Terbit: 2 Juli 2020 | Diperbarui: 6 Juli 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: dr. Ursula Penny Putrikrislia

Meniran hijau adalah tanaman asli daerah tropis yang kemudian dijadikan obat tradisional. Ada berbagai manfaat meniran hijau yang dipercaya masyarakat, seperti untuk melancarkan aliran urin, membunuh virus, hingga mengatasi peradangan. Ketahui apa saja kandungan meniran hijau dan manfaatnya di sini.

Meniran Hijau: Kandungan, Manfat, dan Efek Sampingnya

Apa Itu Meniran Hijau?

Meniran hijau (Phyllanthus niruri) adalah tanaman herbal yang tumbuh di hutan hujan tropis Amerika Selatan. Phyllanthus niruri mengandung fitokimia atau komponen tumbuhan yang dipercaya dapat mengatasi berbagai penyakit seperti gangguan sistem pencernaan, liver, ginjal, dan potensi manfaat kesehatan lainnya.

Tanaman herbal ini memiliki berbagai nama di masing-masing daerah, seperti chanca piedra, quebra pedra, shatter stone, chance pierre, gale of the wind, dll. Semua bagian dari phyllanthus niruri termasuk daun, batang, dan bunga sekarang diolah menjadi suplemen makanan untuk berbagai tujuan pemeliharaan kesehatan.

Kandungan Meniran Hijau

Berdasarkan kajian yang masih terus dikembangkan, Phyllanthus mengandung senyawa tanaman dan kandungan penting lainnya, termasuk:

  • Fitokimia
  • Tanin
  • Saponin
  • Karbohidrat
  • Minyak atsiri
  • Flavonoid
  • Alkaloid
  • Glikosida
  • Antrakuinon
  • Fenol

Penelitian tentang kandungan meniran hijau dan potensinya untuk perawatan kesehatan masih diteliti.

Manfaat Meniran Hijau bagi Kesehatan

Masyarakat tradisional mengolah meniran hijau sebagai obat herbal. Tanaman ini juga diproduksi sebagai suplemen dalam bentuk ekstrak, cair, kapsul dan tablet. Beberapa kelompok mengklaim manfaat daun meniran hijau untuk kesehatan, namun belum ada banyak penelitian medis yang membuktikannya.

1. Mengatasi Infeksi Virus

Phyllanthus niruri memiliki potensi untuk mengatasi infeksi virus. Berdasarkan studi di tahun 2013, empat tanaman dari spesies Phyllanthus disebut memiliki potensi untuk mengatasi infeksi virus herpes simplex dalam kultur sel. Walaupun begitu, Phyllanthus niruri adalah jenis yang paling rendah efektivitasnya dalam mengatasi virus tersebut.

2. Mengatasi Inflamasi

Kandungan fitokimia dalam tanaman Phyllanthus niruri memiliki potensi untuk meredakan inflamasi atau pembengkakan. Berdasarkan studi yang dilakukan pada tikus di tahun 2013, ekstrak tanaman herbal ini dapat mengatasi peradangan.

Penelitian lain di tahun 2017 mengungkapkan efek Phyllanthus niruri untuk mengatasi peradangan sama seperti ibuprofen. Walaupun demikian, belum ada cukup bukti yang dibuktikan dengan penelitian pada manusia.

Baca Juga: Empon-Empon: Jenis, Manfaat, Cara Membuat | Penangkal Virus Corona?

3. Berpotensi untuk Mengatasi Diabetes

Sebuah studi di tahun 2010 dilakukan pada tikus, hasilnya adalah ekstrak tanaman Phyllanthus memiliki potensi untuk menurunkan gula darah. Studi tersebut juga mengungkapkan potensi Phyllanthus dalam mencegah kenaikan gula darah dan mengurangi berat badan.

4. Mengatasi Batu Ginjal

Phyllanthus niruri terkenal sebagai obat tradisional untuk batu ginjal. Tanaman ini bahkan mendapat julukan “stone breaker” atau penghancur batu. Ekstrak tanaman ini bersifat basa sehingga dapat mencegah atau mengatasi batu ginjal yang bersifat asam.

Sebuah studi pernah dilakukan pada 36 orang yang mengonsumsi 4,5 gram ekstrak Phyllanthus niruri setiap hari. Hasilnya, sekitar dua pertiga peserta mengalami penurunan gejala batu ginjal.

5. Mengatasi Tukak Lambung

Manfaat daun meniran hijau selanjutnya adalah untuk membantu mengatasi tukak lambung. Ekstrak Phyllanthus niruri dipercaya dapat membunuh bakteri Helicobacter pylori yaitu penyebab tukak lambung. Walaupun demikian, penelitian lanjutan masih dibutuhkan.

