Mentega Bisa Sebabkan Diabetes?

Mentega-bahaya-risiko-cara-sehat-doktersehat-1
Photo Credit: Flickr.com/ jeffreyw

DokterSehat.Com– Mentega telah menjadi salah satu bahan dapur yang paling sering kita konsumsi. Banyak orang yang bahkan menjadikannya sebagai pengganti minyak goreng. Hanya saja, sebuah penelitian justru mengeluarkan fakta mengejutkan tentang kebiasaaan mengonsumsi mentega yang ternyata bisa menjadi penyebab datangnya diabetes. Padahal, biasanya kita mengenal penyebab diabetes berupa makanan atau minuman yang tinggi akan kandungan kalori dan gula. Sebenarnya, bagaimana bisa mentega bisa memberikan efek kesehatan ini?

Dalam penelitian yang dilakukan oleh dr. Marta Guasch-Ferre dari Chan School of Public Health – Harvard University dan dipublikasikan dalam jurnal berjudul American Journal of Clinical Nutrition ini, disebutkan bahwa dari 3.000 orang yang mereka teliti, orang-orang yang mengonsumsi 12 gram mentega setiap hari memiliki risiko dua kali lipat lebih besar terkena diabetes setelah lima tahun.

Kenaikan risiko diabetes ini disebabkan oleh adanya asam lemak jenuh dan lemak trans yang tidak sehat. Tak hanya bisa memicu kenaikan berat badan dan membahayakan organ kardiovaskular, kandungan ini memang terkait dengan risiko diabetes tipe 2.

Di awal penelitian yang melibatkan peserta yang keseluruhannya merupakan dari ras Latin ini, tidak ada satu pun orang yang terkena diabetes namun mereka memiliki risiko terkena penyakit jantung atau stroke. Setelah empat setengah tahun, 266 orang didiagnosis terkena diabetes. Kebanyakan dari mereka cenderung mengonsumsi asam lemak jenuh dan lemak hewani dalam jumlah yang berlebihan.

Sebaliknya, partisipan yang mengonsumsi yoghurt justru memiliki risiko diabetes lebih rendah. Selain itu, mereka yang rutin mengonsumsi kacang-kacangan, sereal gandum, buah, sayur, dan kue kering cenderung tidak mudah terkena penyakit yang bisa memicu komplikasi berbahaya ini.

Dr. Guasch-Ferre pun menyebut hasil penelitian ini sebagai salah satu pedoman yang bisa diterapkan oleh banyak orang agar tidak mudah terkena diabetes. Menurut dr. Guasch-Ferre, diet ala Mediterania terbukti cukup ampuh mencegah datangnya penyakit kronis.

“Pastikan pula untuk mengganti asupan lemak hewan dan lemak jenuh, termasuk daging merah, daging olahan, atau produk seperti mentega. Ganti dengan makanan sehat dari sayuran, kacang-kacang, dan minyak zaitun,” sarannya.