Mewarnai Rambut, Muka Wanita Ini Jadi Mirip Alien

alergi_pewarna_rambut_doktersehat_1
Photo Source: Caters News

DokterSehat.Com– Wanita berusia 35 tahun dari Toronto, Kanada, bernama Laura Gudat mengalami reaksi alergi gara-gara kebiasaan mewarnai rambut. Tak hanya membuat mukanya membengkak parah, ia juga mengalami gatal-gatal dan kulit melepuh dekat dengan batas rambutnya.

Dilansir dari Story Trender, Laura sudah lima tahun selalu mewarnai rambutnya. Setiap kali selesai mengganti warna rambut, ia mengalami ruam-ruam dan gatal-gatal pada kulit yang dekat dengan rambut. Sayangnya, ia menyepelekan hal ini dan menganggapnya sebagai reaksi yang biasa.

Hanya saja, pada tahun lalu, setelah mengganti lagi warna rambutnya demi menutupi uban, ia mulai mengalami reaksi alergi yang cukup parah. Tak hanya gatal-gatal, mukanya membengkak seperti balon dan bahkan membuat matanya tertutup hingga sangat sipit dan mengganggu penglihatannya.

Menurut wanita yang berprofesi sebagai guru TK ini, mukanya berubah seperti alien atau monster akibat bentuknya yang menjadi aneh. Bagaimana tidak, kepala bagian atasnya yang membengkak parah sangat tidak proporsional. Setelah mengecek kondisi kesehatannya di rumah sakit, Laura bahkan semakin ketakutan karena bisa jadi kondisi ini membuat tenggorokannya tertutup dan membuatnya tak bisa bernapas, makan, dan minum.

Laura pun langsung memeriksakan kondisi kesehatannya ke dokter. Beruntung, beberapa hari setelah mendapatkan obat-obat dengan dosis tinggi, gejala alergi yang dialaminya mereda. Dokter pun memperingatkannya untuk tak lagi mewarnai rambutnya, apalagi jika memakai pewarna dengan bahan kimia paraphenylenediamine (PPD) yang bisa saja membunuhnya.

“Saat membaca beberapa artikel di internet yang menyebutkan bahwa reaksi alergi akibat pewarna rambut telah memakan korban jiwa, aku sangat ketakutan. Aku tak lagi berani memakai pewarna dengan bahan kimia berbahaya setelah kejadian ini,” ucap Laura.

Kini, Laura memilih pewarna rambut dengan bahan alami demi mencegah terjadinya reaksi alergi pada tubuhnya.