Apakah Boleh Mengobati Luka dengan Alkohol?

luka-tetanus-doktesehat

DokterSehat.Com– Cukup banyak orang yang mengobati luka dengan alkohol. Meskipun bisa membuat rasa sakit, mereka berpikir jika alkohol bisa membuat proses penyembuhan luka bisa berlangsung dengan lebih cepat. Sebenarnya, apakah memang tidak apa-apa memakai alkohol untuk mengatasi luka?

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa cara ini ternyata tidak tepat. Meskipun banyak orang percaya bahwa alkohol bisa membantu proses penyembuhan luka, hal ini belum tentu benar. Hal ini disebabkan oleh kemampuan alkohol untuk menguap. Saat luka diberi alkohol, maka proses penguapan anti mikroba pun kemudian terjadi dan akhirnya membuat kemampuan alkohol dalam menyembuhkan luka menurun dengan signifikan.

Sebenarnya, alkohol lebih ditujukan untuk membersihkan kotoran yang ada di luka atau di sekitar luka, bukannya ditujukan untuk menyembuhkan luka. Hal ini berarti, alkohol memang bukan pilihan yang tepat jika kita ingin mempercepat penyembuhan luka.

Alkohol lebih cocok untuk dijadikan cairan disinfektan yang bisa menetralisir kulit. Hal ini berarti, penggunaan alkohol ditujukan sebelum melakukan tindakan medis kepada luka. Dengan diberi alkohol, maka paparan kuman pada luka yang akan diobati bisa dicegah sehingga luka pun tidak akan mudah berubah menjadi infeksi.

Selain tidak mampu membantu proses penyembuhan luka, penggunaan alkohol sebenarnya memang tidak baik bagi luka karena kita akan mengalami sensasi perih yang luar biasa tatkala menggunakannya. Hal ini tentu akan membuat rasa tidak nyaman. Alih-alih memakai alkohol, pakar kesehatan lebih menyarankan kita menggunakan cairan antiseptik lain yang jauh lebih aman.