Inilah 3 Alasan Mengapa Kita Harus Menghindari Konsumsi Daging Olahan

doktersehat-daging-olahan
Photo Credit: Flickr.com/Shao Kuwamoto

DokterSehat.Com– Tahukah Anda bahwa berbagai jenis daging olahan atau processed meat tidak dianjurkan kita konsumsi sama sekali?

Ya, meskipun rasanya nikmat nyatanya daging olahan ini tidak dianjurkan dikonsumsi oleh banyak asosiasi kesehatan di dunia. Kira-kira apa sih alasannya?

Processed meat adalah daging segar yang diolah dan mendapatkan berbagai tambahan senyawa ataupun zat selama pemasakan ataupun pengolahannya.

Daging olahan umumnya mengalami perubahan tampilan fisik dan tambahan rasa. Contohnya adalah sosis, kornet, nugget, daging asap, daging pada burger, daging hot dog hingga olahan daging lainnya.

Berbagai jenis daging olahan tersebut tentu sangat sering kita konsumsi ya. Lalu, mengapa harus dihindari?

1. Processed meat mendapatkan tambahan bahan kimia

University of Texas menyebutkan bahwa daging olahan harus dihindari sama sekali konsumsinya karena telah mendapatkan pengolahan baik secara metode masak ataupun penambahan bahan kimia.

Daging olahan sangat umum di asap, dibumbu dan diberi garam atau mendapatkan penambahan bahan kimia. Bahan kimia ini akan mengganggu kesehatan tubuh dampak yang paling cepat dirasakan adalah peningkatan tekanan darah.

Bahkan olahan processed meat yang disebut bebas nitrat tetap menghasilkan berbagai senyawa penyebab kanker dalam tubuh.

2. Penggunaan bahan pengawet membentuk senyawa penyebab kanker

Metode masak dan penambahan bahan kimia pada processed meat, utamanya yang di asap, dendeng dan penggaraman terbukti mampu membentuk senyawa penyebab kanker.

3. Meningkatkan risiko kanker usus besar

Canadian Cancer Society menyebutkan bahwa asupan processed meat yang berlebihan telah terbukti menyebabkan risiko kanker usus besar. Hal inilah yang menyebabkan processed meat mulai mendapatkan perhatian, bahkan berbagai panduan kesehatan di Amerika menyebutkan bahwa processed meat yang sangat digemari masyarakat Amerika harus mulai dikurangi.

Nah, bagaimana dengan Anda, sudahkah membatasi konsumsi daging olahan?