dampaknya

es_teh_manis_doktersehat_1
Photo Source: Mr.Tin DC

DokterSehat.Com– Meski sering dianggap sebagai biang kerok penyebab kolesterol naik, dalam realitanya daging bisa memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh karena kaya akan kandungan protein. Karena alasan inilah kita masih bisa mengonsumsinya asalkan terlalu sering.

Hanya saja, terkadang kita sering melakukan kesalahan saat makan daging, yakni dengan mengonsumsi minuman manis seperti es teh manis, jus, minuman bersoda, dan minuman manis lainnya setelah memakannya, khususnya di restoran atau tempat makan lainnya. Meski terlihat sepele, pakar kesehatan menyebut kebiasaan minum yang manis-manis setelah makan daging bisa mengacaukan sistem metabolisme tubuh dan sistem kekebalan tubuh.

Kombinasi asupan protein dan gula yang tinggi bisa memicu kenaikan berat badan. Hal inilah yang akhirnya mempengaruhi sistem metabolisme tubuh. Padahal, jika sampai sistem metabolisme terganggu, maka sistem imun juga akan menurun dan membuat kita lebih mudah terkena penyakit.

Dengan mengonsumsi minuman manis setelah makan daging, maka kita akan mengonsumsi kalori dengan berlebihan. Selain itu, kondisi ini juga mempengaruhi proses pembakaran lemak di dalam tubuh. Menurut dr. Shanon Casperson dari USDA Agricultural Research Service Grand Forks Human Nutrition Research Center, Amerika Serikat, sekitar sepertiga dari kalori yang kita konsumsi dari minuman manis tidak akan dikeluarkan dari tubuh dan akhirnya menumpuk menjadi lemak di dalam tubuh. Hal ini disebabkan oleh menurunnya proses metabolisme tubuh.

Dr. Shanon juga menyebut kebiasaan mengonsumsi minuman manis tidak akan membuat kita puas dan justru membuat kita ingin meminumnya terus-menerus. Hal ini membuat kita mengonsumsi kalori dengan lebih banyak.

Melihat adanya fakta ini, akan jauh lebih baik jika kita mengonsumsi air putih saja setelah mengonsumsi makanan yang terbuat dari bahan daging-dagingan.