6. Mengatasi Gula Darah Tinggi

Kandungan antioksidan yang tinggi dalam tanaman herbal ini dipercaya dapat membantu mengontrol kadar gula darah. Penelitian tersebut pernah dilakukan pada hewan dan dipercaya juga memiliki efek yang sama pada manusia. Walaupun demikian, penelitian lebih lanjut masih dibutuhkan untuk memahami efek Phyllanthus niruri pada gula darah manusia.

7. Mengatasi Penyakit Liver

Antioksidan juga berfungsi untuk meningkatkan kesehatan dan fungsi liver. Kandungan antioksidan pada tanaman herbal Phyllanthus niruri dapat membantu melindungi liver dari kerusakan liver akibat paparan radikal bebas.

8. Mengontrol Tekanan Darah Tinggi

Beberapa penelitian pada hewan menunjukan bahwa tanaman herbal Phyllanthus niruri memiliki efek untuk mengendurkan pembuluh darah sehingga tekanan darah turun. Sementara penelitian lain yang dilakukan pada manusia menyebutkan hasil yang kontradiktif bahwa ada peningkatan tekanan darah setelah menggunakan tanaman herbal ini.

Penting dicatat bahwa penelitian tentang manfaat meniran hijau masih terbatas. Bila Anda memiliki tekanan darah tinggi, atur pola makan dan pola hidup Anda serta ikuti cara menurunkan tekanan darah tinggi di sini.

9. Mengatasi Batu Empedu

Phyllanthus niruri digunakan dalam berbagai pengobatan tradisional untuk mengatasi batu empedu. Batu empedu adalah penyakit di mana adanya endapan cairan yang mengeras di kantong empedu. Sifat basa atau alkali pada tanaman Phyllanthus dapat membantu menghancurkan batu empedu.

10. Pengobatan Tradisional Hepatitis B

Hepatitis B adalah infeksi liver akibat paparan hepatitis B virus (HBV). Berdasarkan studi, Phyllanthus niruri memiliki potensi untuk mengatasi infeksi hepatitis B karena memiliki agen antivirus. Sebuah studi di tahun 2016 menyampaikan bahwa 50-60% penderita hepatitis B yang diberikan ekstrak Phyllanthus niruri mengalami penurunan antigen hepatitis B.

Efek Samping Meniran Hijau

Informasi dan penelitian tentang khasiat meniran hijau masih terbatas. Sebagian besar penelitian hanya dilakukan pada hewan yang mungkin hasilnya tidak relevan untuk kesehatan pada tubuh manusia. Selain itu, ada kemungkinan toksisitas dari Phyllanthus niruri yang belum diketahui.

Sebelum Anda menggunakan obat tradisional atau suplemen herbal ini, sebaiknya baca baik-baik penggunaannya. Selain itu, sebaiknya konsultasikan pada dokter terlebih dahulu tentang gejala penyakit yang Anda miliki sebelum menggunakan produk herbal.

Itulah penjelasan lengkap tentang kandungan meniran hijau dan manfaatnya bagi kesehatan. Pengobatan herbal memang banyak digunakan untuk mencegah penyakit, namun harap tetap berhati-hati karena kebanyakan obat herbal belum memiliki pembuktian secara medis. Semoga informasi ini bermanfaat!

 

  1. Christiansen, Sherry. 2020. The Health Benefits of Chanca Piedra – Traditional Remedy for Kidney Stones. https://www.verywellhealth.com/chanca-piedra-4799790. (Diakses pada 2 Juli 2020).
  2. Fletcher, Jenna. 2020. Phyllanthus niruri: Everything you need to know. https://www.medicalnewstoday.com/articles/phyllanthus-niruri. (Diakses pada 2 Juli 2020).
  3. Handayani, Virsa. 2014. KAJIAN FARMAKOGNOSTIK HERBA MENIRAN HIJAU (Phyllanthus niruri L.) dan HERBA MENIRAN MERAH (Phyllanthus urinaria L.). http://jurnal.farmasi.umi.ac.id/index.php/fitofarmakaindo/article/view/196. (Diakses pada 2 Juli 2020).
  4. Rivai1, Harrizul et al. 2013. KARAKTERISASI EKSTRAK HERBA MENIRAN (Phyllanthus niruri Linn). https://www.researchgate.net/profile/Harrizul_Rivai/publication/287473833_KARAKTERISASI_EKSTRAK_HERBA_MENIRAN_Phyllanthus_niruri_Linn_DENGAN_ANALISA_FLUORESENSI/links/5676977208ae125516ebd9cf/KARAKTERISASI-EKSTRAK-HERBA-MENIRAN-Phyllanthus-niruri-Linn-DENGAN-ANALISA-FLUORESENSI.pdf. (Diakses pada 2 Juli 2020).
  5. Shoemaker, SaVanna MS, RDN, LD. 2020. Chanca Piedra: Benefits, Dosage, Side Effects, and More. https://www.healthline.com/nutrition/chanca-piedra. (Diakses pada 2 Juli 2020).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi