Sitz Bath: Manfaat, Cara Penggunaan dan Risiko

sitz-bath-doktersehat

DokterSehat.Com – Bagi Anda yang memiliki masalah seperti wasir, sembelit, atau radang prostat, pengobatan non-medis yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan metode sitz bath. Apa itu sitz bath? Simak penjelasan mengenai manfaat dan cara menggunakan sitz bath selengkapnya di bawah ini.

Apa itu Sitz Bath?

Sitz bath adalah terapi air hangat yang membantu meringankan rasa sakit pembengkakan atau iritasi pada perineum, area kulit antara liang vagina dengan anus (dubur). Selain bermanfaat untuk penderita wasir, sitz bath juga berguna untuk meningkatkan penyembuhan pada wanita setelah melahirkan secara normal.

Dokter anak juga bisa merekomendasikan sitz bath untuk anak-anak yang mengalami pergerakan usus yang tidak nyaman atau yang mengalami ruam dan radang di daerah perineum.

Sitz bath bisa Anda lakukan di bathub atau diletakan di atas toilet duduk. Sitz bath sendiri juga dapat menjadi sarana untuk membersihkan dengan lembut setiap area yang mungkin terlalu menyakitkan untuk disentuh.

Manfaat Sitz Bath

Pada dasarnya, sitz bath diciptakan karena sulitnya untuk memosisikan hanya bagian bokong dan kemaluan yang direndam secara bersamaan. Sitz bath dirancang untuk memudahkan Anda merendam dua area tersebut hanya dengan duduk seperti biasa.

Berikut adalah beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari sitz bath, di antaranya:

  • Meningkatkan aliran darah ke perineum, sehingga membuat luka lebih cepat sembuh.
  • Membantu mengatasi rasa gatal di dubur dan selangkangan.
  • Membantu mengatasi kista bartholin.
  • Merilekskan otot sfingter anal.
  • Mengatasi infeksi peradangan yang disebabkan oleh infeksi saluran kemih, vaginosis bakteri, dan infeksi menular seksual seperti gonore dan klamidia.
  • Mengatasi radang vagina.
  • Mengatasi vulvodynia.
  • Membantu penyembuhan fisura anus.

Meski prosedur sitz bath tidak membutuhkan resep dokter, kadang-kadang dokter juga bisa meresepkan obat tambahan seperti povidone iodine. Povidone iodine adalah obat luar yang berfungsi sebagai antiseptik, yang umumnya digunakan untuk membunuh virus, bakteri dan jamur.

Cara Penggunaan Sitz Bath

Metode sitz bath pada dasarnya dilakukan dengan merendam area anus Anda dalam air hangat selama 15-20 menit, 3-4 kali sehari, dan bisa dilakukan dengan bantuan toilet duduk atau di bathub.

Berikut adalah langkah-langkah yang bisa dilakukan sebelum melakukan sitz bath, di antaranya:

1. Menentukan Sitz Bath yang Tepat

Dapatkan sitz bath di toko peralatan medis atau apotek. Pada umumnya, sitz bath menyertakan kantong plastik dengan tabung di ujungnya yang digunakan untuk menyemprotkan air ke perineum.

2. Mempersiapkan Kondisi Kamar Mandi

Sebelum Anda menggunakan sitz bath, persiapkan kamar mandi sebelumnya agar Anda dapat fokus untuk melakukan perawatan diri. Ciptakan suasana kamar mandi yang membantu bersantai seperti penggunaan lilin aromaterapi, menyiapkan berbagai bahan bacaan, atau bermain game di gawai. Cara mandi sitz bukan sesuatu yang harus dilakukan terburu-buru.

3. Menggunakan Zat Kimia Tambahan

Meski air hangat bisa membuat infeksi yang dialami lebih cepat sembuh, Anda bisa mencoba untuk menambahkan garam laut tidak beryodium, garam epsom, witch hazel, vinegar, dan baking soda. Beberapa bahan pengobatan rumahan ini dapat menghambat pertumbuhan bakteri dan membantu mengurangi risiko infeksi.

Jika Anda menggunakan salep obat untuk menenangkan wasir, ruam, atau fisura anus, 20 menit usai menggunakan sitz bath adalah saat yang tepat untuk menggunakannya. Jangan lupa cuci tangan dengan sabun usai melakukannya.

Selain itu, dokter juga bisa menyarankan agar Anda tidak menambahkan sesuatu yang berbau harum atau minyak essensial. Jenis bahan ini tidak hanya dapat mengganggu pH vagina dan koloni bakteri baik, tetapi juga memperburuk kondisi.

Selain beberapa langkah seperti di atas, sitz bath bisa juga dilakukan di bathub. Berikut adalah langkah yang bisa dilakukan, antara lain:

  • Cara mandi sitz yang bisa dilakukan adalah membersihkan bak mandi dengan mencampur 2 sendok pemutih dengan 1/2 galon air. Gosok bak mandi dan bilas sampai bersih.
  • Isi bak dengan 7,5 hingga 10 cm air. Suhu air di bak harus hangat dan tidak menimbulkan ketidaknyaman pada luka.
  • Masuk ke dalam bathub dan rendam perineum selama 15 hingga 20 menit. Tekuk lutut atau jika memungkinkan, gantungkan kaki di sisi bak mandi agar air tidak keluar.
  • Usai menggunakan bathub, keringkan badan menggunakan handuk katun. Jangan  menggosok perineum, karena hal ini dapat menyebabkan rasa sakit dan iritasi.

Adakah Risiko Menggunakan Sitz Bath?

Sitz bath memiliki risiko bahaya yang sangat kecil karena cara ini merupakan perawatan non-invasif. Efek samping paling umum terkait dengan sitz bath adalah infeksi perineum, namun hal ini adalah sesuatu yang jarang terjadi. Infeksi bisa terjadi apabila terdapat luka dan Anda tidak membersihkan peralatan-peralatan terkait sitz bath dengan teliti.

Hal penting yang perlu Anda ketahui adalah meski anus dan vagina terendam di dalam wadah yang sama, hal ini tidak akan membahayakan vagina. Anda hanya perlu memastikan bahwa anus bersih sebelum menjalankan sitz bath.

Jika obat yang diberikan dokter sudah habis dan Anda masih merasakan keluhan, kontrol ke dokter perlu dilakukan untuk dilakukan evaluasi dan tatalaksana lanjutan. Langkah termudah yang bisa dilakukan untuk meredakan gejala adalah dengan meningkatkan asupan makan berserat, penuhi cairan tubuh, dan rutin berolahraga, dengan begitu maka BAB tidak keras dan lancar.

Segera hentikan penggunaan sitz bath dan hubungi dokter jika rasa sakit atau rasa gatal semakin memburuk, perineum menjadi merah dan bengkak, muncul indikasi infeksi seperti demam atau keluarnya cairan.

Meski dalam kondisi tertentu sitz bath bisa membantu, metode yang hanya menggunakan air hangat untuk mengatasi masalah kelamin dan anus ini tidak bisa mengatasi semua gejala yang muncul. Pada beberapa kasus, Anda perlu menggunakan bantuan medis tambahan.

 

Informasi kesehatan ini telah ditinjau dr. Jati Satriyo

Sumber:

  1. Sitz Bath. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/menieres-disease/symptoms-causes/syc-20374910. (2 September 2019).
  2. Sitz Bath. https://www.webmd.com/digestive-disorders/sitz-bath. (2 September 2019).
  3. What are the benefits of a sitz bath?. https://www.medicalnewstoday.com/articles/312033.php. (2 September 2019).
  4. How to Take a Sitz Bath. https://www.verywellhealth.com/how-to-take-a-sitz-bath-1944927. (2 September 2019).
  5. What the Hell Is a Sitz Bath? (And Why Would You Take One?). https://www.self.com/story/what-is-sitz-bath. (2 September 2019).