Terbit: 10 Mei 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Kalau pria sering mengalami gangguan fungsi penis seperti susah mendapatkan ereksi, wanita juga mengalami kondisi yang hampir sama. Wanita juga bermasalah dengan kerapatan vagina khususnya mereka yang baru saja melahirkan atau yang usianya sudah semakin lanjut.

Cara Merapatkan Vagina Secara Alami dan Aman

Kalau impotensi bisa diatasi dengan menurunkan berat badan dan makan yang sehat, vagina juga bisa dibuat lebih kencang dengan senam tertentu. Berikut ulasan singkat tentang cara merapatkan vagina seperti semula.

Cara merapatkan vagina dengan mudah

Secara umum vagina memiliki kerapatan yang cukup tinggi. Kondisi ini menyebabkan wanita uang baru pertama kali berhubungan badan sering mengalami sakit. Lubang vagina yang rapat akan susah dimasuki penis yang ukurannya lebih besar. Untuk melancarkan aktivitas seks biasanya dibutuhkan cairan pelumas tambahan.

Seiring dengan berjalannya waktu, kekencangan dari vagina akan menurun perlahan-lahan. Otot di sekitar vagina sudah bisa menyesuaikan diri dengan ukuran penis pasangan. Kerapatan ini akan semakin mengecil kalau wanita baru saja melahirkan sehingga terjadi luka dan perlu dijahit.

Untuk mengembalikan kekuatan otot dari vagina, wanita bisa melakukan senam kegel. Senam ini dilakukan dengan melatih otot dasar pelvis. Untuk melakukan latihan cobalah untuk menahan kencing. Otot yang bekerja untuk menahan kencing itulah yang akan membuat vagina jadi lebih kencang.

Yang lebih penting dari sekadar rapatnya vagina

Latihan kegel memang bisa merapatkan vagina meski tidak 100 persen sama seperti saat perawan. Namun, cara ini cukup efektif untuk wanita yang khawatir dengan kemampuan seksual yang dimiliki.

Selain masalah kerapatan, Anda juga harus menjaga kebersihan vagina dengan melakukan seks secara sehat. Selain itu wanita juga harus waspada dengan penyakit menular seksual seperti kutil kelamin, klamidia, hingga gonore.

Semoga ulasan di atas bisa membantu Anda mendapatkan vagina yang lebih sehat dan juga rapat.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi