Terbit: 12 Agustus 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Perkembangan pola hidup zaman sekarang membuat paparan akan radikal bebas menjadi sangat besar. Hal ini membuat tubuh kita menjadi sangat berisiko terhadap paparan zat yang berbahaya untuk kesehatan tubuh tersebut.

Mudah Dibuat, Ini Contoh Menu Sehari yang Ampuh Cegah Penuaan Dini!

Radikal bebas memang merupakan zat yang berbahaya untuk kesehatan tubuh, salah satu dampak jangka pendek yang bisa dirasakan oleh tubuh adalah terjadinya penuaan dini pada tubuh.

Hal ini biasanya nampak pada terjadinya proses penuan pada beberapa sel tubuh yang terlihat, misalnya perubahan pada rambut, kulit, atau kesehatan tulang dan gigi, yang terjadi lebih cepat dari usia yang seharusnya.

Untuk itu, salah satu cara yang bisa kita lakukan dengan rutin untuk melawan radikal bebas dalam tubuh adalah dari asupan makanan yang baik.

Seperti yang kita tahu, salah satu zat pada makanan yang ampuh melawan radikal bebas adalah zat antioksidan.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Tempo Scan Baby Fair - Advertisement

Umumnya makanan yang banyak mengandung antioksidan adalah makanan yang berasal dari tanaman atau plant based food.

Nah, agar kita bisa memanfaatkan asupan antioksidan pada makanan dengan maksimal, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengatur asupan makanan dengan tepat.

Pakar gizi dan kesehatan, Sara Haas, dari Eatingwell.com, membagikan menu makanan sehari yang ampuh untuk mencegah penuaan dini dalam tubuh.

Berikut contoh menu, dengan kandungan kalori sebesar 1200 kkal yang bisa mencegah penuaan dini dalam tubuh:

1. Menu makan pagi

  • Puding cokelat dengan tambahan biji chia dan buah beri, sebanyak satu porsi, atau setara dengan satu mangkok besar puding
  • 200-250 ml jus jeruk alami, jika Anda mengalami masalah pencernaan dengan minuman asam di pagi hari, Anda bisa mengganti minuman dengan jus dari buah yang tidak asam, misalnya jambu.

Penggunan cokelat, utamanya cokelat hitam, biji-bijian dan buah beri serta jus buah adalah kombinasi asupan antioksidan yang kuat dan baik untuk mengawali hari.

biskuit_doktersehat_2

Photo Source: Flickr/j-k-mitchell

Snack makan pagi

  • 2 potong biskuit gandum utuh dengan 1-2 potong sedang keju rendah lemak dan 1 sendok kacang-kacangan.

2. Menu makan siang

sarapan-sandwich-doktersehat

Photo Credit: flickr/ atlnav

  • 1-2 lembar roti tawar dari gandum utuh ukuran sedang dengan
  • Ditambah dengan 1 porsi ikan salmon panggang atau rebus, boleh dalam bentuk segar maupun kalengan,
  • Anda boleh manambahkan irisan sayuran segar misalnya timun atau tomat
  • Menambahkan dressing berupa minyak zaitun dengan krim keju rendah lemak, lalu sajikan seperti sajian roti lapis

Sajian menu makan siang ini tinggi antioksidan, dari kombinasi makanan yang tepat dan omega 3 yang ampuh melawan radikal bebas dalam tubuh.

3. Menu makan malam

makan-daging-ayam-doktersehat

Photo Credit: flickr/ timlewisnm

  • 1 porsi ayam rebus dengan bumbu merah dan perasan lemon
  • 1-2 porsi kacang merah rebus, atau Anda bisa mengganti dengan jenis kacang lainnya yang Anda rasa cocok
  • Bayam segar dengan dressing minyak zaitun, lalu sajikan mirip dengan menu steak makan malam ala eropa.

Menu makanan di atas, sudah diperhitungkan kebutuhan zat gizi harian, utamanya pada kebutuhan mineral kalsium, dan pembatasan natrium yang tepat.

Jika kondisi kesehatan Anda membutuhkan beberapa jenis kebutuhan yang spesifik, maka Anda bisa memodifikasi tanpa banyak mengubah tatanan di atas.

Perlu diperhatikan, kalori pada menu di atas termasuk sangat rendah jika dibandingkan dengan kebutuhan kalori harian orang dewasa Indonesia, yaitu 2100-2500 kkal.

doktersehat-ubi-jalarUntuk mengatasinya, Anda bisa menambahkan asupan karbohidrat yang sesuai kebutuhan, yang diusahakan diperoleh dari sumber karbohidrat tinggi serat, yaitu umbi-umbian, seperti kentang ubi, singkong, atau beras merah.

Nah, kini Anda bisa melawan radikal bebas dalam tubuh dengan menerapkan menu harian yang mirip dengan tatanan menu di atas. Contoh menu tersebut tentu cukup mudah untuk diterapkan bukan?


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi