10 Bahaya Minum Sambil Berdiri (Perlu Diwaspadai)

bahaya-minum-sambil-berdiri-doktersehat
Photo Source: rawpixel from Pixabay

DokterSehat.Com – Minum dan makan adalah salah satu kebutuhan mendasar setiap orang. Namun untuk aktivitas makan, seseorang biasanya akan lebih perhatian mengenai cara atau posisi makan dibanding dengan minum. Padahal, kebiasaan minum dengan posisi yang tidak tepat bisa membahayakan kesehatan. Berikut adalah bahaya minum sambil berdiri.

Bahaya Minum Sambil Berdiri

Sebelum menjelaskan mengenai bahaya minum berdiri, banyak orang menganggap sepele mengenai minum sambil berdiri. Tentu, hal ini didasari karena orang tersebut belum pernah mengalami gangguan meski sudah mencoba minum sambil berdiri. Selain itu, penjelasan secara medis mengenai bahaya minum sambil berdiri juga belum dibuktikan dengan pasti.

Berikut ini adalah beberapa bahaya minum berdiri yang harus Anda tahu, di antaranya:

1. Sakit perut

Bahaya minum sambil berdiri yang pertama adalah menimbulkan sakit perut. Jika Anda memiliki kebiasaan minum sambil berdiri, hal ini akan membuat kerongkongan menjadi sempit dan berkerut. Kondisi ini menyebabkan makanan sulit diproses di sistem pencernaan. Dampaknya, sensasi nyeri pada perut bisa terjadi.

2. Merusak dinding perut

Bahaya minum sambil berdiri berikutnya adalah melukai dan merusak dinding perut bagian bawah. Ketika Anda minum sambil berdiri, air mengalir dengan kekuatan besar melalui saluran makanan dan jatuh ke dinding perut bagian bawah. Jika hal ini sering dilakukan, hal itu bisa menjadi masalah pencernaan jangka panjang.

3. Radang sendi

Banyak orang tidak menyangka bahwa minum air sambil berdiri bisa menjadi penyebab radang sendi. Alasannya, karena minum sambil berdiri bisa menganggu keseimbangan cairan dalam tubuh. Kadang-kadang kondisi ini juga bisa menyebabkan penumpukan cairan di sendi, yang kemudian otomatis akan meningkatkan kemungkinan radang sendi.

4. Menghambat kerja ginjal

Kebiasaan minum sambil berdiri ternyata bisa membuat ginjal tidak menyaring air yang masuk ke dalam tubuh dengan benar. Akibatnya, kotoran cenderung tertahan di dalam kandung kemih. Kondisi ini dapat menyebabkan gangguan saluran kemih, dan dalam kasus yang lebih serius dapat menyebabkan kerusakan ginjal permanen.

5. Menyebabkan mulas dan kembung

Bahaya minum air sambil berdiri ini sebaiknya harus menjadi perhatian terutama bagi Anda yang ingin melakukan presentasi. Minum air sambil berdiri pada beberapa kasus bisa menyebabkan kerusakan pada sfingter, otot dengan bentuk seperti cincin yang berfungsi menutup jalur atau bukaan pada tubuh.

Kondisi ini akan membuat Anda mungkin mengalami mulas atau sensasi terbakar karena asam di perut mengalir mundur.

Perlu diketahui juga bahwa, saat karbohidrat dalam tubuh dicerna dengan tidak baik, zat tersebut cenderung berfermentasi di usus sehingga menyebabkan gas dan kembung. Rasa tidak nyaman pada perut ini cenderung terjadi pada mereka yang tidak tidak toleran laktosa atau sensitif terhadap makanan yang menyebabkan gas.

6. Terganggunya kesehatan jantung

Meski bahaya minum sambil berdiri tidak langsung terjadi ketika Anda minum sambil berdiri, namun apabila kebiasaan ini sering Anda lakukan maka hal itu bisa memicu penyakit jantung.

Kondisi ini bisa terjadi akibat menegangnya saraf kelana yang hampir tesebar di hampir semua bagian usus. Hal ini akan menjadi berbahaya apabila berlangsung dalam jangka waktu yang lama.

7. Gangguan saluran kandung kemih

Selain mengganggu kondisi lambung, bahaya minum sambil berdiri lainnya adalah terganggunya saluran kandung kemih. Bahaya minum berdiri ini membuat air langsung masuk ke kandung kemih tanpa proses penyaringan. Jika kondisi ini dibiarkan untuk jangka waktu yang lama, kotoran bisa menumpuk pada bagian ureter.

8. Naiknya asam Lambung

Bahaya minum sambil berdiri berikutnya adalah meningkatnya asam lambung. Minum sambil berdiri bisa memicu naiknya asam lambung apabila sering dilakukan. Sensasi lainnya adalah panas pada perut hingga tenggorokan. Jika tidak segera mendapatkan penanganan, asam tersebut bisa mengikis lambung dan membuatnya luka.

9. Gangguan sistem saraf kelana

Saraf kelana (saraf otak kesepuluh) atau vagal inhibition akan terganggu apabila Anda tidak mengurangi kebiasaan minum sambil berdiri. Kondisi ini bisa terjadi pada refleksi saraf yang disebabkan oleh adanya reaksi pada sistem saraf kelana yang terbesar pada hampir semua lapisan endotel–yang mengelilingi jaringan usus kecil dan juga besar.

10. Keseimbangan tubuh terganggu

Bahaya minum sambil berdiri yang terakhir adalah menganggu keseimbangan tubuh. Hal ini disebabkan karena jaringan organ yang ada di saraf pusat tertekan, kondisi inilah yang menyebabkan keseimbangan tubuh terganggu. Karena saraf-saraf tubuh berada dalam kondisi stres, dampak lanjutannya adalah memicu ketidaknormalan fungsi saraf.

Nah, itulah bahaya minum sambil berdiri yang harus Anda waspadai. Meski begitu, hingga kini belum ada penelitian lengkap yang mengatakan bahaya minum berdiri. Tetapi menurut pakar kesehatan, adalah sesuatu yang logis apabila minum pada posisi berdiri atau berbaring akan meningkatkan berbagai macam risiko.

Pada akhirnya, belum ada bukti kuat yang mendukung gagasan bahaya minum sambil berdiri. Namun, bukan berarti minum sambil berdiri lebih bermanfaat daripada minum dalam keadaan duduk.