Terbit: 26 Mei 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Masalah terbesar yang sering kita hadapi saat puasa bukan hanya rasa haus dan lapar saja. Lebih dari itu, rasa kantuk yang sering muncul juga sangat menyiksa sehingga fokus kerja kerap hilang.

doktersehat mengantuk saat kerja

Rasa kantuk ini biasanya muncul di atas pukul 12.00 saat tubuh sedang lemas-lemasnya. Walhasil, kita jadi ingin segera tidur dan beristirahat karena bekerja pun kepala akan pusing.

Nah, sebenarnya apa yang terjadi pada tubuh sehingga rasa kantuk sering datang saat siang jari di bulan puasa? Lalu, apa yang menyebabkan hal itu dan apakah ada cara untuk mengatasinya?

Perubahan yang terjadi saat puasa

Saat sedang puasa ada dua perubahan besar yang terjadi pada tubuh. Perubahan pertama yang terjadi adalah pola makan. Awalnya kita makan tiga kali sehari, kini tinggal dua kali saat berbuka puasa dan sahur.

Perubahan kedua adalah pola tidur. Kita biasanya tidur selama 6-8 jam sehari dan bangun tidur sekitar pukul 05.00 setiap harinya.

Saat sedang puasa, kita jadi sering bangun pukul 03.30 setiap hari untuk makan sahur. Selain itu, kita juga cenderung tidur lebih malam karena harus memperbanyak ibadah.

Total saat sedang puasa kita akan kehilangan waktu tidur sekitar 1,5-2 jam setiap harinya. Perubahan ini akan memberikan dampak pada tubuh khususnya rasa kantuk yang  sering muncul saat siang hari.

Kantuk dan kebiasaan yang sering kita lakukan

Sebenarnya rasa kantuk yang sering muncul saat siang hari akan hilang dalam tempo 1-2 minggu. Namun, kalau Anda melakukan beberapa kebiasaan buruk, rasa kantuk tetap akan muncul.

Beberapa kebiasaan yang sering menyebabkan kantuk saat puasa terdiri dari:

  • Sering begadang saat malam entah karena kebiasaan, menyaksikan film, atau ada pertandingan bola di televisi. Kebiasaan ini akan memangkas waktu tidur lebih banyak dari biasanya.
  • Terlalu banyak mengonsumsi kopi dan soda saat berbuka puasa. Kopi dan soda mengandung kafeina yang membuat Anda lebih terjaga. Mengonsumsi kopi akan membuat Anda susah tidur saat malam dan akhirnya sering bangun kesiangan.
  • Tidak berolahraga secara rutin. Kalau tubuh aktif, rasa malas dan kantuk akan bisa dihindari khususnya saat siang hari.
  • Sering langsung tidur saat perut sedang penuh dengan makanan. Padahal saat perut sedang penuh, tidur akan gelisah dan tidak nyenyak sama sekali.

Cara mengatasi kantuk saat puasa

Kalau Anda ingin mengatasi rasa kantuk yang sering muncul saat puasa, coba lakukan beberapa tips di bawah ini.

  • Tetap jaga jumlah jam tidur supaya normal setiap harinya. Meski Anda tidur agak malam, pastikan tetap memiliki total 6-8 jam. Kalau jam tidurnya kurang, Anda bisa mencurinya saat jam istirahat dengan tidur 30 menit atau setelah sahur sekitar 1 jam.
  • Hindari sering menggunakan ponsel atau laptop saat akan tidur. Cahaya dari layar akan membuat kantuk hilang dan Anda jadi susah tidur.
  • Jaga pola makan agar selalu seimbang dan ideal. Jangan terlalu banyak makanan berlemak dan juga karbohidrat khususnya saat sahur.
  • Kalau sering lapar saat malam, makanlah buah. Jangan makan gorengan atau sesuatu yang terlalu manis.
  • Batas konsumsi kopi atau minuman berkafeina lainnya adalah 4 jam sebelum tidur. Artinya kalau Anda tidur sekitar pukul 22.00-23.00, kopi tidak boleh diminum lebih dari pukul 19.00.
  • Usahakan berjemur saat pagi hari selama beberapa menit agar tubuh hangat.

Semoga setelah membaca ulasan di atas, Anda bisa mengatasi rasa kantuk yang mengganggu selama bulan puasa.

 


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi