Merokok Bisa Tingkatkan Risiko Diabetes

bahaya_rokok_doktersehat_2
Photo Source: Flickr/julieeb

DokterSehat.Com– Slogan merokok membunuhmu tidak bisa disepelekan begitu saja. Meski tidak langsung bisa menyebabkan kematian, dalam realitanya rokok bisa memicu datangnya berbagai penyakit berbahaya. Salah satunya adalah diabetes.

Saat merokok, kita sebenarnya juga memasukkan berbagai zat beracun di dalam tubuh. Sebagai contoh, zat yang bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan adalah tar dan nikotin. Zat-zat beracun ini bisa mempengaruhi keseimbangan hormon di dalam tubuh, termasuk hormon insulin. Berdasarkan sebuah penelitian, disebutkan bahwa dengan merokok, maka fungsi hormon insulin bisa menurun hingga 15 persen. Zat kimia di dalam rokok juga bisa meningkatkan risiko kerusakan ginjal hingga 35 persen. Hal inilah yang akhirnya berimbas pada meningkatnya risiko diabetes.

“Setiap kali kita mengisap rokok, ada sekitar 4.500 racun yang masuk ke dalam tubuh. Zat-zat beracun seperti nikotin inilah yang bisa merusak hormon insulin dan akhirnya memicu peningkatan kadar gula darah yang berimbas pada datangnya diabetes,” ungkap dr. Hans Tandra, MD dari Rumah Sakit Premier Surabaya.

Melihat adanya fakta ini, perokok memang sebaiknya menghentikan kebiasaan buruknya demi mencegah datangnya penyakit berbahaya, termasuk diabetes. Selain itu, ada baiknya kita juga menjaga pola makan dan pola istirahat agar lebih sehat demi menurunkan risiko terkena penyakit ini

Salah satu pola makan yang harus diubah adalah menurunkan asupan makanan dan minuman manis, sesuatu yang cenderung sulit untuk kita ubah mengingat rasa manis dari makanan atau minuman ini bisa menyebabkan ketagihan. Selain itu, kita juga harus lebih sering melakukan olahraga atau setidaknya menerapkan gaya hidup aktif seperti lebih sering berjalan kaki untuk pergi ke tempat-tempat yang tidak jauh jaraknya.

Selain perokok aktif, perokok aktif juga lebih rentan untuk terkena diabetes. Meski tidak ikut menikmati asap rokok, dalam realitanya mereka juga terpapar bebagai zat beracun yang ada di dalam rokok yang diisap orang lain. Sebagai contoh, jika seseorang sering merokok di dalam rumah, maka zat beracun ini bisa menempel di hampir semua benda yang ada di dalam rumah sehingga bisa dihirup oleh anggota keluarga lainnya yang tidak merokok.