Terbit: 28 Mei 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Meskipun waktu makan dan minum kita menjadi terbatas, yakni hanya di malam hari saja, bukan berarti kita tidak memenuhi kebutuhan air minum dengan cukup setiap hari di bulan puasa. Pakar kesehatan meminta kita untuk minum 1,5 hingga 2 liter air setiap hari. Lantas, seberapa banyak air minum yang sebaiknya kita minum setelah waktu berbuka agar bisa tetap sehat dan tidak mudah terkena dehidrasi?

doktersehat-minum-air-putih-sehat-1024

Sebagaimana kita ketahui, dehidrasi bisa berpengaruh besar bagi kesehatan tubuh kita. Tak hanya membuat kita merasa haus, berbagai fungsi tubuh dan organ juga akan mengalami dampak buruk dengan signifikan. Sebagai contoh, otak tidak akan mampu fokus dan mengalami gangguan suasana hati. Kemampuan psikomotor kita juga akan cenderung menurun dengan signifikan.

Guru Besar Prof. Dr. Ir Ali Khomsan yang berasal dari Fakultas Pertanian, bidang Gizi Masyarakat dan Sumberdaya keluarga yang ada di Institut Pertanian Bogor menyebutkan bahwa kita memang harus benar-benar mengatur konsumsi air minum dengan cukup di bulan puasa, khususnya setelah waktu berbuka puasa.

Minumlah lima gelas air putih setelah berbuka puasa. Hanya saja, bukan berarti kita langsung meminum air sebanyak itu dalam waktu yang berdekatan karena tentu akan membuat kita rentan terkena masalah hiponatremia. Bagilah konsumsi lima gelas air putih dari waktu berbuka hingga sebelum tidur.

Saat kita melakukan santap sahur, kita bisa mengonsumsi tiga gelas air. Satu gelas dikonsumsi saat baru bangun tidur, satu gelas dikonsumsi setelah makan sahur, dan sisanya diminum menjelang waktu imsak.

Dengan melakukan pembagian minum air ini, maka kita pun akan tetap sehat dan tidak mudah mengalami dehidrasi saat berpuasa sehingga tubuh pun tetap dalam kondisi yang bugar.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi